TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Respons Soal Anomali Quick Count, Akademisi UGM: Harusnya PDIP Pecat Jokowi

Respons Soal Anomali Quick Count, Akademisi UGM: Harusnya PDIP Pecat Jokowi

By Joni Sitohang
23 Februari 2024
460
0
Respons Soal Anomali Quick Count, Akademisi UGM: Harusnya PDIP Pecat Jokowi

TIKTAK.ID – Ganjar Pranowo dan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengeklaim sudah terjadi anomali dalam hasil quick count atau hitung cepat yang diselenggarakan berbagai lembaga survei. Anomali itu ada pada disparitas perbedaan suara Ganjar dan suara PDIP di legislatif.

Untuk diketahui, dalam Pemilihan Presiden 2024, Ganjar menduduki peringkat paling bontot dengan perolehan suara sekitar 17 persen. Kemudian dari survei LSI Denny JA, PDIP menempati posisi paling atas dengan 16,82 persen suara.

Dosen Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), Arga Pribadi Imawan menilai suara Ganjar dan PDIP cukup selaras. Dia menjelaskan bahwa bila berbicara tentang anomali, maka sebenarnya hasil quick count menunjukkan suara Ganjar dan PDIP.

Baca juga : Ucapkan Selamat dan Doakan Prabowo, Putin Optimis Rusia-RI Terus Bekerja Sama

“Jika misalnya kita lihat secara real count, suara Ganjar dan PDIP kan sama menyentuh 17 persen, PDIP 16 sekian,” ujar Arga, seperti dilansir Tempo.co.

Menurut Arga, dari jumlah perolehan suara Ganjar dan PDIP, sebenarnya sudah sangat menunjukkan peta koalisi. Ia lantas menelaah persenan suara itu dengan dua skenario.

“Pertama, Ganjar hanya didongkrak oleh popularitas PDIP. Kedua, PDIP mungkin hanya menyumbang sekitar 12 persen, dan sisanya tentang militannya partai koalisi, seperti PPP, Perindo, dan Hanura,” ucap Arga.

Baca juga : Gerindra Mulai Ajak Partai Pengusung Kubu 01 dan 03 Demi Perbesar Koalisi di Parlemen

Arga pun menganggap tidak ada anomali yang terjadi di hasil hitung cepat.

“Bagaimanapun quick count ada metodologinya sendiri dan jadi salah satu instrumen yang sangat baik dalam melihat kecenderungan pemilih Indonesia di Pemilu,” imbuh Arga.

Arga menjelaskan bahwa tudingan anomali menandakan ciri khas politisi yang abai terhadap kalkulasi saintifik. Ia mencontohkan pernyataan Bambang Pacul yang menyanggah lembaga survei bahwa suara Ganjar-Mahfud terus merosot. Dia menyebut ketika itu Bambang menyanggah lantaran meyakini hasil survei tersebut tidak bisa dipercaya karena merupakan survei milik orang lain.

Baca juga : Yahya Staquf Sebut Belum Ada Capres-Cawapres yang Ingin Sowan ke PBNU

Arga memaparkan bahwa sebetulnya survei dari berbagai lembaga sebelum Pemilu 2024 menjadi peringatakan bagi PDIP untuk memasukkan perhitungan saintifik. Dia menyatakan perhitungan yang dimaksud yakni melakukan evaluasi bagian yang kurang, alasan mengapa suara merosot, dan seterusnya.

“Menurut saya kekurangan PDIP yaitu cenderung apatis terhadap kalkulasi saintifik sehingga tidak bisa menerima hasil quick count,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Arga berpendapat merosotnya suara Ganjar juga akibat kondisi internal PDIP. Dia menerangkan bahwa kini internal PDIP terpecah menjadi loyalis Jokowi dan loyalis PDIP. Akan tetapi, ia tak memungkiri kalau loyalis Jokowi lebih banyak dan itu berpengaruh terhadap perolehan suara Ganjar.

Baca juga : Kubu AMIN Sebut Sistem Sirekap Sengaja Disetting Otomatis Menangkan Paslon Tertentu di Atas 50%

“Ini menjadi refleksi penting bagi PDIP karena belum dapat mengambil sikap tegas untuk menindak atau memutus status keanggotaan Jokowi,” tutur Arga.

Arga menduga ketidaktegasan PDIP berimplikasi pada bingungnya publik untuk memilih. Dia menyatakan bila memang sudah ada indikasi Jokowi mendukung Prabowo, maka seharusnya PDIP langsung memecat Jokowi.

“Cut saja, tidak masalah Jokowi Effect atau apa, lalu bangun lagi citra PDIP dan Ganjar yang benar-benar baru,” terang Arga.

TagsGanjarGanjar PranowoHasto KristiyantoJokowiPDIPPemilu 2024Pilpres 2024Quick CountUGM

Related articles More from author

  • Sebut Erick Thohir Dibutuhkan Indonesia, Pengamat: Cocok Jadi Cawapres Ganjar hingga Prabowo
    Nasional

    Sebut Erick Thohir Dibutuhkan Indonesia, Pengamat: Cocok Jadi Cawapres Ganjar hingga Prabowo

    23 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Khawatir Pembangunan Mandek, Pengamat Minta Jokowi Tak Sembarangan Reshuffle Menteri
    Nasional

    Soal Rencana PDIP Umumkan Capres pada Juni 2023, Begini Kata Pengamat

    13 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • 'Anies Effect' Mulai Bergulir, Bisakah Gubernur yang Lain Ikuti Jejaknya?
    Nasional

    Masa Depan ‘Poros Perubahan’ Anies, Antara Solid atau Bubar

    27 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Ditanya Soal Isu Hary Tanoe Bakal Jabat Menkominfo, Begini Kata Jokowi
    Nasional

    Ditanya Soal Isu Hary Tanoe Bakal Jabat Menkominfo, Begini Kata Jokowi

    21 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Tersisa Satu Nama, Siapa Cawapres yang Bakal Dampingi Anies di Pilpres 2024?
    Nasional

    Tersisa Satu Nama, Siapa Cawapres yang Bakal Dampingi Anies di Pilpres 2024?

    7 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Jubir Luhut Bantah Bosnya Jadi Otak Usulan Penundaan Pemilu 2024
    Nasional

    Jubir Luhut Bantah Bosnya Jadi Otak Usulan Penundaan Pemilu 2024

    4 Maret 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Myanmar Makin Memanas, 14 Demostran Tewas di Tangan Tentara
    Internasional

    Myanmar Makin Memanas, 14 Demostran Tewas di Tangan Tentara

  • Pengakuan para Penulis Serial 'The Simpsons' tentang Ramalan Mereka yang Selalu Akurat, Terbaru Soal Kamala Harris
    Internasional

    Pengakuan para Penulis Serial ‘The Simpsons’ tentang Ramalan Mereka yang Selalu Akurat, Terbaru Soal Kamala Harris

  • Menteri PMK Muhadjir Effendy
    Nasional

    Menteri PMK Ungkap 6 Pasien Suspect Corona di Kota Malang Sudah Dirawat di Ruang Isolasi

  • Usai Diberhentikan dari IDI, Begini Kata Terawan
    Nasional

    Usai Diberhentikan dari IDI, Begini Kata Terawan

  • Petinggi Golkar Pertanyakan Alasan UI Batalkan Disertasi Bahlil
    Nasional

    Petinggi Golkar Pertanyakan Alasan UI Batalkan Disertasi Bahlil

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.