TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Novel Baswedan Ungkap Isu Taliban dan Anies Baswedan Terkait Polemik TWK

Novel Baswedan Ungkap Isu Taliban dan Anies Baswedan Terkait Polemik TWK

By Joni Sitohang
21 Juni 2021
545
0
Novel Baswedan Ungkap Isu Taliban dan Anies Baswedan Terkait Polemik TWK

TIKTAK.ID – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan blak-blakan bicara mengenai upaya pelemahan KPK dengan cara mengurangi wewenang, yang klimaksnya adalah revisi UU KPK pada tahun 2019. Ia mengatakan salah satu faktor yang menjadi alasan KPK akhirnya bisa dilemahkan, yakni cara jahat berupa deligitimasi diskursif KPK melalui isu talibanisasi.

Novel mengklaim dirinya pernah diminta untuk keluar dari KPK. Ia menilai gesekan agar dirinya keluar itu karena ada banyak orang yang tidak menyukainya berada di tubuh lembaga antirasuah tersebut.

“Pada 2016 saya pernah diminta untuk keluar dari KPK. Saya bertanya, kenapa saya harus keluar dari KPK? Katanya, ada orang-orang tertentu yang tidak suka saya di KPK,” ujar Novel melalui siaran langsung di kanal YouTube Public Virtue Institute, Minggu (20/6/21), seperti dilansir detik.com.

Baca juga : Kepala BKN Buka Suara Soal Pilih Alquran atau Pancasila

Kemudian Novel menyatakan akhir-akhir ini ada upaya membungkus kebusukan dengan isu radikalisme dan “Taliban” yang disematkan kepadanya, sehingga dapat merusak NKRI. Ia pun mengaku heran dan mempertanyakan bagaimana cara merusak NKRI dengan cara memberantas korupsi itu.

“Namun yang terjadi, upaya membungkus kebusukan, yang seolah-olah mengajak melawan radikalisme, talibanisme yang mau merusak NKRI. Sebenarnya mereka sedang mempersiapkan itu sejak lama, mereka melakukan kampanye-kampanye dan lain-lain. Pertanyaannya sebetulnya mudah, kalau memang merusak NKRI dengan cara memberantas korupsi caranya bagaimana? Itu tidak masuk akal,” ucap Novel.

Lantas Novel mengungkapkan kronologis awal mula adanya Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai KPK. Dia menganggap Ketua KPK Firli Bahuri memaksakan agar TWK ini dilakukan sebagai syarat pegawai KPK beralih status menjadi ASN.

Baca juga : Kasus Covid-19 Indonesia Enam Hari Terakhir Sangat Tinggi, Lampaui Rata-rata Dunia

Novel memaparkan, sebenarnya Firli tidak memakai istilah TWK dalam rapat pertemuan dengan beberapa pimpinan. Ketika itu, kata Novel, Filri memakai istilah asesmen oleh psikologi TNI AD untuk semua pegawai yang akan alih status ASN.

Novel juga menyatakan ada tanya jawab mengapa harus ada TWK dalam proses peralihan status pegawai KPK menjadi ASN. Novel pun mengklaim Firli menjawab bahwa TWK perlu dilakukan karena pegawai KPK banyak yang Taliban.

Lebih lanjut, Novel menepis isu yang menyebutkan bahwa dia tidak berani mengusut kasus dugaan korupsi yang menyeret Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Baca juga : Fadjroel Tegaskan Jokowi Tolak Presiden 3 Periode: Jangan Buat Kegaduhan Baru!

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsAnies BaswedanGubernur DKI JakartaKPKNovel Baswedantes wawasan kebangsaanTWK

Related articles More from author

  • Soal Isu Mr M Mafia Alutsista, Kemenhan Buka Suara
    Nasional

    Soal Isu Mr M Mafia Alutsista, Kemenhan Buka Suara

    11 Mei 2021
    By Johan Arif
  • Relawan Anies Bantah Dekati Jokowi Mania
    Nasional

    Relawan Anies Bantah Dekati Jokowi Mania

    16 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • NasDem Ungkit Deklarasi Prabowo Usai PDIP Sebut Deklarasi Anies Ganggu Konsentrasi Pemerintah
    Nasional

    NasDem Ungkit Deklarasi Prabowo Usai PDIP Sebut Deklarasi Anies Ganggu Konsentrasi Pemerintah

    11 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Anies hingga Jokowi Divonis Melawan Hukum Oleh PN Jakarta Pusat, Soal Apa?
    Nasional

    Anies hingga Jokowi Divonis Melawan Hukum Oleh PN Jakarta Pusat, Soal Apa?

    16 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Tak Ingin Polarisasi Seperti Pilpres 2019, PKS Ingin Ada Lebih dari 2 Poros
    Nasional

    Tak Ingin Polarisasi Seperti Pilpres 2019, PKS Ingin Ada Lebih dari 2 Poros

    26 September 2023
    By Joni Sitohang
  • Tak Hadir di Pernikahan Putri Habib Rizieq, Kemana Anies?
    Nasional

    Tak Hadir di Pernikahan Putri Habib Rizieq, Kemana Anies?

    16 November 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • HMI Minta Polisi dan Pemkab Bogor Tak Beri Izin Reuni 212
    Nasional

    HMI Minta Polisi dan Pemkab Bogor Tak Beri Izin Reuni 212

  • Persebaya Ungkap Diberi Waktu 5 Menit Keluar dari Stadion Kanjuruhan
    Olahraga

    Persebaya Ungkap Diberi Waktu 5 Menit Keluar dari Stadion Kanjuruhan

  • Jungkook BTS Semangati Timnas Korea di Pembukaan Piala Dunia
    OlahragaSelebriti

    Jungkook BTS Semangati Timnas Korea di Pembukaan Piala Dunia

  • NasDem Sebut Revolusi Mental ala Jokowi Belum Maksimal, PDIP Buka Suara
    Nasional

    NasDem Sebut Revolusi Mental ala Jokowi Belum Maksimal, PDIP Buka Suara

  • Ketua TKN Yakin Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran karena Punya Pasukan Digital
    Nasional

    Ketua TKN Yakin Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran karena Punya Pasukan Digital

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.