Tag: Cek Hoaks

  • (Cek Hoaks atau Fakta) KPK Segel Rumah Anies Baswedan

    (Cek Hoaks atau Fakta) KPK Segel Rumah Anies Baswedan

    TIKTAK.ID – Belakangan ini beredar di sosial media sebuah video dengan narasi judul “Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Menyegel Rumah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan”. Penyegelan itu disebut terkait kasus korupsi pengadaan tanah rumah DP Nol Rupiah.

    Kanal YouTube JURU POLITIK yang pertama membagikan video tersebut pada 11 Juni 2021. Video yang berjudul, “TERBUKTI TERLIBAT KPK SITA ASET PENTING ANIES BASWEDAN” itu sudah ditonton hingga 4 ribu orang.

    Kemudian pada halaman sampul video itu, terdapat narasi sebagai berikut,”KPK SEGEL RUMAH ANIES BASWEDAN, AHIRNYA DP 0 RUPIAH TERBONGKAR”.

    Seperti dilansir Medcom.id, berdasarkan hasil penelusuran, klaim KPK menyegel rumah Anies Baswedan adalah salah. Faktanya, tidak ada informasi mengenai penyegelan rumah Anies. Hingga saat ini, KPK tidak menyatakan keterlibatan Anies dalam kasus tersebut, apalagi mengantongi bukti korupsi Anies.

    Kemudian mengenai kasus korupsi DP Nol Rupiah, KPK sendiri baru menggeledah lokasi terkait penyidikan kasus pengadaan tanah oleh Badan usaha milik daerah (BUMD) DKI Jakarta. Salah satu lokasi yang digeledah oleh KPK yakni kantor BUMD Sarana Jaya atau Gedung Sarana Jaya. Penyidik KPK pun mengamankan barang bukti dokumen terkait perkara itu.

    Tiga lokasi yang digeledah KPK adalah kantor PT Adonara Propertindo di Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Gedung Sarana Jaya di Jakarta Pusat, serta rumah pihak-pihak yang berkaitan dengan kasus tersebut.

    Sebelumnya, Anies telah menonaktifkan Direktur Utama Perumda (PD) Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan, usai penetapan tersangka oleh KPK pada Jumat (8/3/21). Penonaktifan Yoorry itu mengacu pada Keputusan Gubernur Nomor 212 Tahun 2021 tentang Penonaktifan Direktur Utama dan Pengangkatan Direktur Pengembangan Sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya.

    Lantas Anies menunjuk Direktur Pengembangan PD Pembangunan Sarana Jaya, Indra Sukmono Arharrys, sebagai Plt Perumda Pembangunan Sarana Jaya. Indra sendiri akan menjabat dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

    Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa klaim KPK menyegel rumah Anies Baswedan adalah salah. Sebab, tidak ada informasi terkait hal itu. Informasi tersebut merupakan jenis hoaks misleading content (konten menyesatkan), yang terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok.

  • (CEK HOAKS ATAU FAKTA): Bawang Merah yang Dikupas Terbukti Bisa Serap Virus Corona

    (CEK HOAKS ATAU FAKTA): Bawang Merah yang Dikupas Terbukti Bisa Serap Virus Corona

    TIKTAK.ID – Beredar kabar di media sosial yang berisi narasi tips berkhasiat mencegah atau melawan penyakit yang hingga kini belum ditemukan vaksin dan obatnya yang manjur. Salah satunya diunggah akun Facebook Mbah Juminten Haha Hihi, pada Senin (23/3/20), yang mengklaim bawang merah bisa mencegah virus Corona.

    Berikut narasi unggahan dalam akun Facebook itu:
    “PENEMUAN DOKTER DI CHINA UNTUK MENANGKAL KUMAN, BAKTERI, DAN VIRUS DI RUMAH KITA. Saat ini wabah virus Corona semakin meluas ke seluruh dunia, di Indonesia saja makin hari makin bertambah. Ada kejadian menarik di China. Ketika epidemi virus Corona merebak di banyak tempat di dunia, satu keluarga sama sekali tak tersentuh oleh virus Corona.

    Seorang dokter yang heran akan hal ini, mengunjungi keluarga tersebut. Dokter itu mendapati bahwa keluarga ini tiap hari menaruh bawang merah yang telah dikupas di mangkok dan meletakkannya di setiap kamar di rumah itu.

    Dokter ini mengambil salah satu mangkok yang ada bawang merah kupasan itu, dan dengan metoda bakteriologis, ia mendapati seluruh permukaan bawang itu penuh virus dan kuman yang sudah in-aktif.

    Baca juga: [Cek Hoaks atau Fakta] Untuk Biayai Ibu Kota Baru, Jokowi Akan Jual Separuh Pulau Kalimantan?

    Bawang merah itu ternyata menyedot virus dan kuman, lalu memfokuskannya masuk dalam intra sel, kemudian dicerna dalam vakuola dan membunuhnya. Bukan hanya virus saja, tapi juga bakteri dan kuman, semuanya terkumpul di situ dalam keadaan sudah in-aktif atau mati.

    Dokter ini juga melihat ada beberapa toko di China yang juga memasang bawang merah di sekitar tokonya juga terbebas dari serangan epidemi dan mendapati karyawannya lebih sehat.

    Dokter ini mendapatkan kesimpulan: tempatkanlah beberapa butir bawang merah yang telah dikupas dalam sebuah mangkuk, tempatkan di kamar tidur dan ruang keluarga. Ganti setiap hari, Anda akan terbebas dari segala virus dan bakteri, termasuk virus Corona.

    Setelah itu, dokter ini membuat percobaan dengan pasien penderita radang paru berat atau pneumonia dan sedang menjalani pengobatan. Ia mengambil beberapa bawang merah kupas, dimasukkan dalam mangkuk, dan ditaruh di samping ranjang pasien semalaman.

    Baca juga: [CEK HOAKS ATAU FAKTA] Satu lagi Menteri Jokowi Terpapar COVID-19, Menteri Nadiem Dinyatakan Positif Terinfeksi Corona, Jalani Isolasi Secara Mandiri

    Mula mula dia sendiri merasa aneh, bahkan teman-teman dokter seprofesinya mengira dia sedang mempraktikkan ilmu sihir. Namun keesokan paginya bawang merah itu telah berubah warna jadi kehitaman, dan ketika bawang merah itu diteliti di laboratorium ternyata bawang merah itu telah penuh dengan kuman dan bakteri.

    Setiap hari dokter itu memasang bawang merah dan jika sudah menghitam lalu dibuang dan diganti dengan yang baru. Ternyata pasien dokter ini pun lebih cepat sembuh.

    Ayo mulai sekarang kita pasang bawang merah yang sudah dikupas, masukkan dalam mangkuk dan taruh di kamar, ruang tamu, gudang, dan setiap sudut-sudut ruangan. Semoga virus, kuman, serta bakteri yang ada di rumah Anda akan diserap habis oleh bawang merah.

    Sebarkan berita ini kepada teman, saudara, kerabat, agar mereka bisa mencegah virus Corona. Semoga jika orang-orang sudah mengetahui rahasia ini, harga bawang merah tidak naik.”

    Baca juga: (CEK HOAKS ATAU FAKTA): Cristiano Ronaldo Jadikan Hotelnya Rumah Sakit Khusus Pasien Corona?

    Situs resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kominfo.go.id telah mengklarifikasi kabar itu. Dalam artikel berjudul “[HOAKS] Manfaat Bawang Merah Dapat Menyerap Virus” yang dimuat pada 15 Februari 2020, informasi tersebut hanyalah mitos, seperti yang dijelaskan oleh National Onion Association (NOA), organisasi yang mewakili petani, pedagang, eksportir, dan importir bawang merah di Amerika Serikat yang ada sejak 1913.

    Situs tersebut menegaskan, bawang merah mentah yang dipotong dan diletakkan di ruangan, kemudian bisa menyerap kuman dan racun, hanyalah MITOS.

    Halaman selanjutnya…

  • [CEK HOAKS ATAU FAKTA] Satu lagi Menteri Jokowi Terpapar COVID-19, Menteri Nadiem Dinyatakan Positif Terinfeksi Corona, Jalani Isolasi Secara Mandiri

    [CEK HOAKS ATAU FAKTA] Satu lagi Menteri Jokowi Terpapar COVID-19, Menteri Nadiem Dinyatakan Positif Terinfeksi Corona, Jalani Isolasi Secara Mandiri

    TIKTAK.ID – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim dikabarkan positif terinfeksi virus Corona (COVID-19). Informasi itu pertama kali disebarkan oleh akun Facebook Umi Cinta.

    Akun Facebook itu mengunggah sebuah gambar dengan tautan artikel, “Menteri Nadien Dinyatakan Positif Virus Corona, Jalani Isolasi Secara Mandiri.”

    Menurut Turnbackhoax.id, judul artikel itu merupakan judul artikel yang SALAH.

    Situs Tribun Jateng sendiri sudah memperbaiki judul artikelnya menjadi, “Menteri Nadine Dinyatakan Positif Virus Corona, Jalani Isolasi Secara Mandiri” namun pada tautan artikelnya masih tertulis “nadien.”

    Baca juga: Nadiem Ungkap Sosok Paling Bekerja Keras di Kabinet Indonesia Maju

    “Menteri Nadien” yang dimaksud adalah Menteri Kesehatan Inggris, bukan Menteri di Kabinet Indonesia Maju. Kesalahan penulisan nama Nadine menjadi Nadien ini kemudian menimbulkan salah presepsi sehingga ada yang mengira itu adalah Mendikbud Nadiem Makarim.

    Nadine Dorries sendiri dinyatakan positif virus Corona atau COVID-19 dan sedang mengkarantina diri pada Selasa (10/3/20). Dorries mulai merasa sakit pada Jumat, ketika ia menandatangani instrumen hukum yang menyatakan COVID-19 sebagai “penyakit yang dapat dinotifikasi,” sebuah langkah yang memungkinkan perusahaan-perusahaan Inggris memperoleh perlindungan asuransi.

    Berdasarkan hasil penelusuran di media arus utama, kini hanya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona di jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju. Budi merupakan kasus ke-76 dan saat ini dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD).

    Baca juga: Beberapa Kali ‘Nginggris’ Saat Rapat di DPR, Nadiem Bikin Sewot Politikus PKS

    Halaman selanjutnya…

  • (CEK HOAKS ATAU FAKTA): Cristiano Ronaldo Jadikan Hotelnya Rumah Sakit Khusus Pasien Corona?

    (CEK HOAKS ATAU FAKTA): Cristiano Ronaldo Jadikan Hotelnya Rumah Sakit Khusus Pasien Corona?

    TIKTAK.ID – Sempat tersiar kabar bahwa Cristiano Ronaldo merelakan jaringan hotel bintang lima miliknya di Portugal, Pestana CR7, diubah menjadi rumah sakit khusus untuk menolong korban virus Corona.

    Berita tersebut kali pertama digaungkan oleh media Spanyol, Marca.

    Sumber serupa juga menyebut bahwa Ronaldo tidak akan menarik biaya bagi orang yang menjalani perawatan di “rumah sakit” miliknya. Bahkan pesepakbola yang selama ini memang dikenal dermawan itu dikabarkan justru siap memenuhi seluruh kebutuhan medis, termasuk gaji para dokter hingga OB yang akan bertugas di rumah sakit tersebut.

    Baca juga: Premier League Diminta Batal Demi Hukum Jika Tak Bisa Dilanjutkan

    Di Portugal sendiri, menurut catatan Worldmeter pada Minggu (15/3/20), telah ada 162.501 kasus Corona dengan 6.068 di antaranya meninggal dunia.

    Namun belakangan muncul bantahan terkait kabar yang menyebut megabintang Juventus itu menjadikan hotelnya sebagai rumah sakit “dadakan” khusus untuk pasien pengidap Corona.

    Kabar dari Marca itu ternyata disanggah oleh Filipe Caetano yang merupakan reporter stasiun televisi lokal, ITV, Portugal.

    “Mais uma fake news. Isto não é verdade. Mas porque é que os jornalistas não fazem o trabalho da forma como aprenderam (confirmar as informações, o que dá trabalho) e só seguem o que surge em fontes não fidedignas?” kicau Filipe Caetano (@filicaetano) Minggu (15/3/20), yang kurang lebih maksudnya: “Berita palsu lainnya. Ini tidak benar. Mengapa jurnalis tidak melakukan pekerjaan seperti yang mereka pelajari (mengonfirmasi informasi) dan hanya mengikuti apa yang muncul di sumber yang tidak dapat dipercaya?”

    Marca pun akhirnya sudah menghapus berita tersebut setelah muncul cuitan dari Caetano.

    Baca juga: Salut! Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Solidaritas soal Virus Corona ke Seluruh Dunia

    Akan tetapi, kabar soal rumah sakit “dadakan” Ronaldo ini sudah terlanjur dirilis ulang oleh media-media lain dan dalam waktu singkat mendadak jadi viral.

    Sayangnya, saat ini Ronaldo sendiri sedang menjalani karantina di kampung halamannya, Madeira, Portugal. Sehingga belum dapat dikonfirmasi langsung kepada yang bersangkutan, apakah kabar terkait kedermawanannya tersebut sekadar hoaks ataukah fakta.

  • Cek Hoaks atau Fakta, Ma’ruf Amin Sebut Presiden Jokowi Ahli Menipu Rakyat

    Cek Hoaks atau Fakta, Ma’ruf Amin Sebut Presiden Jokowi Ahli Menipu Rakyat

    TIKTAK.ID – Beredar kabar mengenai Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin yang mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah ahli menipu rakyat. Selain itu, Ma’ruf mengaku diajarkan Jokowi untuk menipu rakyat.

    “Kalau urusan nipu rakyat, Jokowi ahlinya. Saya juga diajarinya, sekarang sudah ahli,” bunyi narasi yang diklaim berasal dari pernyataan Ma’ruf.

    Diketahui, akun facebook Yudi Fui yang menyebarkan narasi tersebut pada Selasa (18/2/20). Akun itu menyebarkan narasi melalui tangkapan layar pemberitaan, dan menampilkan sebuah foto Ma’ruf dan narasi tersebut.

    Baca juga: Ahok Ternyata Sempat Marah ke Jokowi, Kenapa?

    Mengutip Medcom.id, klaim bahwa Ma’ruf menyebut Jokowi merupakan ahli menipu rakyat dan narasi bahwa Ma’ruf diajarkan Jokowi untuk menipu rakyat, adalah salah.

    Sebab, foto dengan narasi tersebut identik dengan foto yang sudah muncul, setidaknya sejak Rabu 15 November 2017, dari Cnnindonesia.com. Saat itu, Ma’ruf belum dinyatakan maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, dan tentunya juga belum dinyatakan terpilih serta dilantik sebagai Wakil Presiden RI.

    Dari sana, foto yang diklaim Ma’ruf sebagai Wapres adalah salah. Apalagi dengan foto tersebut, disertakan narasi pengakuan Ma’ruf bahwa Jokowi merupakan ahli menipu rakyat, dan Ma’ruf diajarkan oleh Jokowi sehingga akhirnya Ma’ruf turut menjadi ahli penipu rakyat.

    Halaman selanjutnya…