TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Sebut Desakan Bubarkan MUI Wajar, Gus Mus: MUI Alat Politik Soeharto

Sebut Desakan Bubarkan MUI Wajar, Gus Mus: MUI Alat Politik Soeharto

By Joni Sitohang
9 September 2022
436
0
Sebut Desakan Bubarkan MUI Wajar, Gus Mus: MUI Alat Politik Soeharto

TIKTAK.ID – KH Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus menilai wajar soal tuntutan masyarakat untuk membubarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sebab, dia mengatakan MUI adalah warisan Soeharto yang tidak jelas. Gus Mus pun menganggap tuntutan bubarkan MUI muncul lantaran masyarakat akhirnya sadar kalau MUI sarat dengan kepentingan politik.

Gus Mus mengatakan bahwa tuntutan bubarkan MUI adalah wajar karena MUI memang dibentuk Soeharto untuk kepentingan politik, yaitu mengendalikan ulama. Dia mengklaim MUI sebagai alat politik Soeharto dalam mengawasi ulama dan lawan-lawan politiknya, dengan cara membuatnya berkumpul dalam satu organisasi.

“Partai bernuansa Islam berkumpul menjadi PPP. Partai Nasionalis berkumpul di PDI, dan organisasi pemuda gabung di KNPI. Ini menjadi cara Soeharto, termasuk MUI untuk mengendalikan ulama,” ungkap Gus Mus, seperti dilansir Katalogika.com.

Baca juga : Diperiksa KPK Terkait Formula E, Harta Anies Hanya Naik Dua Kali Lipat dalam 5 Tahun

Menurut Gus Mus, MUI merupakan makhluk yang tidak jelas kelaminnya. Dia menyebut MUI bukan mewakili NU atau Muhammadiyah.

“Lantas ulama mana yang diwakili oleh MUI, bahkan bisa mengeluarkan fatwa,” tutur Gus Mus.

Oleh sebab itu, kata Gus Mus, tidak aneh bila masyarakat menuntut pembubaran MUI. Terlebih, lanjutnya, ada pengurus MUI terbukti terlibat dalam organisasi terlarang yang dibekuk oleh Densus 88 Anti-Teror.

Baca juga : Sandiaga Buka Suara Usai Dicap ‘Pengkhianat’ di Gerindra

Sebelumnya, seruan dukungan terhadap MUI mengemuka setelah adanya tagar #BubarkanMUI di media sosial. Tagar tersebut muncul usai Densus 88 menangkap salah seorang pengurus MUI, Zain An Najah, terkait dugaan terorisme. Zain An Najah sendiri saat ini sudah dinonaktifkan dari anggota Komisi Fatwa MUI.

Merespons hal itu, Sekjen MUI, Amirsyah menganggap tagar #BubarkanMUI berlebihan. Dia pun membandingkan dengan oknum yang berada di lembaga lain.

“Wacana pembubaran MUI sangat naif dan menyesatkan, tidak masuk akal, dengan adanya seorang pengurus Komisi Fatwa terduga teroris. Logikanya, bila ada warga bangsa terduga teroris, Indonesia tidak akan bubar. Jika ada oknum menteri yang terduga korupsi, maka Indonesia tetap utuh. Demikian pula jika ada oknum TNI/Polri yang melanggar peraturan perundangan-undangan, maka TNI/Polri tetap utuh untuk mengawal NKRI,” tegas Amirsyah.

TagsGus MusKH Ahmad Mustofa BisriMUISoeharto

Related articles More from author

  • (CEK HOAKS atau FAKTA) Seruan MUI Agar Ulama Lawan Rapid Test Corona ala PKI
    Nasional

    (CEK HOAKS atau FAKTA) Seruan MUI Agar Ulama Lawan Rapid Test Corona ala PKI

    25 Mei 2020
    By Johan Arif
  • Soal Kedatangan Timnas Israel di Indonesia, MUI: Akan Jadi Masalah
    Nasional

    Soal Kedatangan Timnas Israel di Indonesia, MUI: Akan Jadi Masalah

    16 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Calon Kapolri Dipertanyakan, Anggota Dewas KPK: MUI Sekarang Ikut Ngurusi Calon Kapolri ya?
    Nasional

    Calon Kapolri Dipertanyakan, Anggota Dewas KPK: MUI Sekarang Ikut Ngurusi Calon Kapolri ya?

    13 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Beda dengan MUI, Gusdurian dan BEM UI Dukung Peraturan Kontroversial Nadiem Makarim
    Nasional

    Beda dengan MUI, Gusdurian dan BEM UI Dukung Peraturan Kontroversial Nadiem Makarim

    14 November 2021
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Mahfud MD: Reuni Alumni 212 di Monas Hal Biasa Saja, Tak Perlu Dibesar-besarkan
    Nasional

    Mahfud MD: Reuni Alumni 212 di Monas Hal Biasa Saja, Tak Perlu Dibesar-besarkan

    26 November 2019
    By Rusli Qomar
  • Strategi Hambat Corona, Ma'ruf Amin Minta MUI Terbitkan Fatwa Haram Mudik
    Nasional

    Strategi Hambat Corona, Ma’ruf Amin Minta MUI Terbitkan Fatwa Haram Mudik

    4 April 2020
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Minta 'Restu' Karantina Wilayah Jakarta, Anies Kirim Surat ke Pusat
    Nasional

    Polemik Revisi UU Pemilu, Penentu Nasib Anies Baswedan di Pilpres Mendatang?

  • KSAD Dudung Ziarahi Makam Bung Karno dan Berkunjung ke Istana Gebang
    Nasional

    KSAD Dudung Ziarahi Makam Bung Karno dan Berkunjung ke Istana Gebang

  • Erick Thohir Ngaku Mulai Kebanyakan Tugas, Memang Apa Saja Tugasnya?
    Nasional

    Erick Thohir Ngaku Mulai Kebanyakan Tugas, Memang Apa Saja Tugasnya?

  • Tegaskan Siap Dukung Gibran Maju Pilgub Jateng 2024, Prabowo: Pemimpin Muda Potensial
    Nasional

    Tegaskan Siap Dukung Gibran Maju Pilgub Jateng 2024, Prabowo: Pemimpin Muda Potensial

  • Baku Tembak Warnai Pembicaraan Damai Afghanistan-Taliban
    Internasional

    Baku Tembak Warnai Pembicaraan Damai Afghanistan-Taliban

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.