TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Tips & Tutorial
Home›Tips & Tutorial›Begini Cara Memperlakukan Barang Belanjaan dari Pasar Agar Tak Tertular Puluhan Pedagang yang Positif Corona

Begini Cara Memperlakukan Barang Belanjaan dari Pasar Agar Tak Tertular Puluhan Pedagang yang Positif Corona

By Hendra Setiawan
16 Juni 2020
972
0
Begini Cara Memperlakukan Barang Belanjaan dari Pasar Agar Tak Tertular Puluhan Pedagang yang Positif Corona

TIKTAK.ID – Data yang dihimpun oleh Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) pada Rabu (3/6/20), tidak kurang 382 pedagang dari 64 pasar di berbagai daerah terkena kasus positif Covid-19.

Kasus positif terinfeksi virus Corona menghinggapi puluhan pedagang pasar tradisional, tak hanya di Jakarta.

Kekhawatiran masyarakat menimbulkan pertanyaan, apakah diperlukan mendisinfeksi barang-barang belanjaan setelah dari pasar?

“Belanjaan masih aman karena (penularan) virusnya bukan dari situ. Justru terjadinya penularan pas kontak dengan penjual atau dari pembeli,” terang pakar kesehatan sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Ari Fahrial Syam seperti dilansir Detikcom, Jumat (12/6/20).

Jika merasa khawatir barang belanjaan terpapar atau tertempel virus Corona, disarankan untuk cuci tangan sebelum dan sesudah mengambil barang-barang atau bahan makanan yang diperoleh dari pasar.

Tetapi tidak harus mencuci bahan makanan menggunakan sabun atau mendisinfeksinya, melainkan cukup mengguyur, membilas, mengusapnya dengan air mengalir.

“Seandainya ingin dibersihkan oke lah menerapkan kebersihan dengan tata laksana umum saja. Cuman pada saat dia di pasar tangannya pegang ke mana saja, itu yang jadi masalah,” imbuh Ari.

Ari menyebutkan penularan ke pembeli dapat berlangsung ketika mereka memegang atau menyentuh sesuatu yang telah terkontaminasi virus lantas tanpa mencuci tangan terlebih dahulu, langsung menyentuh mulut atau hidung.

Sehingga perlu pembiasaan diri agar senantiasa menghindarkan diri dari menyentuh wajah dengan tangan kosong, tidak menggosok mulut, mata, dan hidung. Senantiasa mengenakan masker, dan cuci tangan dengan sabun menggunakan air mengalir atau bila memungkinkan segera mandi sepulang dari pasar tradisional.

Berdasarkan data dari website resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Vovid-19 (Gugas Covid) di covid19.go.id per-14 juni 2020 di Indonesia telah terjadi temuan kasus positif sebanyak 38.277 dan sebanyak 14.531 dinyatakan sembuh, sedangkan kasus meninggal sebanyak 2.134 orang.

Dalam data tersebut juga, pandemi wabah Covid-19 telah masuk ke 216 negara dengan temuan kasus posistif sebanyak 7.690.708 dan di antaranya terdapat 427.630 korban meninggal dunia.

TagsCOVID-19Pandemi CoronaPasar tradisionalProtokol KesehatanTips Kesehatan

Related articles More from author

  • Jokowi Dilaporkan ke Polisi Soal Kerumunan Langgar Protokol Kesehatan Saat Kunjungan ke NTT
    Nasional

    Jokowi Dilaporkan ke Polisi Soal Kerumunan Langgar Protokol Kesehatan Saat Kunjungan ke NTT

    26 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Trump Dikabarkan Siap Kembali ke Publik Pekan ini
    Internasional

    Trump Dikabarkan Siap Kembali ke Publik Pekan ini

    9 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Ketahui Waktu yang Tepat untuk Minum Kopi Saat Ramadan
    Tips & Tutorial

    Ketahui Waktu yang Tepat untuk Minum Kopi Saat Ramadan

    9 April 2022
    By Hendra Setiawan
  • Ketahui Bahan, Kalori dan Cara Memasaknya Agar Nasi Goreng jadi Santapan Lebih Sehat
    Tips & Tutorial

    Ketahui Bahan, Kalori dan Cara Memasaknya Agar Nasi Goreng jadi Santapan Lebih Sehat

    5 November 2020
    By Hendra Setiawan
  • Buzzer Diminta Fokus Bantu Pemerintah daripada Sibuk Fitnah Demokrat
    Nasional

    Buzzer Diminta Fokus Bantu Pemerintah daripada Sibuk Fitnah Demokrat

    30 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Garam Himalaya Lebih Sehat dari Garam Meja, Mitos atau Fakta?
    Tips & Tutorial

    Garam Himalaya Lebih Sehat dari Garam Meja, Mitos atau Fakta?

    24 Juni 2021
    By

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Teknologi

    Twitter Umumkan Fitur Ticketed Spaces, Kreator Bisa Cuan

  • Fokus Usung Ganjar Capres, PPP Tak Minat Bangun Koalisi Besar
    Nasional

    Fokus Usung Ganjar Capres, PPP Tak Minat Bangun Koalisi Besar

  • Disebut Bakal Gantikan Koeman, Arteta Akui Masih Fokus di Arsenal
    Olahraga

    Disebut Bakal Gantikan Koeman, Arteta Akui Masih Fokus di Arsenal

  • Minho SHINee Jadi Fotografer Lepas di Drama ‘The Fabulous'
    Selebriti

    Minho SHINee Jadi Fotografer Lepas di Drama ‘The Fabulous’

  • Mau Dapat Bantuan Subsidi Upah 1 Juta Rupiah? Ini Syaratnya
    Nasional

    Mau Dapat Bantuan Subsidi Upah 1 Juta Rupiah? Ini Syaratnya

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.