
TIKTAK.ID – Minuman hangat menjadi salah satu pilihan yang biasanya diinginkan ketika badan kurang sehat atau sakit. Sebagian orang, memilih teh hangat untuk menyegarkan diri. Namun, tidak sedikit juga yang memilih meminum kopi.
Apakah minum kopi ketika sakit tergolong aman atau justru membahayakan?
Seperti diketahui, mengonsumsi kopi dapat memberi dampak yang baik bagi tubuh. Namun jika hal tersebut dilakukan ketika tubuh sehat. Lalu apa dampak mengonsumsi kopi saat sedang sakit?
Baca juga: Rutin Minum Teh dan Kopi Bisa Cegah Kegemukan
Menurut Medical Daily, berikut beberapa di antaranya:
Menyebabkan Dehidrasi dan Diare
Mengonsumsi kopi, memiliki efek samping dari kafein. Yaitu berupa efek diuretik yang bisa mengeluarkan cairan dari dalam tubuh. Pada saat mengalami diare atau dehidrasi, disarankan agar tidak mengonsumsi kopi terlebih dahulu. Sebab hal tersebut membuat perut tidak nyaman bahkan bisa memperparah diare serta dehidrasi.
Berdampak Pada Obat yang Dikonsumsi
Sebaiknya hindari minuman seperti kopi pada saat mengonsumsi obat ketika tubuh sedang sakit. Hal ini karena kopi akan membuat obat menjadi hambar sehingga kesembuhan tidak tercapai secara optimal.
Memperparah Maag
Ketika seseorang mengalami penyakit maag atau lambung, sudah jelas bahwa minuman ini harus dihindari. Sebab, mengonsumsi kopi hanya akan memperparah kondisi perut serta berdampak buruk pada penyakit yang sudah diderita.
Baca juga: Pahami, Kebiasaan ini Sebabkan Susah Hamil Tanpa Disadari
Meningkatkan Tenaga, Bagi yang Sudah Terbiasa
Berbeda dengan beberapa hal di atas, mengonsumsi kopi bisa menambah energi bagi seseorang yang sudah terbiasa minum kopi setiap hari. Misalnya, ketika seseorang mengalami demam dan orang tersebut sudah terbiasa minum kopi, maka minuman itu tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya.
Sebaiknya kopi dihindari ketika sedang mengalami penyakit tertentu, tapi diperbolehkan bagi mereka yang sudah terbiasa meminumnya dan dalam kondisi sakit yang ringan.
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










