TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Anies Dipolisikan Terkait Akronim AMIN, Pengamat: Di Masa Kampanye Jangan Kekanak-kanakan

Anies Dipolisikan Terkait Akronim AMIN, Pengamat: Di Masa Kampanye Jangan Kekanak-kanakan

By Joni Sitohang
28 Desember 2023
340
0
Anies Dipolisikan Terkait Akronim AMIN, Pengamat: Di Masa Kampanye Jangan Kekanak-kanakan

TIKTAK.ID – Pengamat politik dari Universitas Andalas, Najmuddin Rasul meminta agar pasangan calon, tim sukses, simpatisan atau kader parpol, tidak menjadikan lapor polisi sebagai bahan gertak untuk menakut-nakuti lawan. Najmuddin menilai pada masa kampanye, seluruh pihak harus memperbesar hati dan tidak “tipis telinga” supaya tidak sedikit-sedikit lapor polisi.

“Jika sedikit-sedikit mengadu ke polisi soal gelaran kampanye, itu menunjukkan sifat kekanak-kanakan. Hadapilah pesta demokrasi ini dengan dewasa,” ujar Najmuddin, pada Selasa (26/12/23), seperti dilansir Republika.co.id.

Menurut Najmuddin, dalam setiap Pemilu selalu saja ada tim sukses yang terbawa perasaan atau baper idola atau calon pemimpin pilihannya mendapat kritik. Dia mengatakan hal itu dilanjutkan dengan laporan kepolisian dengan dalih fitnah atau pencemaran nama baik.

Baca juga : Ingatkan Soal Potensi Anak Muda Berkarya, Gibran: Kalau Telat Indonesia Begini-begini Saja

Najmuddin pun menganggap sudah menjadi risiko bagi tokoh yang maju dalam kontestasi politik untuk menjadi bahan perbincangan publik. Di mana bakal ada publik yang pro dan ada yang kontra.

“Jangan baper kalau ada rakyat yang tidak suka atau rakyat mengkritik,” tutur Najmuddin.

Teranyar, sejumlah pihak yang mengatasnamakan Forum Aktivis Dakwah Kampus Indonesia (FADKI) melaporkan calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan ke Mabes Polri, atas dugaan penistaan agama.

Baca juga : Relawan Pendukung Ganjar-Mahfud Dorong Masyarakat Gunakan Hak Pilih di Pemilu 2024

FADKI melaporkan Anies mengenai serangkaian dugaan penistaan agama. Antara lain berupa pencemaran agama, praktik tasyahud dengan dua jari, serta hadis nabi soal penggunaan kata “AMIN” dalam salat.

Koordinator FADKI, Umar Sagala menjelaskan bahwa dugaan penistaan agama yang dilakukan Anies menimbulkan kegaduhan, saling curiga, dan saling menyalahkan di tengah masyarakat. Dia menganggap dugaan penistaan agama tersebut berpotensi memecah-belah anak bangsa.

“Bila dilihat di medsos, ada banyak perbincangan yang berpotensi memecah-belah anak bangsa. Oleh sebab itu, tindakan ini harus segera diusut tuntas. Segera periksa dan tangkap Anies Baswedan,” kata Umar Sagala, dalam keterangan, Jumat (22/12/23).

Baca juga : Ganjar Janjikan SMKN Gratis Jika Terpilih Presiden

Umar mengeklaim punya bukti-bukti berupa video dugaan pencemaran agama, tangkapan layar praktik tasyahud dengan dua jari, dan print out hadis nabi tentang penggunaan kata “AMIN” dalam salat.

“Bukti-bukti ini sangat konkret menunjukkan terdapat unsur penistaan agama yang dilakukan Anies Baswedan,” jelasnya.

TagsAMINAniesAnies BaswedanCak IminMuhaimin IskandarPemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Anies Didukung 'Nyapres', Gerindra Tetap Jagokan Prabowo
    Nasional

    NasDem Sarankan Prabowo Jadi Cawapres Anies, Perindo: Anies Bukan Siapa-siapa

    7 Desember 2022
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Ungkap Sosok Penghalang PKS-Gerindra Kembali Rujuk
    Nasional

    Pengamat Ungkap Sosok Penghalang PKS-Gerindra Kembali Rujuk

    9 Desember 2022
    By Joni Sitohang
  • Pengamat: Anies Butuh Cawapres dari Unsur Militer
    Nasional

    Pengamat: Anies Butuh Cawapres dari Unsur Militer

    13 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Berkaca dari Pilgub 2018, Anies Targetkan Raup Suara Terbanyak di Jateng
    Nasional

    Berkaca dari Pilgub 2018, Anies Targetkan Raup Suara Terbanyak di Jateng

    23 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Pakar Prediksi Bakal Terjadi Chaos jika Pemilu 2024 Ditunda
    Nasional

    Pakar Prediksi Bakal Terjadi Chaos jika Pemilu 2024 Ditunda

    11 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Diberi Pangkat Jenderal oleh Jokowi, Kubu AMIN: Tanda Tanya Besar ini Tujuannya Apa?
    Nasional

    Prabowo Diberi Pangkat Jenderal oleh Jokowi, Kubu AMIN: Tanda Tanya Besar ini Tujuannya Apa?

    7 Maret 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Israel Serang Rakyat Palestina di Al-Aqsa, Fadli Zon Desak PBB Ambil Langkah
    Nasional

    Israel Serang Rakyat Palestina di Al-Aqsa, Fadli Zon Desak PBB Ambil Langkah

  • Film KANG MAK Tembus 1 Juta Penonton, Ini Respons Vino G Bastian
    Selebriti

    Film KANG MAK Tembus 1 Juta Penonton, Ini Respons Vino G Bastian

  • Meski Kemenag sudah Klarifikasi, Roy Suryo Tetap Polisikan Menag Yaqut
    Nasional

    Meski Kemenag sudah Klarifikasi, Roy Suryo Tetap Polisikan Menag Yaqut

  • Bawaslu Gandeng Polri-BNN Selidiki Pembiayaan Pemilu 2024 dari Peredaran Narkoba
    Nasional

    Bawaslu Gandeng Polri-BNN Selidiki Pembiayaan Pemilu 2024 dari Peredaran Narkoba

  • Komisi VI Desak Pemerintah Jelaskan ke Publik Urgensi Kenaikan BBM Non-Subsidi
    Nasional

    Komisi VI Desak Pemerintah Jelaskan ke Publik Urgensi Kenaikan BBM Non-Subsidi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.