TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›AS Akhirnya Ngaku Bunuh Warga Sipil Afghanistan

AS Akhirnya Ngaku Bunuh Warga Sipil Afghanistan

By William Putra Wijaya
18 September 2021
362
0
AS Akhirnya Ngaku Bunuh Warga Sipil Afghanistan

TIKTAK.ID – AS telah mengakui kesalahannya membunuh 10 warga sipil menggunakan pesawat tak berawak di Kabul pada 29 Agustus lalu.

Serangan udara yang sebelumnya oleh AS diklaim sebagai serangan terhadap kelompok ISIS-K di Kabul, ternyata menargetkan warga sipil yang tak berdosa, seperti yang dilansir BBC.

Dalam investigasinya, AS menemukan bahwa seorang pekerja bantuan dan sembilan anggota keluarganya termasuk tujuh anak tewas pada serangan itu.

Serangan mematikan itu terjadi beberapa hari setelah serangan teror di bandara Kabul, di tengah upaya evakuasi yang kacau setelah Taliban secara mengejutkan kembali berkuasa.

Serangan itu, menjadi dosa terakhir militer AS di Afghanistan, sebelum mengakhiri 20 tahun operasinya di negara itu.

Intelijen AS mengaku telah melacak mobil pekerja bantuan itu selama delapan jam, kemudian menyimpulkannya terkait dengan militan ISIS-K, kata Komando Pusat AS, Jenderal Kenneth McKenzie.

Penyelidikan menemukan mobil pria itu terlihat di sebuah kompleks yang terkait dengan ISIS-K, dan gerakannya selaras dengan intelijen lain tentang rencana kelompok teror itu untuk menyerang bandara Kabul.

Pada satu titik, sebuah drone pengintai melihat orang-orang memuat sesuatu yang dicurigainya sebagai bahan peledak ke bagasi mobil, namun ternyata itu hanyalah galon air.

Jenderal McKenzie menggambarkan serangan itu sebagai “kesalahan tragis”, dan menambahkan bahwa Taliban tidak terlibat dalam intelijen yang menyebabkan serangan itu.

Serangan terjadi ketika pekerja bantuan -bernama Zamairi Akmadhi- berhenti di jalan masuk rumahnya, 3 km (1,8 mil) dari bandara.

Ledakan itu memicu ledakan sekunder, yang awalnya diklaim pejabat AS sebagai bukti bahwa mobil itu memang membawa bahan peledak. Namun penyelidikan telah menemukan kemungkinan besar ledakan kedua itu disebabkan oleh tangki propana di jalan masuk.

Konsekuensi mengerikan dari kesalahan militer AS ini menimbulkan pertanyaan tentang keakuratan operasi militer AS. Malapetaka ini mengungkap korban manusia yang mengerikan dari perang yang sebagian besar telah dilancarkan dari udara selama bertahun-tahun.

Peristiwa yang terjadi tepat ketika Amerika mengakhiri pendudukan 20 tahun mereka ini, telah memberikan noda yang lebih gelap atas keberadaan AS di Afghanistan.

TagsAfghanistanAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahKabulpembunuhan warga sipilSerangan ASTaliban

Related articles More from author

  • Resesi Berat Ancam Amerika, Hanya dalam Sepekan, Sekitar 4,4 Juta Warganya Mendadak Jadi Pengangguran Akibat Corona
    Internasional

    Resesi Berat Ancam Amerika, Hanya dalam Sepekan, Sekitar 4,4 Juta Warganya Mendadak Jadi Pengangguran Akibat Corona

    25 April 2020
    By William Putra Wijaya
  • Bukan 11 September, AS Percepat Tarik Pasukannya dari Afghanistan Akhir Agustus
    Internasional

    Bukan 11 September, AS Percepat Tarik Pasukannya dari Afghanistan Akhir Agustus

    9 Juli 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Jika Resmi Dinyatakan Kalah, Trump Janji Nyalon Lagi Empat Tahun Mendatang
    Internasional

    Jika Resmi Dinyatakan Kalah, Trump Janji Nyalon Lagi Empat Tahun Mendatang

    3 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Internasional

    Pekerjakan Terlalu Banyak Wanita, Wali Kota Paris Kena Denda

    17 Desember 2020
    By William Putra Wijaya
  • TIKTAK.ID - Pemimpin Hamas: Jenderal Soleimani adalah ‘Martir al-Quds’
    Internasional

    Pemimpin Hamas: Jenderal Soleimani adalah ‘Martir al-Quds’

    7 Januari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Korea Utara Ancam Gunakan Senjata Nuklir jika 'Diprovokasi'
    Internasional

    Korea Utara Ancam Gunakan Senjata Nuklir jika ‘Diprovokasi’

    13 September 2022
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pengamat Yakin Jokowi Bakal 'Tergoda' Terima Jabatan Presiden 3 Periode Usai Amendemen Konstitusi
    Nasional

    Pengamat Yakin Jokowi Bakal ‘Tergoda’ Terima Jabatan Presiden 3 Periode Usai Amendemen Konstitusi

  • Prabowo Bocorkan Isi Pertemuan dengan Jokowi
    Nasional

    Prabowo Bocorkan Isi Pertemuan dengan Jokowi

  • Rocky Gerung Berani Taruhan, KPK Tak Bakal Berani Lakukan Pengembangan Kasus 'Madam Bansos'
    Nasional

    Rocky Gerung Berani Taruhan, KPK Tak Bakal Berani Lakukan Pengembangan Kasus ‘Madam Bansos’

  • Elektabilitas Erick-Sandiaga Dominan di Sejumlah Survei Cawapres Sepanjang Mei-Juni
    Nasional

    Elektabilitas Erick-Sandiaga Dominan di Sejumlah Survei Cawapres Sepanjang Mei-Juni

  • Klopp dan Tuchel Kritik Piala Dunia 2022 Salah Waktu dan Tak Masuk Akal
    Olahraga

    Klopp dan Tuchel Kritik Piala Dunia 2022 Salah Waktu dan Tak Masuk Akal

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.