
TIKTAK.ID – Beredar kabar mengenai Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin yang mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah ahli menipu rakyat. Selain itu, Ma’ruf mengaku diajarkan Jokowi untuk menipu rakyat.
“Kalau urusan nipu rakyat, Jokowi ahlinya. Saya juga diajarinya, sekarang sudah ahli,” bunyi narasi yang diklaim berasal dari pernyataan Ma’ruf.
Diketahui, akun facebook Yudi Fui yang menyebarkan narasi tersebut pada Selasa (18/2/20). Akun itu menyebarkan narasi melalui tangkapan layar pemberitaan, dan menampilkan sebuah foto Ma’ruf dan narasi tersebut.
Baca juga: Ahok Ternyata Sempat Marah ke Jokowi, Kenapa?
Mengutip Medcom.id, klaim bahwa Ma’ruf menyebut Jokowi merupakan ahli menipu rakyat dan narasi bahwa Ma’ruf diajarkan Jokowi untuk menipu rakyat, adalah salah.
Sebab, foto dengan narasi tersebut identik dengan foto yang sudah muncul, setidaknya sejak Rabu 15 November 2017, dari Cnnindonesia.com. Saat itu, Ma’ruf belum dinyatakan maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, dan tentunya juga belum dinyatakan terpilih serta dilantik sebagai Wakil Presiden RI.
Dari sana, foto yang diklaim Ma’ruf sebagai Wapres adalah salah. Apalagi dengan foto tersebut, disertakan narasi pengakuan Ma’ruf bahwa Jokowi merupakan ahli menipu rakyat, dan Ma’ruf diajarkan oleh Jokowi sehingga akhirnya Ma’ruf turut menjadi ahli penipu rakyat.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










