TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Senator AS Hasut Rakyat Rusia ‘Habisi’ Putin

Senator AS Hasut Rakyat Rusia ‘Habisi’ Putin

By Bagas F Sinaga
8 Maret 2022
532
0
Senator AS Hasut Rakyat Rusia 'Habisi' Putin

TIKTAK.ID – Seorang senator senior Republik dari Amerika Serikat, Lindsay Graham memperingatkan warga Rusia bahwa mereka akan menghabiskan sisa hidup mereka dalam isolasi dan kegelapan kecuali salah satu dari mereka melangkah untuk “mengambil (nyawa) orang ini” – tampaknya mengacu pada Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Pernyataan Lindsay disampaikan menyusul berita kebakaran di pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa, yang ditudingkan Ukraina sebagai akibat dari “penembakan oleh Rusia”.

“Apakah ada Brutus di Rusia? Apakah ada Kolonel Stauffenberg yang lebih sukses di militer Rusia?” tulis Senator Lindsay Graham melalui akun Twitternya pada Kamis (3/3/22) malam , seperti yang dikutip RT.

“Kecuali jika Anda ingin hidup dalam kegelapan selama sisa hidup Anda, terisolasi dari seluruh dunia dalam kemiskinan, dan hidup dalam kegelapan, Anda perlu melangkah ke luar,” tambahnya.

“Satu-satunya cara ini berakhir adalah seseorang di Rusia membawa orang ini keluar.”

Sementara Graham tidak menyebut nama Putin atau menjelaskan secara spesifik bagaimana tepatnya dia mengharapkan orang-orang Rusia untuk “menghabisinya”, kesejajaran sejarahnya menyisakan sedikit ruang untuk interpretasi. Marcus Junius Brutus adalah seorang politikus Romawi yang mengkhianati dan membunuh Julius Caesar, diabadikan dalam kata-kata terakhir Caesar: “Kamu juga, Brutus?”, sementara itu Claus von Stauffenberg, adalah seorang perwira tentara Jerman yang terkenal karena upaya pembunuhannya yang gagal terhadap diktator Nazi, Adolf Hitler.

Pada Kamis malam, kebakaran terjadi di sebuah bangunan di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporozhskaya dengan enam-reaktor, pihak berwenang Ukraina menuduh pasukan Rusia “menembaki” situs nuklir tersebut.

Moskow telah memberi tahu otoritas nuklir internasional pada Selasa sebelumnya bahwa pasukan Rusia telah mengamankan wilayah di sekitar pabrik dan beroperasi secara normal. Pihak berwenang Rusia belum menanggapi tuduhan terbaru.

Namun, anggota Partai Republik lainnya, Marjorie Taylor Greene menganggap pernyataan Graham itu tidak bertanggungjawab dan berbahaya.

“Sementara kita semua berdoa untuk perdamaian dan untuk orang-orang Ukraina, [pernyataan] ini tidak bertanggung jawab, berbahaya dan sakit jiwa,” tulisnya di akun Twitternya merespons cuitan Graham.

“Kita membutuhkan pemimpin dengan pikiran yang tenang dan bijaksana. Bukan politisi penghasut perang haus darah yang mencoba mencuit kasar dengan menuntut pembunuhan. Amerika tidak menginginkan perang,” tegasnya.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniKonflik AS-RusiaLindsay GrahamPresiden RusiaRusiaSenator ASUkrainaVladimir Putin

Related articles More from author

  • Pompeo Berharap AS Tarik Seluruh Pasukannya dari Afghanistan Tahun Depan
    Internasional

    Pompeo Berharap AS Tarik Seluruh Pasukannya dari Afghanistan Tahun Depan

    17 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • China Tuduh AS Seret Dunia ke ‘Era Hukum Rimba'
    Internasional

    Beijing Olok-olok Washington, ‘Kapan Mau Belajar?’

    23 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Presiden China Ingatkan Dunia Terutama AS Tak Bawa Asia-Pasifik Kembali ke Era Perang Dingin
    Internasional

    Presiden China Ingatkan Dunia Terutama AS Tak Bawa Asia-Pasifik Kembali ke Era Perang Dingin

    13 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Kremlin Sebut AS 'Surga para Pengemplang Pajak'
    Internasional

    Kremlin Sebut AS ‘Surga para Pengemplang Pajak’

    7 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Sejumlah Kapal Perang Rusia Siap Meluncur ke Indonesia, Ada Apa?
    Nasional

    Sejumlah Kapal Perang Rusia Siap Meluncur ke Indonesia, Ada Apa?

    3 November 2024
    By Joni Sitohang
  • Ketegangan antara Suriah dan Turki Makin Memuncak
    Internasional

    Ketegangan antara Suriah dan Turki Makin Memuncak

    23 Februari 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • 7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Penerapan Kembali PSBB Total DKI Jakarta
    Nasional

    7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Penerapan Kembali PSBB Total DKI Jakarta

  • PKS Bocorkan Ada Ketum Parpol di Luar Koalisi Perubahan Tawarkan Diri Jadi Cawapres Anies
    Nasional

    PKS Bocorkan Ada Ketum Parpol di Luar Koalisi Perubahan Tawarkan Diri Jadi Cawapres Anies

  • Erick Thohir Jadi Usulan Favorit Capres 2024 di PAN Jatim
    Nasional

    Erick Thohir Jadi Usulan Favorit Capres 2024 di PAN Jatim

  • Saat Masalah Kejiwaan Ferdy Sambo Dipertanyakan TIKTAK.ID - Belakangan ini kondisi kejiwaan tersangka pembunuhan berencana, Irjen Ferdy Sambo, menjadi sorotan. Beredar kesimpang-siuran yang mengklaim Sambo memiliki masalah kejiwaan. Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ahmad Taufan Damanik. Kemudian Taufan meluruskan isu itu. Dia menilai pernyataan dia sebelumnya dimaknai secara keliru dalam sebuah pemberitaan. Padahal, Taufan hendak menyampaikan kalau Sambo sudah melampaui abuse of power. "Salah nangkap, jadi maksudnya orang ini [Sambo] memiliki kekuasaan yang sangat besar. Dia Kadiv Propam, tapi dia juga mampu menggerakkan di luar lingkungan bawah Propam, bisa menggerakan di Metro Jaya, Reskrim," ujar Taufan, seperti dilansir CNNIndonesia.com, pada Kamis (15/9/22). "Inilah yang dimaksud melebihi abuse of power. Seseorang dengan kekuasaan tertentu di luar kekuasaannya," sambung Taufan. Taufan pun menduga karena Sambo merasa berkuasa, maka berani mengeksekusi ajudannya, Brigadir J di rumah dinas, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Taufan bahkan menyebut Sambo jemawa bisa kebal hukum. Selain itu, kata Taufan, Sambo juga dapat mengerahkan puluhan polisi untuk menghilangkan barang bukti, merusak Tempat Kejadian Perkara (TKP), hingga menambah skenario palsu. "Itu kan artinya orang ini sangat percaya diri kalau tindakan kejahatannya tidak akan terbongkar," jelas Taufan. Sebelumnya, beredar informasi soal Sambo mempunyai masalah kejiwaan. Dalam suatu pemberitaan nasional, hal itu disampaikan oleh Taufan. Seperti diketahui, Brigadir J tewas ditembak di rumah dinas Sambo pada 8 Juli lalu. Polisi sudah menetapkan lima tersangka, yakni Sambo, Putri, RR, RE dan KM. Kelimanya dijerat dengan Pasal 340 subsidair Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP. Empat tersangka sudah ditahan, sedangkan Putri masih menunggu pemeriksaan selanjutnya. Tidak hanya itu, polisi juga menetapkan tujuh orang tersangka terkait obstruction of justice dalam kasus ini, yaitu Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto. Mereka diduga telah melanggar Pasal 49 juncto Pasal 33 dan/atau Pasal 48 ayat (1) juncto Pasal 32 ayat (1) UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke 2 dan 233 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP.
    Nasional

    Kritik Pemerintahan Jokowi Soal BLT, AHY: Dulu Dihina-hina

  • WhatsApp Kembangkan Fitur Komunitas, Admin Grup Lebih Berkuasa
    Teknologi

    WhatsApp Kembangkan Fitur Komunitas, Admin Grup Lebih Berkuasa

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.