TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Singgung Hak Asasi, Putri Gus Dur Desak Jokowi Batalkan Pemecatan Pegawai KPK

Singgung Hak Asasi, Putri Gus Dur Desak Jokowi Batalkan Pemecatan Pegawai KPK

By Joni Sitohang
21 Juni 2021
458
0
Singgung Hak Asasi, Putri Gus Dur Desak Jokowi Batalkan Pemecatan Pegawai KPK

TIKTAK.ID – Public Virtue Research Institute (PVRI) diketahui telah mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membatalkan pemecatan terhadap 51 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinyatakan tidak lulus dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurut Deputi Direktur PVRI Anita Wahid, keputusan membuang 51 pegawai KPK yang disebut sudah tak bisa dibina tersebut akan berpotensi menumpulkan lembaga antirasuah dan pemberantasan korupsi.

“Hal itu bisa membuat kekuasaan pusat maupun daerah semakin sulit dikontrol. Untuk itu, kami mendesak Presiden Jokowi untuk membatalkan keputusan tersebut,” ujar Anita dalam keterangan resmi, seperti dilansir CNN Indonesia, Minggu (20/6/21).

Baca juga : Novel Baswedan Ungkap Isu Taliban dan Anies Baswedan Terkait Polemik TWK

Kemudian Anita juga meminta Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar membuka dokumen hasil asesmen TWK yang dijadikan dalih untuk menyingkirkan 51 pegawai KPK. Anita menegaskan bahwa dokumen itu penting untuk melihat dugaan pelanggaran hak asasi pegawai.

“Presiden pun harus memastikan bahwa tidak ada pelanggaran hak-hak pegawai KPK dalam proses TWK,” terang anak Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur tersebut.

Seperti telah diketahui, sebanyak 75 pegawai KPK dinyatakan tidak lulus TWK alih status menjadi ASN dan dinonaktifkan. Sedangkan 51 di antaranya dianggap “merah”, sehingga tidak boleh bergabung lagi dengan KPK.

Baca juga : Kepala BKN Buka Suara Soal Pilih Alquran atau Pancasila

Keputusan tersebut menuai kritik dari sejumlah pakar, guru besar, hingga aktivis antikorupsi. Bahkan tiga lembaga internasional seperti Transparency International, Greenpeace, dan Amnesty International sudah mengirim surat kepada Jokowi.

Ketiga lembaga tersebut menganggap pemberhentian ini tidak memiliki dasar hukum, menyalahi asas-asas good governance, merupakan diskriminasi sistematis, dan melanggar hak-hak asasi khususnya hak para pekerja.

Selain itu, tak sedikit pula yang menyebut langkah pemecatan ini merupakan episode baru dari rangkaian pelemahan KPK. Terlebih belakangan ini korupsi marak terjadi di berbagai sektor dan daerah.

Baca juga : Kasus Covid-19 Indonesia Enam Hari Terakhir Sangat Tinggi, Lampaui Rata-rata Dunia

Hingga saat ini, KPK diketahui telah menyiapkan pendidikan dan pelatihan bela negara kepada 24 pegawai KPK yang dinilai masih dapat dibina untuk menjadi ASN. Pelaksanaan pendidikan itu dijadwalkan akan dimulai pada Juli 2021 mendatang.

TagsGus DurJokowiKPKtes wawasan kebangsaan

Related articles More from author

  • Delegasi IMF Puji Jokowi dan Banggakan Pencapaian Indonesia
    Nasional

    Delegasi IMF Puji Jokowi dan Banggakan Pencapaian Indonesia

    20 Juli 2022
    By Joni Sitohang
  • Ngaku Ditugasi Jokowi, Gus Miftah Temui Gibran di Solo
    Nasional

    Ngaku Ditugasi Jokowi, Gus Miftah Temui Gibran di Solo

    20 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • Nasional

    Apa Alasan Fahri Hamzah Juluki Jokowi Presiden Kesepian?

    1 Februari 2020
    By Rusli Qomar
  • Reaksi PA 212 Tentang Mundurnya Kapitra Kuasa Hukum HRS
    Nasional

    Tokoh Ini Yang Dulunya Bela Habib Rizieq, Sekarang Berbalik Bela Ahok, Ini Reaksi PA 212

    9 Maret 2020
    By Rusli Qomar
  • Beberapa Menteri Kena Semprot Jokowi: Ini yang Untung Siapa? Harus Dicari dan Ditindak!
    Nasional

    Beberapa Menteri Kena Semprot Jokowi: Ini yang Untung Siapa? Harus Dicari dan Ditindak!

    5 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Tips dari Stafsus Jokowi untuk Milenial Agar Tak Kesepian dan Stres Saat Social Distancing
    NasionalTips & Tutorial

    Tips dari Stafsus Jokowi untuk Milenial Agar Tak Kesepian dan Stres Saat Social Distancing

    24 Maret 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sebut Manuver Politik Jokowi Berbahaya, Amien Rais Singgung Putusan MK dan PK Moeldoko
    Nasional

    Sebut Manuver Politik Jokowi Berbahaya, Amien Rais Singgung Putusan MK dan PK Moeldoko

  • Demonstrasi di Sejumlah Kota Besar Amerika Kutuk Pembunuhan Qassem Soleimani
    Internasional

    Demonstrasi di Sejumlah Kota Besar Amerika Kutuk Pembunuhan Qassem Soleimani

  • Selebriti

    Ngaku Jenuh Geluti Politik, Wanda Hamidah Balik Kandang ke Dunia Hiburan

  • Andika Perkasa Tegaskan Siap Jadi Cagub DKI Jika Diperintah PDIP
    Nasional

    Andika Perkasa Tegaskan Siap Jadi Cagub DKI Jika Diperintah PDIP

  • GEMAS Tolak Gelar 'Pahlawan Nasional' untuk Soeharto dengan Kirim Buku 'Kita Merawat Ingatan' ke Kemensos
    Nasional

    GEMAS Tolak Gelar ‘Pahlawan Nasional’ untuk Soeharto dengan Kirim Buku ‘Kita Merawat Ingatan’ ke Kemensos

Artikel Terbaru

  • Dukcapil Genjot Kepemilikan KIA dan Aktivasi IKD Hingga ke Desa 30 September 2026
  • 9 Cara Mengatasi Kamera HP Buram Tanpa Harus ke Tukang Servis 30 September 2026
  • Pemerintah Kaji Upaya Atasi Over Capacity Lapas Napi Narkoba 30 September 2026
  • Cara Menggunakan Password Manager di HP agar Akun Tetap Aman 30 September 2026
  • Cara Menjaga Postur Tubuh agar Tidak Mudah Bungkuk 30 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (60)
  • Keuangan (10)
  • Kuliner (1,058)
  • Nasional (7,947)
  • Olahraga (1,135)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,227)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.