
TIKTAK.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan telah mencopot Kelik Indriyanto dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Perumahan DKI. Alasan Anies melengserkan Kelik disebut karena berhubungan dengan program unggulannya saat kampanye, yakni rumah DP Rp 0 tidak laku.
Hal itu diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir. Ia menyebut pencopotan Kelik berdasarkan hasil kinerja tahunannya.
Chaidir mengatakan, dalam penilaiannya program rumah DP Rp 0 menjadi salah satu indikator. Kebijakan tersebut memang menjadi salah satu kontrak kerja yang harus dimaksimalkan saat Kelik awalnya diberi jabatan.
Baca juga: Dibanding-bandingkan dengan Jokowi, Gerindra DKI Bela Anies: Jokowi Tak Selesaikan Tugas Gubernur
“Ada beberapa mekanisme perjanjian kontrak kinerjanya yang memang tidak maksimal, (rumah DP Rp 0) bagian dari mekanisme itu. Program itu kan bagian dari kontrak kinerja,” ujar Chaidir di Balai Kota, Jakarta Pusat, seperti dilansir Suara.com, Kamis (27/2/20).
Seperti diketahui, ada 780 unit rumah Dp 0 rupiah di Klapa Village, Jakarta Timur. Namun, saat ini baru laku 225 unit, sementara 555 unit sisanya belum juga terjual.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










