TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Geram 34 TKA China Masuk Indonesia Saat PPKM, Demokrat: Pemerintah Main-main dengan Nyawa Rakyat

Geram 34 TKA China Masuk Indonesia Saat PPKM, Demokrat: Pemerintah Main-main dengan Nyawa Rakyat

By Joni Sitohang
10 Agustus 2021
685
0
Geram 34 TKA China Masuk Indonesia Saat PPKM, Demokrat: Pemerintah Main-main dengan Nyawa Rakyat

TIKTAK.ID – Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, ikut mengomentari masuknya 34 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Ia pun meminta Pemerintah agar tidak main-main dengan nyawa rakyat.

“Masalah kita saat ini sudah cukup berat dengan penularan virus Covid-19 yang begitu cepat dan massif dalam dua bulan terakhir akibat masuknya varian baru dari negara lain. Bahkan, dalam dua bulan terakhir ini, nyawa 50 ribuan rakyat Indonesia harus hilang akibat lemahnya antisipasi dan penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan Pemerintah atas merebaknya varian baru Covid-19,” ujar Herzaky dalam keterangannya, seperti dilansir Sindonews.com, Senin (9/8/21).

Menurut Herzaky, jangan kemudian malah membiarkan WNA masuk ke Indonesia dari salah satu negara episentrum Covid-19. Ia menilai Pemerintah seakan ingin menutup mata terhadap fakta bahwa Indonesia mempunyai potensi kenaikan kasus dan munculnya varian baru seiring dengan maraknya WNA yang masuk ke Indonesia dari negara-negara episentrum Covid-19 di dunia.

Baca juga : Antisipasi Covid Bertahan Hingga Tahunan, Jokowi Minta Disiapkan Road Map

“Apa Pemerintah memang tidak pernah mau belajar dari kegagalan yang terjadi beberapa bulan ini?” tegas Herzaky.

Herzaky mengatakan tindakan Pemerintah yang membiarkan WNA masuk saat ini, sangat tidak memenuhi rasa keadilan masyarakat. Ia memaparkan, Pemerintah begitu tegas dalam membatasi pergerakan masyarakat selama PPKM, bahkan ada masyarakat yang didenda dan dipidanakan.

Akan tetapi, kata Herzaky, Pemerintah sama sekali belum menunjukkan ketegasan dalam melarang WNA masuk ke Indonesia. Ia menjelaskan, padahal Pemerintah telah mengeluarkan larangan mengenai masuknya orang asing termasuk pekerja sejak 21 Juli 2021 silam.

Baca juga : Jokowi Ingin Indonesia Jadi Produsen Baterai Lithium Hingga Mobil Listrik Dunia

“Apakah warga kita mesti mengalami diskriminasi, bahkan oleh Pemerintahnya sendiri?” ucap Herzaky.

“Tolong Pemerintah menunjukkan ketegasan dan keseriusannya dalam menangani pandemi Covid-19 ini, dan jangan main-main dengan nyawa rakyat,” sambungnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani menyoroti jajaran keimigrasian yang tidak mampu menjelaskan kabar kedatangan 34 TKA asal China ke Indonesia secara komprehensif. Ia pun menganggap hal itulah yang membuat masyarakat selalu berprasangka buruk kepada Pemerintah.

Baca juga : Ternyata ini Penyebab Buronan Harun Masiku Tak Masuk Situs Resmi Interpol

“Kritik saya kepada jajaran imigrasi, dalam komunikasi publik mereka sama sekali tidak komperhensif,” ungkap Arsul di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (10/8/21).

TagsCoronaCOVID-19DemokratHerzaky Mahendra PutraPPKMTKA ChinaVirus Corona

Related articles More from author

  • Jokowi Gelontorkan Rp405 Triliun Demi Redam Dampak Corona, Berikut Rinciannya
    Nasional

    Jokowi Gelontorkan Rp405 Triliun Demi Redam Dampak Corona, Berikut Rinciannya

    1 April 2020
    By Rusli Qomar
  • Astaga! Baru Terungkap, Suara Virus Corona Ternyata Bikin Rileks dan Stres Manusia Jadi Reda
    Berita Unik

    Astaga! Baru Terungkap, Suara Virus Corona Ternyata Bikin Rileks dan Stres Manusia Jadi Reda

    21 April 2020
    By Burhan Adiatma
  • Anggap Istilah 'Hidup Berdamai dengan Corona' Versi Jokowi Tidak Tepat, JK: Damai itu Harus dari Dua Belah Pihak
    Nasional

    Anggap Istilah ‘Hidup Berdamai dengan Corona’ Versi Jokowi Tidak Tepat, JK: Damai itu Harus dari Dua Belah Pihak

    20 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Survei Kepercayaan Publik: Jokowi 60 Persen, Terawan 45 Persen
    Nasional

    Dicopot dari Menkes, Terawan: Pak Jokowi Sayang Saya

    26 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Respons Tegas Isu Presiden 3 Periode: Jangan Buat Kegaduhan Baru
    Nasional

    Jokowi Respons Tegas Isu Presiden 3 Periode: Jangan Buat Kegaduhan Baru

    17 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - PAN: RUU HIP Bisa Ciptakan Krisis Ideologi dan Sosial
    Nasional

    PAN: RUU HIP Bisa Ciptakan Krisis Ideologi dan Sosial

    11 Juli 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • PDIP Godok 10 Nama Bursa Cawapres Ganjar, Puan: Ada Pak AHY
    Nasional

    PDIP Godok 10 Nama Bursa Cawapres Ganjar, Puan: Ada Pak AHY

  • Prabowo Temui PM Malaysia Bahas Kenaikan Tarif Trump ke Negara ASEAN
    Nasional

    Prabowo Temui PM Malaysia Bahas Kenaikan Tarif Trump ke Negara ASEAN

  • Ombudsman Ingatkan Anies Soal Dampak Fatal jika Paksa Terapkan Pergub PSBB
    Nasional

    Ombudsman Ingatkan Anies Soal Dampak Fatal jika Paksa Terapkan Pergub PSBB

  • Bekerja
    Nasional

    Prabowo: Siapapun yang Jadi Presiden Tak Masalah yang Penting Bekerja untuk Rakyat

  • Frustasi Tak Diumpan, Mbappe Sebut Neymar 'Gelandangan'
    Olahraga

    Frustasi Tak Diumpan, Mbappe Sebut Neymar ‘Gelandangan’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.