TIKTAK.ID

Berita akurat tanpa karat

TIKTAK.ID

Berita akurat tanpa karat

Nasional

Rocky Gerung Berani Taruhan, KPK Tak Bakal Berani Lakukan Pengembangan Kasus ‘Madam Bansos’

TIKTAK.ID – Rocky Gerung melalui Kanal YouTube miliknya membahas identitas “Madam Bantuan Sosial” (Bansos) yang saat ini sedang santer dibicarakan oleh publik, setelah salah satu media membuat infografiknya beberapa waktu lalu.

Dalam video berdurasi 17 menit 13 detik itu, Rocky Gerung menyatakan bahwa dirinya berani taruhan jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak akan melakukan pengembangan terkait kasus korupsi bansos yang diduga melibatkan elite PDIP itu.

Namun, KPK tetap akan melakukan pendalaman seperti yang ditunggu-tunggu oleh publik atau masyarakat.

Baca juga : Imigrasi Loloskan 153 WNA China Masuk RI, Demokrat: Pemerintah Diskriminatif, Inkonsisten dan Gagal Jadi Teladan Hadapi Pandemi

“Saya taruhan, KPK tidak akan melakukan pengembangan tapi akan lakukan pendalaman. Tapi itulah yang ditunggu oleh publik,” kata Rocky Gerung di kanal Youtube Rocky Gerung Official pada Sabtu (23/1/21).

Selanjutnya, Rocky Gerung menganalogikan KPK sebagai “Ghost Buster” untuk memburu para koruptor di Indonesia.

Menurutnya, saat ini adalah waktu yang tepat bagi KPK untuk menunjukkan bahwa korupsi adalah pengkhianatan terhadap moral keadilan.

Baca juga : Jagat Politik RI Terancam Geger, KPK Tegaskan Bakal Bongkar Sosok ‘Madam’ dalam Korupsi Bansos oleh Petinggi PDIP

Kemudian, Rocky juga berharap bahwa Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dapat menjalankan fungsinya untuk melakukan pengawasan terhadap kekuasaan.

Karenanya, DPR harus memberi kesempatan untuk KPK agar dapat membuka serta menyelesaikan kasus korupsi dana Bansos yang juga menyeret nama Mantan Menteri Sosial (Mensos), Juliari Peter Batubara.

“DPR harus bertanggung jawab pada publik yang menghendaki kasus ini dibuka. Janganlah DPR bermain-main dengan tukar tambah politik, apalagi Ketua Komisi dan segala macam,” ujarnya, mengacu pada terjadinya perombakan posisi besar-besaran di sejumlah Komisi DPR dalam beberapa hari terakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *