TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Film Dokumenter ‘Dirty Vote’ Jadi Perbincangan, Begini Respons 3 Kubu Capres-Cawapres 2024

Film Dokumenter ‘Dirty Vote’ Jadi Perbincangan, Begini Respons 3 Kubu Capres-Cawapres 2024

By Joni Sitohang
17 Februari 2024
491
0
Film Dokumenter ‘Dirty Vote’ Jadi Perbincangan, Begini Respons 3 Kubu Capres-Cawapres 2024

TIKTAK.ID – Belakangan ini film “Dirty Vote” menjadi perbincangan panas lantaran membahas dugaan kecurangan Pemilu 2024. Tiga kubu Capres-Cawapres pun memberikan komentar atas film dokumenter yang disutradarai oleh Dandhy Dwi Laksono tersebut.

Seperti dilansir detikcom, Selasa (13/2/24), film ini berisi pernyataan tiga pakar hukum, yakni Bivitri Susanti, Zainal Arifin Mochtar, dan Feri Amsari. Mereka menjelaskan dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024.

Film tersebut menyinggung dugaan pengangkatan Pj kepala daerah untuk urusan elektoral dan sorotan terhadap netralitasnya. Kemudian ada tudingan menteri di sejumlah paslon dan dikaitkan dengan dugaan kampanye terselubung.

Baca juga : Tiga Pendukungnya Meninggal Usai Ikuti Kampanye Akbar di JIS, Anies Ucapkan Bela Sungkawa

Melalui video dokumenter tersebut, terdapat pemutaran rekaman suara yang disebut sebagai kesaksian kades mengenai potensi kecurangan yang diarahkan langsung oleh bupati dari kubu 03. Kesaksian kades itu turut menyinggung kubu 02.

Menanggapi film itu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Habiburokhman, menud sebagian besar isi film itu merupakan fitnah.

“Perlu kami sampaikan kalau sebagian besar yang disampaikan film tersebut adalah sesuatu yang bernada fitnah, narasi kebencian yang bernada asumtif, dan sangat tidak ilmiah. Saya mempertanyakan kapasitas tokoh-tokoh yang ada di film itu,” ujar Habiburokhman dalam konferensi pers di Media Center TKN, Jakarta Selatan, pada Minggu (11/2/24).

Baca juga : H-2 Pencoblosan, Jokowi Mendadak Naikkan Tunjangan Pegawai Bawaslu Hingga 29 Juta, Ada Apa?

Kubu Ganjar Pranowo-Mahfud MD sendiri turut disorot dalam film dokumenter “Dirty Vote”. Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto lantas menampik anggapan pihaknya melakukan kecurangan.

“Sejak awal Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud memiliki komitmen besar menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. Untuk itu, kalau mau, memang gampang bagi kami enak, kita perpanjang aja Pak Jokowi. Namun kita memilih jalan konstitusi, jalan demokrasi, bukan memilih apa yang didapat oleh PDI Perjuangan,” ungkap Hasto dalam jumpa pers di media center Ganjar-Mahfud, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Minggu (11/2/24).

“Tetapi bagaimana proses demokrasi yang oleh konstitusi lewat Pemilu yang jurdil harus dijalankan, itu yang menjadi komitmen kami,” imbuhnya.

Baca juga : Sultan DIY Ngaku Diminta Jokowi Jembatani Pertemuan dengan Megawati

Sementara itu, Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI sekaligus kubu dari Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), Jusuf Kalla (JK), menilai film dokumenter ini masih lebih ringan dari kenyataan di lapangan.

“Iya, saya sudah menonton tadi malam, dan film itu betul luar biasa. Semuanya kebenaran kan, lengkap dengan foto, lengkap dengan kesaksian. Namun bagi saya, saya kira ini Dirty Vote, film ini tidak… masih ringan dibandingkan dengan kenyataan yang ada di masa itu,” jelas JK di kediamannya, Senin (12/2/24).

TagsAniesAnies BaswedanDirty VoteGanjarGanjar PranowoGibranGibran Rakabuming Rakamahfud mdPemilu 2024Pilpres 2024Prabowo

Related articles More from author

  • Pengamat Jawab Isu Sosok yang Ingin Pisahkan Prabowo dengan Jokowi
    Nasional

    Pengamat Jawab Isu Sosok yang Ingin Pisahkan Prabowo dengan Jokowi

    15 Februari 2025
    By Joni Sitohang
  • Sindir Menantu Jokowi, Hasto: Kalau Partai yang Membesarkan Ditinggalkan Apalagi Rakyat
    Nasional

    Sindir Menantu Jokowi, Hasto: Kalau Partai yang Membesarkan Ditinggalkan Apalagi Rakyat

    10 Oktober 2024
    By Joni Sitohang
  • Gibran Respons Pengeroyokan Relawan Ganjar oleh Oknum TNI
    Nasional

    Gibran Respons Pengeroyokan Relawan Ganjar oleh Oknum TNI

    8 Januari 2024
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Prioritaskan Pemilu dan Bangun Ibu Kota Baru di Sisa Masa Jabatan
    Nasional

    Jokowi Prioritaskan Pemilu dan Bangun Ibu Kota Baru di Sisa Masa Jabatan

    11 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Prabowo: Tak Ada Kawan dan Lawan Abadi, yang Ada Hanya Kepentingan Abadi
    Nasional

    Gus Irfan Putra Pendiri NU Ungkap Ramalan Gus Dur: Prabowo Jadi Presiden di Usia Tua

    6 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • PKB Klaim Masyarakat Masih Ingin Anies Pimpin Jakarta
    Nasional

    PKB Klaim Masyarakat Masih Ingin Anies Pimpin Jakarta

    29 Mei 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sindir Menantu Jokowi, Hasto: Kalau Partai yang Membesarkan Ditinggalkan Apalagi Rakyat
    Nasional

    Sindir Menantu Jokowi, Hasto: Kalau Partai yang Membesarkan Ditinggalkan Apalagi Rakyat

  • Golkar Siapkan Ridwan Kamil Jadi Cagub DKI atau Jabar Usai Tak Terpilih Cawapres
    Nasional

    Golkar Siapkan Ridwan Kamil Jadi Cagub DKI atau Jabar Usai Tak Terpilih Cawapres

  • Setelah 240 Hari, Australia Bebas dari Kebakaran
    Internasional

    Setelah 240 Hari, Australia Bebas dari Kebakaran

  • Tips Aman Bepergian Saat Pandemi Covid-19
    Tips & Tutorial

    Tips Aman Bepergian Saat Pandemi Covid-19

  • Gelombang Virus Corona Sasar Pimpinan Senior Taliban
    Internasional

    Gelombang Virus Corona Sasar Pimpinan Senior Taliban

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.