TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Trump Memilih Berbicara Lembut dalam Pidato Pertamanya Usai Serangan Iran

Trump Memilih Berbicara Lembut dalam Pidato Pertamanya Usai Serangan Iran

By William Putra Wijaya
9 Januari 2020
1794
0
Pidato Trump Setalah Serangan Iran benada lebih halus

TIKTAK.ID – Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato yang ditunggu-tunggu warga Amerika, saat negara itu berada di ambang perang dengan Iran. Pidato Trump dilakukan beberapa jam setelah rudal Iran menyerang dua pangkalan AS di Irak.

Berbicara dari Gedung Putih, Trump membatalkan ancaman  serangan lebih lanjut terhadap Iran, dan menegaskan bahwa mundurnya Teheran “hal yang baik bagi semua pihak.”

Trump, bagaimanapun, bersumpah untuk menjatuhkan sanksi ekonomi baru pada Republik Islam Iran, selain ribuan atau lebih yang diberlakukan sejak AS menarik diri dari Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA, atau kesepakatan nuklir Iran) pada tahun 2018. ” Sanksi yang tegas akan diberikan,” ungkapnya, “hingga Iran mengubah perilakunya.”

Baca juga: Update: Terkait Serangan Iran Ke Pangkalan Amerika, Khamenei: Hanya “Tamparan Di Wajah” AS

“Iran harus meninggalkan ambisi nuklirnya dan mengakhiri dukungannya untuk terorisme,” lanjut Trump. “Sudah tiba waktunya bagi Inggris, Jerman, Prancis, Rusia dan Cina untuk mengakui kenyataan ini. Mereka sekarang harus melepaskan diri dari sisa-sisa JCPOA.”

‘Our missiles are big, powerful, accurate, lethal and fast. The fact that we have this great military and equipment, however, does not mean that we have to use it’ – #Trump pic.twitter.com/NKT817qZvF

— RT (@RT_com) January 8, 2020

Sementara Trump baru-baru ini menyatakan bahwa AS akan menargetkan 52 situs Pemerintah dan budaya milik Iran jika kepentingan Amerika diserang, tetapi kemudian ia menyampaikan  dengan nada yang lebih rekonsiliatif dalam pidatonya pada hari Rabu. Setelah membual tentang “rudal besar” Amerika, Trump menyarankan bahwa di bawah kesepakatan baru, Iran bisa menjadi “negara besar,” dan dapat bekerja sama dengan AS dalam bidang yang saling menguntungkan.

“ISIS [Negara Islam, IS, ISIL] adalah musuh alami Iran,” katanya. “Penghancuran ISIS baik untuk Iran. Dan kita harus bekerja bersama dalam hal ini dan banyak prioritas bersama lainnya. “

Baca juga: BREAKING NEWS: IRGC Menghujani Pangkalan Udara AS di Irak dengan Rudal Sebagai Balasan Atas Pembunuhan Jenderal Soleimani

Pada hari Rabu pagi, Iran menghujani serangan rudal di dua pangkalan militer yang digunakan oleh pasukan Amerika di Irak. Serangan rudal itu terjadi sebagai balasan atas pembunuhan Jenderal Iran Qassem Soleimani oleh AS di Baghdad pada hari Jumat. Soleimani, menurut Washington, telah mengatur serangkaian serangan terhadap pasukan Amerika di Irak, dan diduga merencanakan serangan lebih lanjut melalui milisi yang didukung Iran di negara itu. Teheran menyebut pembunuhan itu sebagai tindakan “terorisme internasional,” bersumpah untuk membalas dendam.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menggambarkan serangan rudal itu sebagai “balasan proporsional” yang diambil untuk membela diri. Zarif menambahkan bahwa Teheran tidak bermaksud untuk meningkatkan tensi ketegangan, tetapi pihaknya mengancam akan menargetkan sekutu-sekutu AS di kawasan itu jika Washington merespon Iran dengan serangan balasan.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan bahwa serangan itu berfungsi sebagai “tamparan di wajah” untuk Amerika Serikat, tetapi belum “cukup” untuk menghapus “kehadiran Amerika yang korup di wilayah tersebut.”

TagsAmerikaAyatullah Ali KhameneiDonald TrumpIranJavad ZarifPerang Dunia 3Perang Dunia IIIRudal RaksasaUS

Related articles More from author

  • Jadi Rebutan AS, China dan Rusia, Benarkah Kepergian Prabowo ke Amerika Demi Pesawat F-35?
    Nasional

    Jadi Rebutan AS, China dan Rusia, Benarkah Kepergian Prabowo ke Amerika Demi Pesawat F-35?

    17 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Hitung Ulang Surat Suara di Georgia, Joe Biden Tetap Unggul
    Internasional

    Hitung Ulang Surat Suara di Georgia, Joe Biden Tetap Unggul

    24 November 2020
    By William Putra Wijaya
  • Mulai Panik, Gedung Putih Sampai Jadwalkan Tes Covid-19 Tiap Hari untuk Trump dan Seluruh Pengawal Pribadinya
    Internasional

    Mulai Panik, Gedung Putih Sampai Jadwalkan Tes Covid-19 Tiap Hari untuk Trump dan Seluruh Pengawal Pribadinya

    11 Mei 2020
    By William Putra Wijaya
  • Hadiri Undangan Putin, Prabowo Tegaskan Pilih Jalur Nonblok dan Ingin Jadi Teman Semua Negara
    Nasional

    Hadiri Undangan Putin, Prabowo Tegaskan Pilih Jalur Nonblok dan Ingin Jadi Teman Semua Negara

    25 Juni 2025
    By Joni Sitohang
  • Demonstrasi di Sejumlah Kota Besar Amerika Kutuk Pembunuhan Qassem Soleimani
    Internasional

    Demonstrasi di Sejumlah Kota Besar Amerika Kutuk Pembunuhan Qassem Soleimani

    6 Januari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • TIKTAK.ID - Turki Serang Suriah
    Internasional

    Langkah Trump Tarik Pasukan, Picu Turki Serang Kurdi Suriah

    14 Oktober 2019
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Waspadai Microsleep Saat Berkendara
    Tips & Tutorial

    Waspadai Microsleep Saat Berkendara

  • Dituding Rizieq Terlibat Tewaskan Laskar FPI, Begini Kata Putra Hendropriyono
    Nasional

    Dituding Rizieq Terlibat Tewaskan Laskar FPI, Begini Kata Putra Hendropriyono

  • Minhyun NU'EST Bagikan Tips Andalannya Usir Stres di Tengah Pandemi
    Selebriti

    Minhyun NU’EST Bagikan Tips Andalannya Usir Stres di Tengah Pandemi

  • Apa Penyebab Orang Mudah Marah Saat Lapar? Begini Kata Pakar
    Tips & Tutorial

    Apa Penyebab Orang Mudah Marah Saat Lapar? Begini Kata Pakar

  • Internasional

    Nasib Kurdi Suriah, Dicerai AS Digasak Turki

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.