
TIKTAK.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan mengklaim tak mencari laba terkait revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM). Menanggapi hal itu, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi pun menuding Anies berdusta.
Mulanya, Anies meluruskan perihal isu akan dibangunnya hotel bintang 5 dalam revitalisasi TIM. Ia menegaskan yang akan dibangun bukanlah hotel, melainkan wisma untuk para seniman.
Revitalisasi itu ditolak Forum Seniman Peduli TIM, yang sebelumnya telah melakukan audiensi dengan Komisi X pada Senin (17/2/20) lalu.
Baca juga: Program Unggulan Rumah DP 0 Rupiah Tidak Laku, Anies Pecat Anak Buahnya
“Bagaimana dengan hotel? Satu, tidak ada hotel bintang 5 yang akan dibangun di sini, memang akan dibangun fasilitas tempat tinggal atau wisma untuk para seniman,” ujar Anies dalam rapat dengar pendapat soal revitalisasi TIM bersama Komisi X DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dilansir Detik.com, Kamis (27/2/20).
Anies mengaku pembangunan wisma itu untuk memfasilitasi para seniman domestik dan mancanegara yang akan datang ke TIM. Dengan begitu, para seniman bisa berinteraksi di pusat kebudayaan tersebut.
“Para seniman itu akan datang ke Jakarta, dan kalau mereka datang harus ada tempat menginapnya. Tinggal pilihannya mau diinapkan di mana, mau beri fasilitas di dalam sehingga mereka berinteraksi 24 jam sesama seniman, atau mereka tidak diberikan fasilitas dan berinteraksi di luar,” ungkap Anies.
Baca juga: Soal Banjir, Ferdinand Hutahaean Sebut Anies Baswedan Sesat Pikir
Halaman selanjutnya…
Rusli Qomar adalah seorang penulis yang berdedikasi mengulas berbagai isu seputar dunia kesehatan dan kesejahteraan (wellness). Melalui karya-karyanya, Rusli aktif menyajikan informasi yang edukatif mengenai pencegahan dan penanganan penyakit, serta membagikan tips gaya hidup sehat yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Dengan gaya penulisan yang lugas, terstruktur, dan berbasis pada referensi tepercaya, Rusli berkomitmen untuk menyederhanakan istilah-istilah medis yang rumit agar mudah dipahami oleh pembaca umum. Fokus utamanya adalah mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan preventif, pemenuhan nutrisi harian, serta menjaga keseimbangan fisik dan mental










