TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Soal Manuver Budiman Sudjatmiko Dukung Prabowo, Pengamat Beberkan Dampak bagi PDIP

Soal Manuver Budiman Sudjatmiko Dukung Prabowo, Pengamat Beberkan Dampak bagi PDIP

By Joni Sitohang
23 Agustus 2023
519
0
Soal Manuver Budiman Sudjatmiko Dukung Prabowo, Pengamat Beberkan Dampak bagi PDIP

TIKTAK.ID – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) secara tegas memberikan dua pilihan kepada Budiman Sudjatmiko, yakni mengundurkan diri atau dipecat. Hal itu buntut dari manuver politik Budiman Sudjatmiko yang mengumumkan mendukung bakal calon presiden Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR), Prabowo Subianto.

“Jika kasus Budiman Sudjatmiko tidak diselesaikan, maka bakal berdampak buruk bagi PDIP,” ujar Pengamat Politik dari Universitas Al Azhar Jakarta, Ujang Komarudin, seperti dilansir SINDOnews, pada Senin (21/8/23).

Ujang menilai PDIP perlu menyelesaikan masalah manuver Budiman Sudjatmiko secara cepat dan tegas.

Baca juga : Pengamat Sebut Langkah NasDem Ulur Pengumuman Cawapres Justru Rugikan Anies

“Pilihan mundur atau dipecat itu merupakan pilihan yang tegas PDIP. Sudah sejatinya seperti itu, saat ada kader partai yang tidak segaris dengan partainya atau loncat pagar atau dianggap tidak loyal dengan alasan apa pun,” ucap Ujang.

Ujang menjelaskan, bila tidak ada sanksi bagi Budiman Sudjatmiko atau sanksinya tidak tegas, maka akan membuat rumit PDIP ke depannya.

“Sebab, jika dibiarkan atau tidak disanksi, tidak mundur atau tidak dipecat, maka nantinya akan banyak kader-kader PDIP lain yang juga berani loncat pagar,” tutur Ujang.

Baca juga : Ganjar Puncaki Elektabilitas Capres Versi Survei Litbang Kompas

Menurut Ujang, jika hal itu terjadi, akan sangat merugikan PDIP dalam menghadapi pemilu legislatif (Pileg) dan Pilpres 2024. Ujang pun meyakini Budiman Sudjatmiko sudah jauh-jauh hari menghitung konsekuensi dari dukungan kepada Prabowo tersebut.

Di sisi lain, Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Research and Analysis (Sudra), Fadhli Harahab berpendapat manuver Budiman Sudjatmiko (BS) berkaitan dengan karier politik di partai berlambang Kepala Banteng Moncong Putih tersebut.

“Alasan Budiman tentu subjektif. Namun sebagai seorang politisi muda, tentu BS tidak mau karier politiknya mentok di situ-situ saja. Apalagi pada Pemilu lalu, dia tidak terpilih sebagai anggota DPR. Artinya, Budiman masih memiliki visi dan misi terkait karier politiknya ke depan, dan mungkin Gerindra punya tempat untuk BS, momentumnya dukung Prabowo Presiden 2024,” terang Fadhli.

Baca juga : Hasto Buka Suara Soal Sanksi PDIP untuk Budiman Sudjtmiko

Sebelumnya, Budiman menghadiri agenda deklarasi Relawan Prabowo-Budiman Bersatu (Prabu) di Marina Convention Center, kawasan Pantai Marina, Semarang, pada Jumat (18/8/23). Imbasnya, PDIP memberikan peringatan keras kepada Budiman yang menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto. PDIP telah memberikan dua opsi, mengundurkan diri atau dipecat.

TagsBudiman SudjatmikoPDIPPemilu 2024Pilpres 2024Prabowo

Related articles More from author

  • Begini Alasan PKB Minta Deklarasi Capres 2024 Sejak Dini
    Nasional

    Mendadak Sindir Ganjar dan Anies ‘Tak Punya Tiket’ Pilpres, Apa Maksud PKB?

    6 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Reaksi Ganjar Setelah Kalahkan Prabowo-Anies di Survei Capres SMRC
    Nasional

    Reaksi Ganjar Setelah Kalahkan Prabowo-Anies di Survei Capres SMRC

    31 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Demi Hindari Polarisasi, Qodari Lempar Wacana Kontroversial Duet Jokowi-Prabowo 2024
    Nasional

    Demi Hindari Polarisasi, Qodari Lempar Wacana Kontroversial Duet Jokowi-Prabowo 2024

    18 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Sarankan Menteri yang Nyapres Ajukan Cuti Jika Waktu Kampanye Kurang
    Nasional

    Jokowi Sarankan Menteri yang Nyapres Ajukan Cuti Jika Waktu Kampanye Kurang

    18 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • 083851025217
    Nasional

    Politisi PDIP Bahas Peluang Khofifah dan Ridwan Kamil di Bursa Cawapres Ganjar

    9 September 2023
    By Joni Sitohang
  • PDIP Ancam Kader yang Terlibat Deklarasi Capres 2024, Gara-gara Relawan Ganjar?
    Nasional

    PDIP Ancam Kader yang Terlibat Deklarasi Capres 2024, Gara-gara Relawan Ganjar?

    23 September 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Alasan Anggaran, Server e-KTP Tak Pernah Diperbarui, Bagaimana Keamanan Data Kependudukan?
    Nasional

    Alasan Anggaran, Server e-KTP Tak Pernah Diperbarui, Bagaimana Keamanan Data Kependudukan?

  • Amel ‘Nike’ Amelia Luncurkan Single 'Ku Ingin Bebas'
    Selebriti

    Amel ‘Nike’ Amelia Luncurkan Single ‘Ku Ingin Bebas’

  • Jokowi Sebut 3 Kepala Negara Belum Konfirmasi Hadir di KTT G20 Bali
    Nasional

    Jokowi Sebut 3 Kepala Negara Belum Konfirmasi Hadir di KTT G20 Bali

  • Menag Fachrul Razi Dukung Perpanjangan Izin FPI
    Nasional

    Menag Fachrul Razi Dukung Perpanjangan Izin FPI

  • Guru Besar UGM Anggap Konsesi Tambang Perguruan Tinggi ‘Pembungkaman Suara Kritis Kampus Secara Halus’
    Nasional

    Guru Besar UGM Anggap Konsesi Tambang Perguruan Tinggi ‘Pembungkaman Suara Kritis Kampus Secara Halus’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.