TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Dewan Penasihat PPDI Klaim Jokowi Cenderung Setujui Jabatan Kades 16 Tahun, Benarkah?

Dewan Penasihat PPDI Klaim Jokowi Cenderung Setujui Jabatan Kades 16 Tahun, Benarkah?

By Joni Sitohang
11 November 2023
431
0
Dewan Penasihat PPDI Klaim Jokowi Cenderung Setujui Jabatan Kades 16 Tahun, Benarkah?

TIKTAK.ID – Dewan Penasihat Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), Muhammad Asri Anas menilai Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) cenderung menyetujui usulan masa jabatan kepala desa (Kades) maksimal delapan tahun selama dua periode atau selama 16 tahun. Asri mengungkapkan hal itu setelah bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (8/11/23).

“Menyimak apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden, tentu PPDI memperjuangkan, masa jabatan kepala desa yang ada dua opsi. Pertama 9 tahun, dan kedua 8 tahun 2 periode. Namun kelihatannya Presiden lebih mengarah ke 8 tahun 2 periode,” ujar Asri, seperti dilansir CNN Indonesia.

Perlu diketahui, masa jabatan Kades dalam UU Desa saat ini adalah 6 tahun dengan periodisasi 3 kali, yang jika dijumlahkan sebanyak 18 tahun. Sedangkan dalam rencana revisi UU Desa yang kini masih berproses di DPR RI, terdapat usulan masa jabatan kades selama 9 tahun dengan periodisasi 2 periode.

Baca juga : Sebut Masyarakat RI Antusias Bantu Palestina, Jokowi: Bantuan Lanjutan Akan Segera Dikirim

Menurut Asri, Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) pendamping RUU Desa dari pihak Pemerintah telah diserahkan ke DPR pada September 2023. Untuk itu, dia berharap agar DPR segera menentukan sikap dan mengesahkan revisi UU Desa sebelum pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Bila ada partai politik yang tidak segera melakukan itu, kelihatannya itu harus diapain nih? Dievaluasi di lapangan ya,” ucap Asri.

Kemudian Asri menyebut PPDI turut mengusulkan kenaikan besaran dana desa menjadi Rp5 miliar atau setara 30% dari dana transfer daerah, saat menemui Jokowi. Asri mengeklaim dana tersebut demi kemaslahatan dan kemajuan desa di Tanah Air.

Baca juga : Putri Gus Dur Siap Bersaing Sehat dengan Khofifah dan Menangkan Ganjar-Mahfud di Jatim

Mengutip CNBCIndonesia.com, sebelumnya Badan Legislasi (Baleg) DPR telah menyepakati usulan 20% dana desa berasal dari dana transfer daerah untuk dimasukkan dalam draf revisi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Tak hanya itu, Asri mengusulkan kenaikan gaji, tunjangan, sampai penghasilan purnatugas para perangkat desa. Dia lantas mengeklaim Jokowi sudah setuju dan akan meminta Mendagri, Tito Karnavian untuk berkoordinasi dengan pihak Kemenkeu.

“Kami menyampaikan soal perlunya perhatian Presiden terhadap peningkatan kesejahteraan terutama gaji, tunjangan, termasuk penghasilan purna tugas untuk perangkat desa BPD dan kepala desa di seluruh Indonesia, khususnya dilihat dari masa pengabdian,” jelas Anas.

TagsJokowiPersatuan Perangkat Desa IndonesiaPPDI

Related articles More from author

  • Survei Kepercayaan Publik: Jokowi 60 Persen, Terawan 45 Persen
    Nasional

    Dicopot dari Menkes, Terawan: Pak Jokowi Sayang Saya

    26 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Beri Tenggat 3 Tahun, Kilang Minyak TPPI Tuban Harus Beroperasi
    Nasional

    Jokowi Beri Tenggat 3 Tahun, Kilang Minyak TPPI Tuban Harus Beroperasi

    23 Desember 2019
    By Johan Arif
  • Saat Valentine, Jokowi Kunjungi Kampung Kelahiran SBY dan Resmikan Bendungan Tukul
    Nasional

    Saat Valentine, Jokowi Kunjungi Kampung Kelahiran SBY dan Resmikan Bendungan Tukul

    15 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Demokrat Desak Pemerintah Evaluasi Distribusi Bansos Usai Banyak Temuan Penyelewengan
    Nasional

    Kepuasan Publik atas Kinerja Jokowi Merosot, Demokrat: Alarm Bahaya

    17 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Tak Lolos Pemeriksaan Virus Corona, 3 WNI di Wuhan Batal Dipulangkan
    Nasional

    Langkahnya Tangani Corona Disindir China, Jokowi Bergeming

    10 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Dituding Hina Putra Jokowi, Mahfud MD Dilaporkan ke Bawaslu
    Nasional

    Dituding Hina Putra Jokowi, Mahfud MD Dilaporkan ke Bawaslu

    30 Januari 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • 4 Menteri Jokowi Jadi Saksi Sidang Sengketa Pilpres, Istana dan Gibran Bilang Begini
    Nasional

    4 Menteri Jokowi Jadi Saksi Sidang Sengketa Pilpres, Istana dan Gibran Bilang Begini

  • Gelora Dicap Dukung Dinasti Politik Gara-gara Dukung Anak dan Mantu Jokowi, Begini Dalih Fahri Hamzah
    Nasional

    Jawab Protes Netizen, Fahri Hamzah Bongkar Alasannya Tak Segalak Dulu Lagi ke Pemerintah

  • Gerindra Sindir Partai yang 'Mengkarbit' Anak Ketumnya, Demokrat Malah Bangga
    Nasional

    Surya Paloh Buka Peluang Gabung KIB, Demokrat: Cuma Pencair Suasana

  • Rizieq Shihab Tak Bisa Pulang, Fadli Zon Sebut Ada Invisible Hand
    Nasional

    Fadli Zon: Kenapa Jokowi Tak Beri Ucapan Duka Wafatnya Jenderal Djoko Santoso?

  • Desak Jokowi Pecat Sri Mulyani, Pengamat Sebut MPR 'Kelewat Batas'
    Nasional

    Desak Jokowi Pecat Sri Mulyani, Pengamat Sebut MPR ‘Kelewat Batas’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.