TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kubu AMIN Siap Laporkan Jokowi ke Bawaslu, Soal Apa?

Kubu AMIN Siap Laporkan Jokowi ke Bawaslu, Soal Apa?

By Joni Sitohang
27 Januari 2024
544
0
Kubu AMIN Siap Laporkan Jokowi ke Bawaslu, Soal Apa?

TIKTAK.ID – Ketua Tim Hukum Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ari Yusuf Amir mengaku bakal melaporkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), terkait pernyataan presiden boleh kampanye dan memihak paslon dalam ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Ari mengeklaim menyesalkan pernyataan Jokowi tersebut karena membuat ketidakstabilan politik di negara ini.

“Dengan pernyataan terang-terangan seperti itu, tentunya akan membuat dampak yang tidak baik untuk stabilitas politik kita,” ujar Ari dalam keterangan resmi, pada Kamis (25/1/24), seperti dilansir Tempo.co.

Oleh sebab itu, Ari mengaku bakal melaporkan omongan Jokowi kepada Bawaslu. Dia mengeklaim sudah membuat analisis hukum soal pernyataan presiden boleh kampanye dan memihak.

Baca juga : PDIP dan Istana Buka Suara Soal Kabar Jokowi Minta Bertemu Megawati

“Kami akan memberikan pendapat hukum kami kepada Bawaslu. Nanti silakan Bawaslu untuk menyikapi,” tutur Ari.

Sebelumnya, Jokowi sempat mengutip UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 pasal 281 ayat 1. Jokowi menyebut presiden hingga menteri bisa berkampanye, asal tidak memakai fasilitas negara. Jokowi mengungkapkan hal itu ketika kunjungan menyerahkan pesawat tempur ke TNI bersama Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Rabu (24/1/24).

Menurut Ari, netralitas aparatur sipil negara tengah dibutuhkan saat ini supaya terjaga kestabilan politik. Dia menjelaskan bahwa seandainya TNI dan Polri berpihak, maka peluang terjadinya chaos akan terbuka besar.

Baca juga : Kubu AMIN Desak Polisi Tak Diam Soal Temuan Dana Janggal Terkait Pemilu

“Bagaimana Anda dapat bayangkan, jika seandainya nanti ASN, TNI, Polri itu berpihak ke salah satu paslon lalu paslon yang lain tidak meyakini, tidak percaya dengan mereka. Bagaimana mereka menjaga ketertiban sosial di masyarakat,” tutur Ari.

Sementara itu, Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nurhayati mengaku sulit melihat Jokowi akan netral, setelah pernyataan keberpihakan presiden. Ia pun mengkhawatirkan segala sumber daya kekuasaan, anggaran, dan program saat ini, digunakan untuk memenangkan anaknya, Gibran.

“Abuse of power in election betul-betul terasa,” terang Wakil Sekretaris Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pengurus Pusat Muhammadiyah tersebut lewat keterangan tertulis di aplikasi perpesanan, Rabu (24/1/24).

Baca juga : FormasNU Nilai Gibran Suul Adab, Apa Maksudnya?

Di sisi lain, Istana menilai terkait pernyataan presiden boleh berpihak dalam Pemilu banyak disalahartikan. Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana memaparkan bahwa Jokowi menyampaikan hal itu dalam konteks menjawab pertanyaan media mengenai menteri yang ikut tim sukses.

Ari menyatakan presiden merujuk pada aturan pasal 281, UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Ia pun menganggap apa yang disampaikan Jokowi bukan hal baru.

TagsAMINAniesAnies BaswedanBawasluCak IminMuhaimin IskandarPemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Cak Imin: Dorongan Duet Prabowo-Muhaimin Datang dari Jabar
    Nasional

    Bukan Anies Baswedan, Cak Imin Lirik Tokoh ini Jadi Cawapres

    14 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Alihkan Anggaran Kementerian Pertahanan Demi Beli Ventilator Karya Anak Negeri
    Nasional

    Prabowo: Tak Ada Pilihan Lain, Gerindra Bertekad Sukseskan Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin

    10 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Sederet Blunder Gibran Saat Kampanye Jadi Trending Topik
    Nasional

    Sederet Blunder Gibran Saat Kampanye Jadi Trending Topik

    8 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Tak Hanya Menkominfo, Wamenag dan PBNU Kompak Bela Ganjar Soal Azan TV
    Nasional

    Tak Hanya Menkominfo, Wamenag dan PBNU Kompak Bela Ganjar Soal Azan TV

    15 September 2023
    By Joni Sitohang
  • PKB Siap Minta Masukan Ulama Jika Gus Muhaimin Batal Dampingi Prabowo di Pilpres 2024
    Nasional

    Isu Duet Prabowo-Ganjar, PKB Tegaskan Gerindra Tak Pernah Bahas Ganjar Jadi Cawapres

    23 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Senior PDIP: Jokowi ‘Harusnya’ Masih Kader PDIP
    Nasional

    Senior PDIP: Jokowi ‘Harusnya’ Masih Kader PDIP

    19 November 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Permendikbud Baru Era Nadiem Makarim, Atur Batas Usia Masuk Sekolah Hingga Syarat Kelulusan
    Nasional

    Permendikbud Baru Era Nadiem Makarim, Atur Batas Usia Masuk Sekolah Hingga Syarat Kelulusan

  • INDEF Ragukan Klaim Pemerintah ‘IKN Bakal Dapat Investor Kakap dari China dan Jepang’
    Nasional

    INDEF Ragukan Klaim Pemerintah ‘IKN Bakal Dapat Investor Kakap dari China dan Jepang’

  • Untuk Saat ini, Pemerintah Akui AHY Masih Ketua Umum Demokrat yang Resmi
    Nasional

    Untuk Saat ini, Pemerintah Akui AHY Masih Ketua Umum Demokrat yang Resmi

  • Kebiasaan Sehat di Pagi Hari untuk Turunkan Berat Badan
    Tips & Tutorial

    Kebiasaan Sehat di Pagi Hari untuk Turunkan Berat Badan

  • RK-Suswono Janjikan Bansos 3 Bulan untuk Gen Z yang Kena PHK
    Nasional

    RK-Suswono Janjikan Bansos 3 Bulan untuk Gen Z yang Kena PHK

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.