TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Diminta Pergi oleh Parlemen Irak, AS: Kami Hadir di Irak untuk Selamanya

Diminta Pergi oleh Parlemen Irak, AS: Kami Hadir di Irak untuk Selamanya

By William Putra Wijaya
18 Januari 2020
2657
0

TIKTAK.ID – Amerika tetap ngotot tak mau meninggalkan Irak, bahkan mereka mengaku jika kehadiran militernya di Baghdad membuat Irak lebih aman dan “sejahtera”. Meskipun, parlemen Irak menyerukan agar semua pasukan asing yang ada di Irak untuk keluar dari negara itu, seiring ketegangan AS dengan Iran.

“Pada saat ini, tidak ada rencana militer AS menarik diri dari Irak,” kata Asisten Menteri Pertahanan Jonathan Rath Hoffman, Sabtu 18 Januari 2020, seperti yang dilaporkan RT.

“Dan saya kira sudah jelas … bahwa konsensus di Irak sepertinya sepakat bahwa pasukan Amerika Serikat hadir untuk selamanya,” tambahnya.

Hoffman melanjutkan bahwa kehadiran militer AS di negara itu “bermanfaat” bagi Irak dan “akan terus berupaya meningkatkan keamanan dan kesejahteraan bagi rakyat Irak.”

Namun, terlepas dari keyakinan Hoffman bahwa pasukan AS membawa “manfaat” bagi warga Irak, pernyataannya itu bertentangan dengan keputusan Parlemen Irak. Sebab pada 5 Januari lalu, Parlemen menggeluarkan resolusi yang meminta Perdana Menteri sementara Adil Abdul Mahdi membatalkan permintaan bantuan militer dari pasukan koalisi yang dipimpin AS.

Resolusi itu diputuskan dalam pemungutan suara di parlemen yang dilakukan dua hari pasca pembunuhan Jenderal tinggi Iran, Qassem Soleimani dan wakil ketua Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) Irak oleh AS. Mereka dibunuh menggunakan drone AS ketika meninggalkan Bandara Baghdad. Padahal, hari itu Soleimani dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Mahdi.

Iran membalas pembunuhan Soleimani dengan menembakkan beberapa rudal balistik ke pangkalan AS di Irak.

Pasukan AS telah berada di Irak sejak 2003 ketika pasukan koalisi pimpinan Washington menyerang negara tersebut untuk menggulingkan Presiden Saddam Hussein. PLOS Medicine Study, sebuah jurnal medis mingguan mencatat korban penyerbuan AS ke Irak mengakibatkan lebih dari 400 ribu orang tewas. Itu belum lagi kerusakan yang diakibatkan penyerbuan itu.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menanggapi resolusi Parlemen Irak yang meminta pasukan koalisi meninggalkan Irak malah balik mengancam. Trump memperingatkan bahwa pasukan Amerika tidak akan ditarik kecuali Irak memberikan kompensasi atas biaya pembangunan pangkalan udara AS di negara itu, Jika tak dipenuhi, Trump berjanji akan menjatuhkan sanksi keras ke Irak.

TagsBerita DuniaBerita Dunia Hari IniBerita Dunia IslamBerita timur tengah

Related articles More from author

  • Protes Pemerintah, Ribuan Warga Brasil Turun ke Jalan
    Internasional

    Protes Pemerintah, Ribuan Warga Brasil Turun ke Jalan

    24 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • Baku Tembak Warnai Pembicaraan Damai Afghanistan-Taliban
    Internasional

    Baku Tembak Warnai Pembicaraan Damai Afghanistan-Taliban

    14 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Pemimpin Korea Utara Sebut AS sebagai 'Musuh Terbesar'
    Internasional

    Pemimpin Korea Utara Sebut AS sebagai ‘Musuh Terbesar’

    12 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Prancis Tetapkan Aturan Wajib Masker di Seluruh Ruang Publik
    Internasional

    Prancis Tetapkan Aturan Wajib Masker di Seluruh Ruang Publik

    21 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • AS Kecam Uji Coba Rudal Angkasa Rusia
    Internasional

    AS Kecam Uji Coba Rudal Angkasa Rusia

    23 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Penampar Presiden Prancis Mengaku Tak Menyesal
    Internasional

    Penampar Presiden Prancis Mengaku Tak Menyesal

    13 September 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Monas Disebut 'Bangunan Paling Soviet di Asia Tenggara', Sudah Tahu Apa Sebabnya?
    Nasional

    Monas Disebut ‘Bangunan Paling Soviet di Asia Tenggara’, Sudah Tahu Apa Sebabnya?

  • Menimbang Peluang Prabowo vs Anies Bila Berhadapan di Pilpres 2024
    Nasional

    Meski Elektabilitasnya Anjlok, Prabowo Tetap Tempati Posisi Teratas, Anies Urutan Ketiga

  • Ormas ABI 'Gugat' Distorsi Media yang Ceroboh Sebut Tersangka Teroris Farid Okbah Cs sebagai 'Tokoh Syiah'
    Nasional

    Ormas ABI ‘Gugat’ Distorsi Media yang Ceroboh Sebut Tersangka Teroris Farid Okbah Cs sebagai ‘Tokoh Syiah’

  • Jelang Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Angkat Besi Eko Yuli Berharap Vaksin Covid-19 Aman
    Olahraga

    Jelang Olimpiade Tokyo 2020, Atlet Angkat Besi Eko Yuli Berharap Vaksin Covid-19 Aman

  • Gowes Bareng Gibran ke Borobudur, Ganjar: Saya Deg-degan
    Nasional

    Gowes Bareng Gibran ke Borobudur, Ganjar: Saya Deg-degan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.