TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Ormas Islam dan NGO Tanah Air Kompak Kutuk Amerika, KUMAIL: Pembunuhan Qassem Soleimani Merupakan Aksi Terorisme Internasional

Ormas Islam dan NGO Tanah Air Kompak Kutuk Amerika, KUMAIL: Pembunuhan Qassem Soleimani Merupakan Aksi Terorisme Internasional

By Bagas F Sinaga
8 Januari 2020
1376
0
Kumail kecam tindakan AS atas Qassem Soleimani

TIKTAK.ID – Serangan udara oleh militer Amerika Serikat (AS) di Bandara Internasional Baghdad, Minggu (3/1/20) lalu, yang merupakan perintah langsung Presiden AS, Donald Trump dengan tujuan membunuh Komandan Pasukan Quds dari Garda Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC), Letnan Jenderal Qassem Soleimani, menuai kontroversi dan panen hujatan panjang.

Aksi pembunuhan AS terhadap Jenderal Qassem Soleimani yang juga menewaskan Wakil Komandan milisi Al-Hashd al-Shaabi, Abu Mahdi al-Muhandis dan sejumlah orang lainnya itu bukan hanya memantik protes keras dan kegeraman dari para pejabat pemerintah, senator, dan warga Amerika sendiri, melainkan juga dari banyak pihak di negara-negara lain, seperti Eropa dan Timur Tengah, tak terkecuali juga Indonesia.

Selain dilontarkan beberapa pejabat dan politisi, kecaman atas pembunuhan Jenderal Qassem Soleimani itu juga disampaikan beberapa ormas Islam dan NGO di Tanah Air. Mereka kompak mengutuk apa yang dilakukan Amerika tersebut sebagai tindakan membabi-buta, tidak beradab dan bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan dan hukum internasional.

Baca juga: Mengutuk Keras Pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani, MUI: AS Menimbulkan Malapetaka dan Bencana Yang Lebih Besar

Majelis Ulama Indonesia (MUI)

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyebut pembunuhan AS terhadap Soleimani akan memicu ketegangan dan ancaman baru, karena Iran tidak akan tinggal diam dan pasti akan melancarkan pembalasan yang menimbulkan petaka besar.

“Pembunuhan yang dilakukan secara terencana oleh Pemerintah AS ini tentu jelas akan memantik ketegangan dan ancaman baru karena jelas Pemerintah Iran sebagai negara yang berdaulat tidak akan tinggal diam dan akan melakukan pembalasan terhadap apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah AS tersebut dengan caranya sendiri,” ujar salah satu petinggi MUI, Anwar Abbas, seperti dilansir situs Detik.com, Sabtu (4/1/20).

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

Bagi PBNU, tindakan AS membunuh Jenderal Qassem Soleimani adalah tindakan yang bertentangan dengan kemanusiaan, dan melanggar prinsip-prinsip perdamaian dunia.

“(Kami) mengecam keras tindakan Pemerintah AS bersama militernya yang dengan sengaja menembakkan roket yang menyebabkan gugurnya Jenderal Qassem Soleimani,” kata Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini dalam keterangannya kepada Republika.co.id, Selasa (7/1/20).

Helmy meminta kepada komunitas internasional dan PBB untuk menyeru kepada AS agar bertindak secara rasional demi kepentingan perdamaian dunia. “Termasuk segera tarik seluruh pasukan AS di Timur Tengah dan berhenti membunuhi rakyat di wilayah tersebut,” tuturnya.

Selain itu Helmy juga mendorong Pemerintah Indonesia untuk melakukan berbagai upaya untuk membantu penyelesaian konflik melalui PBB. Prinsip yang harus dipegang adalah: Indonesia mesti objektif dalam melihat persoalan ini.

“Dan juga kepada segenap masyarakat untuk bersikap tenang dan tidak terprovokasi sehingga terpancing melakukan tindakan yang semakin memperkeruh suasana,” tambah Helmy.

Baca juga: Pemimpin Hizbullah: Pasukan Amerika akan Pulang dalam Peti Mati

Komite Umat Islam Anti Amerika & Israel (KUMAIL)

Dalam rilis resmi berupa komunike yang dikirimkan ke beberapa awak media, pada Senin (6/1/20), Komite Umat Islam Anti Amerika & Israel (KUMAIL) mengutuk keras dan menyesalkan apa yang mereka sebut tindakan barbar Amerika ini bukan saja merupakan tindakan konyol dan gegabah, bahkan merupakan pelanggaran berat terhadap prinsip dasar hukum internasional, khususnya Piagam PBB. Apalagi, negara yang selama ini mengklaim sebagai “Polisi Dunia” ini ternyata telah melakukan tindakan nista dengan melakukan tindakan KRIMINAL, membunuh pejabat negara lain di jalanan dalam situasi bukan perang.

Lebih lanjut, selain menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada negara Iran dan Irak atas terbunuhnya Jenderal Qassem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis, KUMAIL yang menganggap tindakan Amerika membunuh Jenderal Qassem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis sebagai aksi terorisme internasional, sekaligus menganggap kehadiran pasukan dan pangkalan-pangkalan militer AS di kawasan Asia Barat sebagai ancaman terhadap stabilitas dan keamanan di kawasan sehingga harus segera ditarik dan diakhiri.

Di bagian akhir komunikenya, KUMAIL menyatakan dukungannya kepada Iran dan Irak untuk melakukan tindakan balasan yang setimpal sebagai bagian dari hak yang dijamin oleh undang-undang internasional atas kejahatan yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Jenderal Qassem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis.

TagsKomite Anti Amerika IsraelKUMAILMUIPBNUQassem SoleimaniSerangan Amerika

Related articles More from author

  • Usulkan Pilkada Ditunda, Ketum PBNU: Politik Bisa Ditunda, Keselamatan Nyawa Tidak Bisa
    Nasional

    Usulkan Pilkada Ditunda, Ketum PBNU: Politik Bisa Ditunda, Keselamatan Nyawa Tidak Bisa

    24 September 2020
    By Joni Sitohang
  • GP Ansor Ancam Kejar Penghina Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar
    Nasional

    GP Ansor Ancam Kejar Penghina Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar

    30 November 2021
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - PAN: RUU HIP Bisa Ciptakan Krisis Ideologi dan Sosial
    Nasional

    PAN: RUU HIP Bisa Ciptakan Krisis Ideologi dan Sosial

    11 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • PBNU Dukung Polisi Usut Tuntas dan Lacak ke Mana Saja Larinya Donasi ACT
    Nasional

    PBNU Dukung Polisi Usut Tuntas dan Lacak ke Mana Saja Larinya Donasi ACT

    1 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Waduh, Ketum PBNU Sebut Usulan Penundaan Pemilu 2024 yang Inkonstitusional Justru 'Masuk Akal'
    Nasional

    Waduh, Ketum PBNU Sebut Usulan Penundaan Pemilu 2024 yang Inkonstitusional Justru ‘Masuk Akal’

    1 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • MUI Haramkan Netflix
    Nasional

    Wacana Fatwa MUI Haramkan Netflix Jadi Bahan Olok-Olok Netizen

    23 Januari 2020
    By Adam Humain

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Taufik Hidayat Ungkap Alasan Keluar dari PBSI
    Olahraga

    Taufik Hidayat Ungkap Alasan Keluar dari PBSI

  • Jokowi Umumkan 2 Orang Positif Corona di Wilayah RI
    Nasional

    Jokowi Umumkan 2 Orang Positif Corona di Wilayah RI

  • Politisi Gerindra Sebut Aksi Sandiaga Jalan Kaki Temui Prabowo sebagai Pencitraan
    Nasional

    Politisi Gerindra Sebut Aksi Sandiaga Jalan Kaki Temui Prabowo sebagai Pencitraan

  • Lewat Acara Gowes Bareng, Kapolda-ICJS Jateng-Komisi 3 DPR RI Kampanye Bersama Lawan Corona
    Nasional

    Lewat Acara Gowes Bareng, Kapolda-ICJS Jateng-Komisi 3 DPR RI Kampanye Bersama Lawan Corona

  • Geliat Pilpres 2024, Mana Lebih Unggul: Ganjar atau Anies?
    Nasional

    Geliat Pilpres 2024, Mana Lebih Unggul: Ganjar atau Anies?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.