TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Begini Pembelaan PPP Usai Politisi PDIP Salahkan Jokowi soal Jebakan Pandemi

Begini Pembelaan PPP Usai Politisi PDIP Salahkan Jokowi soal Jebakan Pandemi

By Joni Sitohang
2 Agustus 2021
325
0
Begini Pembelaan PPP Usai Politisi PDIP Salahkan Jokowi soal Jebakan Pandemi

TIKTAK.ID – Saat ini Indonesia tengah menuju jalur jebakan pandemi yang semakin dalam. Politikus PDIP, Effendi Simbolon lantas menyalahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tidak mau menerapkan karantina wilayah atau lockdown. Merespons hal itu, PPP mengatakan bahwa Jokowi membuat kebijakan sesuai dengan kondisi Indonesia.

“Kebijakan Pemerintah menyesuaikan dengan kondisi Indonesia,” terang Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi atau Awiek, seperti dilansir detik.com, Sabtu (31/7/21).

Menurut Awiek, keputusan lockdown seperti buah simalakama. Hal itu karena ada banyak hal yang perlu diperhatikan dan dipertimbangkan.

Baca juga : Komunitas Jokpro 2024 Banten Deklarasi Dukung Jokowi-Prabowo

“Ini ibarat buah simalakama, dimakan salah, dan tidak dimakan salah. Jika diberlakukan lockdown sesuai UU Karantina Kesehatan, maka segala kebutuhan warga ditanggung negara, termasuk pakan ternak. Tapi apakah negara mampu? Kalaupun mampu, apakah hal itu efektif?” ucap Awiek.

Kemudian Awiek menyatakan sejumlah negara sudah melakukan lockdown untuk menangani pandemi. Akan tetapi, ia menilai angka kasus Covid-19 di negara tersebut tetap tinggi meski lockdown terus-menerus dilakukan.

“Kita bisa bandingkan dengan negara-negara sahabat yang telah melakukan lockdown sejak tahun lalu, ternyata penyebaran Covid juga tak terkendali. Lockdown terus diperpanjang, namun angka Covid-nya masih tinggi,” terangnya.

Baca juga : Sesalkan Vonis Rendah Juliari Batubara, DPR Singgung Inkonsistensi Wacana Hukuman Mati KPK

Sebelumnya, pakar epidemiologi asal Universitas Indonesia (UI), Pandu Riono mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini sedang menuju jalur jebakan pandemi yang semakin dalam. Kemudian politikus PDIP, Effendi Simbolon menyalahkan Jokowi yang tidak mau menerapkan lockdown sejak awal pandemi Covid-19.

“Pemerintah sejak awal tidak memakai rujukan sesuai UU Karantina itu, di mana kita harusnya masuk ke fase lockdown. Namun kita menggunakan terminologi PSBB sampai PPKM. Mungkin di awal mempertimbangkan ketersediaan dukungan dana dan masalah ekonomi. Meski begitu, pada akhirnya yang terjadi kan lebih mahal ongkosnya, PSBB itu juga Rp1.000 triliun lebih ya di tahun 2020 itu,” tutur Effendi, Sabtu (31/7/21).

“Presiden tidak patuh konstitusi, padahal kalau dia patuh sejak awal lockdown, maka konsekuensinya dia belanja kan itu. Sebulan Rp1 juta saja kali 70 masih Rp70 triliun, kali 10 bulan saja masih Rp700 triliun. Masih di bawah membanjirnya uang yang tidak jelas ke mana larinya, jadi masih jauh lebih efektif itu daripada vaksin,” imbuhnya.

TagsCoronaCOVID-19JokowipandemiPDIPPPPVirus Corona

Related articles More from author

  • Luhut Sebut Jokowi Bakal ke Zimbabwe Ajak Garap Harta Karun Super Langka
    Nasional

    Luhut Sebut Jokowi Bakal ke Zimbabwe Ajak Garap Harta Karun Super Langka

    28 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Ahli Jelaskan Risiko Nonton Bioskop Selama Pandemi
    Tips & Tutorial

    Ahli Jelaskan Risiko Nonton Bioskop Selama Pandemi

    3 September 2020
    By Hendra Setiawan
  • Pesan Positif Prabowo Soal Bela Negara Saat Pandemi
    Nasional

    Pesan Positif Prabowo Soal Bela Negara Saat Pandemi

    21 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Ganjar, Ahok dan Dua Anak Presiden Dilaporkan ke KPK, PDI-P dan Jokowi Jadi Sasaran Jelang 2024?
    Nasional

    Ganjar, Ahok dan Dua Anak Presiden Dilaporkan ke KPK, PDI-P dan Jokowi Jadi Sasaran Jelang 2024?

    12 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • Terkait Peluang Khofifah Maju Cawapres, Ganjar: Semua Masih Punya Kesempatan yang Sama
    Nasional

    Terkait Peluang Khofifah Maju Cawapres, Ganjar: Semua Masih Punya Kesempatan yang Sama

    4 Oktober 2023
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Ungkap 'Harta Karun' Freeport Masih Ada 20 kali lipat
    Nasional

    Jokowi Ungkap ‘Harta Karun’ Freeport Masih Ada 20 kali lipat

    9 Agustus 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Taliban Kecam Sanksi Ekonomi AS
    Internasional

    Taliban Kecam Sanksi Ekonomi AS

  • Beredar Isu Ormas Bakal Geruduk Kantor PSI Sulsel, Ini Kata Keluarga JK
    Nasional

    Beredar Isu Ormas Bakal Geruduk Kantor PSI Sulsel, Ini Kata Keluarga JK

  • Yasonna: Tolong Pak SBY dan AHY Jangan Main Tuding
    Nasional

    Yasonna: Tolong Pak SBY dan AHY Jangan Main Tuding

  • Moskow: AS dan NATO Panggil Warga Rusia yang Berinteraksi dengan Diplomat di Luar Negeri
    Internasional

    Moskow: AS dan NATO Panggil Warga Rusia yang Berinteraksi dengan Diplomat di Luar Negeri

  • Pyongyang: Washington Gunakan Bantuan Kemanusiaan sebagai 'Senjata Jahat' Kuasai Negara Lain
    Internasional

    Pyongyang: Washington Gunakan Bantuan Kemanusiaan sebagai ‘Senjata Jahat’ Kuasai Negara Lain

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.