TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jokowi: Jangan Ada Politisasi Agama, Demokrasi Kita Harus Makin Dewasa

Jokowi: Jangan Ada Politisasi Agama, Demokrasi Kita Harus Makin Dewasa

By Joni Sitohang
19 Agustus 2022
436
0
Jokowi: Jangan Ada Politisasi Agama, Demokrasi Kita Harus Makin Dewasa

TIKTAK.ID – Atmosfer persaingan untuk berebut menggantikan kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 2024, sudah mulai terasa di tahun ini. Melalui pidato kenegaraan pada Selasa (16/8/22), Presiden Jokowi berpesan kepada semua pihak yang akan berkompetisi agar mengutamakan persatuan dan meninggalkan strategi politik identitas hanya demi merebut kemenangan.

“Saya ingatkan, jangan sampai ada lagi politik identitas. Jangan ada lagi politisasi agama, dan jangan ada lagi polarisasi sosial,” ujar Jokowi dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD 2022, pada Selasa (16/8/22), seperti dilansir Republika.id.

Kemudian mantan Wali Kota Solo tersebut menegaskan, demokrasi Indonesia harus semakin matang. Dia menjelaskan, perbedaan pilihan tak boleh membuat persatuan terkoyak. Dia menilai pengalaman pada pesta demokrasi sebelumnya yang membuat masyarakat terpolarisasi harus bisa menjadi pelajaran.

Baca juga : Pengamat: Cawapres Prabowo Harus Tepat Agar Tidak Kalah Lagi

Jokowi lantas meminta semua pihak untuk mengevaluasi diri tanpa menyalahkan yang lain. Dia menganggap sekeras apapun persaingan, persatuan nasional tetap tidak boleh dikorbankan.

“Demokrasi kita harus bisa semakin dewasa, dan konsolidasi nasional harus diperkuat. Terima kasih kepada ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh kebudayaan, yang telah berkontribusi besar memperkokoh fondasi kebangsaan, serta merawat persatuan dan kesatuan nasional,” terang Jokowi.

Senada dengan Jokowi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan polarisasi sosial akibat persaingan politik tidak boleh terjadi. Untuk itu, dia mengajak masyarakat untuk fokus memikirkan masa depan dan meninggalkan topik pembahasan yang sudah usang.

Baca juga : Hasto: Semua Ingin Diendorse Jokowi

“Ketika kemerdekaan dikumandangkan, Bhinneka Tunggal Ika jangan diganggu-ganggu lagi, dan perbedaan jangan dibesar-besarkan. Selalu cari persamaan di antara banyaknya perbedaan. Kita menguatkan pesan Presiden menjelang 2024, agar jangan ada polarisasi oleh politik identitas, politisasi agama,” tegas Ridwan Kamil.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak semua pihak untuk ikut menjaga kebersamaan dan persatuan. Dia menyatakan bahwa persatuan bakal tercipta bila terwujud kesetaraan dan keadilan.

“Dalam semua urusan, kita fokus menjaga kebersamaan, persatuan, dan mengingatkan kepada semua, kalau persatuan akan hadir bila ada kesetaraan dan rasa keadilan,” tutur Anies.

TagsJokowiPolitik AgamaPolitisasi Agama

Related articles More from author

  • Profesor Singapura: Jokowi Pemimpin Negara Jenius Kalahkan Joe Biden
    Nasional

    Profesor Singapura: Jokowi Pemimpin Negara Jenius Kalahkan Joe Biden

    9 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Luhut Beberkan Cara ‘Kampungan’ Jokowi Hingga Sukses Redam Inflasi
    Nasional

    Luhut Beberkan Cara ‘Kampungan’ Jokowi Hingga Sukses Redam Inflasi

    11 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Prioritaskan Pemilu dan Bangun Ibu Kota Baru di Sisa Masa Jabatan
    Nasional

    Jokowi Prioritaskan Pemilu dan Bangun Ibu Kota Baru di Sisa Masa Jabatan

    11 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Siap Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19
    Nasional

    Jokowi Siap Jadi yang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19

    18 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Modal Ambang Batas 20 Persen, Hasto Sebut Jokowi Sulit Dapat Dukungan Kuat Rakyat
    Nasional

    Modal Ambang Batas 20 Persen, Hasto Sebut Jokowi Sulit Dapat Dukungan Kuat Rakyat

    9 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Tak Bisa Ikut Pilpres 2024, Mayoritas Partai Tetap Dukung Jokowi
    Nasional

    Tak Bisa Ikut Pilpres 2024, Mayoritas Partai Tetap Dukung Jokowi

    24 Februari 2020
    By Rusli Qomar

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pengadilan AS Vonis Bersalah Mata-mata China
    Internasional

    Pengadilan AS Vonis Bersalah Mata-mata China

  • Ten Hag Beri Sinyal Bruno Fernandes Bakal Jadi Kapten Utama MU
    Olahraga

    Ten Hag Beri Sinyal Bruno Fernandes Bakal Jadi Kapten Utama MU

  • Ingin Makan Mie Instan Saat Diet? Ikuti Cara Ini
    Tips & Tutorial

    Ingin Makan Mie Instan Saat Diet? Ikuti Cara Ini

  • Tips & Tutorial

    Alasan Makanan Dipanggang Lebih Sehat Ketimbang Digoreng

  • Polri Tegaskan Terduga Teroris FA Bukan Pengurus Muhammadiyah
    Nasional

    Polri Tegaskan Terduga Teroris FA Bukan Pengurus Muhammadiyah

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.