TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Anggap Terowongan Istiqlal-Katedral ala Jokowi Tak Berguna, MUI Usul Mending Tembus Monas dan Pasar Baru Saja

Anggap Terowongan Istiqlal-Katedral ala Jokowi Tak Berguna, MUI Usul Mending Tembus Monas dan Pasar Baru Saja

By Johan Arif
19 Februari 2020
1269
0
Anggap Terowongan Istiqlal-Katedral ala Jokowi Tak Berguna, MUI Usul Mending Tembus Monas dan Pasar Baru Saja

TIKTAK.ID – Sekali lagi, wacana pembangunan “terowongan toleransi” yang menghubungkan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral seperti yang diwacanakan Presiden Jokowi, mendapatkan penentangan.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhyiddin Junaidi mengusulkan agar sebaiknya terowongan yang rencananya dibangun dari Masjid Istiqlal itu mengarah ke Monumen Nasional (Monas) dan ke Pasar Baru. Menurut dia terowongan ke Gereja Katedral belum diperlukan.

“Monas dibangun 1961, diresmikan pada 1975. Dan ternyata, struktur dan falsafah bangunan Monas itu menyatu dengan Istiqlal. Jadi kalau orang jadi imam shalat di Istiqlal, orang di Monas bisa jadi makmumnya. Karena jarak antara Monas dan Istiqlal itu hanya 300 meter lebih saja,” kata dia kepada Republika.co.id, Rabu (19/2/20).

Karena itu, menurut Muhyiddin, jika Pemerintah ingin memperbaiki sejarah dan meninggalkan kenang-kenangan sejarah, seharusnya bangun terowongan yang lebih banyak manfaatnya.

Baca juga: Sibuk Bangun Jalan dan Pelabuhan, Jokowi Abaikan Kebhinekaan?

“Umat Islam kalau ingin membangun peradaban sebagai oleh-oleh atau warisan bagi generasi mendatang, bangunlah terowongan dari Monas ke Istiqlal, dan dari Istiqlal ke Pasar Baru,” ucapnya.

Muhyiddin kemudian menyinggung soal Yogyakarta yang memiliki lingkungan pemerintahan yang saling terhubung. Ada kantor Sultan, masjid, pasar, alun-alun, dan mahkamah, yang seluruhnya berdekatan.

“Di sini (Jakarta), ada kantor Presiden, masjid, alun-alunnya di mana? Di Monas, dan ada Mahkamah, nah itu harus pas. Jadi sebaiknya bangun terowongan dari Istiqlal ke Monas, dan dari Istiqlal ke Pasar Baru, sehingga pasar itu juga kita kuasai. Umat Islam menguasai masjid dan pasar,” tutur dia.

Halaman selanjutnya…

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

1 2
TagsMuhyiddin JunaidiMUIterowongan istiqlal katedralTerowongan ToleransiWaketum MUI

Related articles More from author

  • Ma'ruf Amin Ingin Ajarkan India Soal Toleransi
    Nasional

    Abaikan Jejak Digital tentang Fatwa Sesat Ahmadiah, Ucapan Natal dan Syiah Sampang, Kiai Ma’ruf Ajari India Soal Toleransi? Hallow..

    10 Maret 2020
    By Adam Humain
  • Dewan Pertimbangan MUI Minta Dubes Jerman Dipanggil Soal Peresmian Museum Holocaust di Minahasa
    Nasional

    Dewan Pertimbangan MUI Minta Dubes Jerman Dipanggil Soal Peresmian Museum Holocaust di Minahasa

    3 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Guntur Romli: MUI Tempat Berlindung Jaringan Terorisme
    Nasional

    Guntur Romli: MUI Tempat Berlindung Jaringan Terorisme

    18 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Kumail kecam tindakan AS atas Qassem Soleimani
    Internasional

    Ormas Islam dan NGO Tanah Air Kompak Kutuk Amerika, KUMAIL: Pembunuhan Qassem Soleimani Merupakan Aksi Terorisme Internasional

    8 Januari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Polemik Perpres Investasi Miras, PA 212 Siap Turun ke Jalan
    Nasional

    Polemik Perpres Investasi Miras, PA 212 Siap Turun ke Jalan

    2 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Beda Sikap Tanggapi Kasus Ahok dan Sukmawati, Pengamat Sebut Ma'ruf Amin Inkonsisten
    Nasional

    Beda Sikap Tanggapi Kasus Ahok dan Sukmawati, Pengamat Sebut Ma’ruf Amin Inkonsisten

    22 November 2019
    By Rusli Qomar

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Penembakan Pastor di Lyon Prancis Bukan Aksi Terorisme tapi Terkait Skandal Perselingkuhan
    Internasional

    Penembakan Pastor di Lyon Prancis Bukan Aksi Terorisme tapi Terkait Skandal Perselingkuhan

  • Hindari Hidup Konsumtif, Ivan Gunawan Tutup Enam Kartu Kredit
    Selebriti

    Hindari Hidup Konsumtif, Ivan Gunawan Tutup Enam Kartu Kredit

  • Pj Gubernur Teguh Setyabudi Hadirkan 6 Eks Gubernur Jakarta, Ini Kata Pengamat
    Nasional

    Pj Gubernur Teguh Setyabudi Hadirkan 6 Eks Gubernur Jakarta, Ini Kata Pengamat

  • Ma'ruf Amin Sebut Covid Dipakai untuk Bangun Ketidakpercayaan ke Pemerintah
    Nasional

    Ma’ruf Amin Sebut Covid Dipakai untuk Bangun Ketidakpercayaan ke Pemerintah

  • Jokowi Tolak Pemberhentian 75 Pegawai KPK, Begini Respons Novel Baswedan
    Nasional

    Jokowi Tolak Pemberhentian 75 Pegawai KPK, Begini Respons Novel Baswedan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.