TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Kepala BKN Buka Suara Soal Pilih Alquran atau Pancasila

Kepala BKN Buka Suara Soal Pilih Alquran atau Pancasila

By Joni Sitohang
21 Juni 2021
408
0
Kepala BKN Buka Suara Soal Pilih Alquran atau Pancasila

TIKTAK.ID – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana mengatakan bahwa tidak semua peserta Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) KPK mendapat pertanyaan membandingkan antara Alquran dan Pancasila.

“Ini sebenarnya pertanyaan berat. Jika ada seseorang yang ditanya asesor pilih Alquran atau Pancasila, maka dia termasuk kategori berat,” ujar Bima di Jakarta, Sabtu (19/6/21), seperti dikutip CNNIndonesia.com dari Antara.

Bima pun membenarkan ada salah satu asesor yang memang menanyakan hal itu kepada peserta tes. Ia menilai pertanyaan itu diajukan oleh asesor, karena biasanya merupakan pertanyaan dalam merekrut teroris.

Baca juga : Kasus Covid-19 Indonesia Enam Hari Terakhir Sangat Tinggi, Lampaui Rata-rata Dunia

Ia menjelaskan, para asesor akan melihat respons peserta yang mendapat pertanyaan itu. Ia menilai, umumnya peserta tes yang tidak memiliki pengetahuan cukup tentang wawasan kebangsaan atau agama akan langsung menjawab Alquran.

Akan tetapi, Bima menyatakan peserta yang mempunyai pengetahuan cukup, justru akan menentang pertanyaan itu karena keduanya tidak saling bertentangan.

“Jadi kebingungan tersebut yang ditangkap oleh asesor sehingga mengetahui seseorang berada di level mana,” terang Bima.

Baca juga : Fadjroel Tegaskan Jokowi Tolak Presiden 3 Periode: Jangan Buat Kegaduhan Baru!

Menurut Bima, inti dari pertanyaan Alquran dan Pancasila dalam TWK KPK hanya untuk melihat respons peserta, bukan untuk memilih salah satu di antara keduanya.

Sebelumnya, pertanyaan memilih Alquran atau Pancasila dalam TWK menuai kecaman dari publik. Sejumlah pihak pun menganggap memilih antara Pancasila dan Alquran tak etis. Hal itu karena keduanya tak bertentangan dan berada di dimensi yang berbeda.

“Perlu diketahui, sebenarnya yang ingin dilihat oleh asesor yakni respons dari pertanyaan, bukan jawabannya,” tutur Bima.

Baca juga : Jokowi-Prabowo 2024, Cebong-Kampret Bersatu Lawan Kotak Kosong

Di sisi lain, koalisi organisasi masyarakat sipil mendorong BKN agar menunjukkan hasil uji konsekuensi atas informasi TWK KPK, untuk membuktikan bahwa itu memang rahasia.

“Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas ucapannya kepada publik yang banyak dikutip media mengenai informasi terkait TWK sebagai informasi rahasia, maka Kepala BKN perlu segera menunjukkan kepada publik hasil uji konsekuensi mengenai dikecualikannya informasi tentang TWK dari informasi publik,” tegas koalisi LSM yang bernama Freedom Information of Network Indonesia (FOINI), pada Minggu (20/6/21).

TagsBKNKPKPancasila

Related articles More from author

  • 9 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Cabut Gugatan di MK, Kenapa?
    Nasional

    9 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Cabut Gugatan di MK, Kenapa?

    22 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Kepala Daerah Kena OTT, Mendagri Singgung Pilkada dan Sistem
    Nasional

    Kepala Daerah Kena OTT, Mendagri Singgung Pilkada dan Sistem

    28 Januari 2026
    By Joni Sitohang
  • Erick Thohir Mendadak Datangi Kantor KPK Lewat Pintu Belakang
    Nasional

    Erick Thohir Mendadak Datangi Kantor KPK Lewat Pintu Belakang

    6 Mei 2025
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Hasil Survei: Ada 5 Menteri Jokowi yang Layak Dicopot. Siapa Saja?
    Nasional

    Hasil Survei: Ada 5 Menteri Jokowi yang Layak Dicopot. Siapa Saja?

    11 Februari 2020
    By Rusli Qomar
  • KPK Ancam Pihak yang Hambat Pencarian Harun Masiku
    Nasional

    KPK Ancam Pihak yang Hambat Pencarian Harun Masiku

    3 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Soal Penolakan RUU HIP, Mahfud MD: Jika Mau Demo Tidak Apa-apa
    Nasional

    Soal Penolakan RUU HIP, Mahfud MD: Jika Mau Demo Tidak Apa-apa

    7 Juli 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kelompok Pekerja Seni Tuntut Perlindungan Hak Cipta
    Selebriti

    Kelompok Pekerja Seni Tuntut Perlindungan Hak Cipta

  • Bolehkah Makan Sambal Ketika Sahur? Begini Saran Ahli Kesehatan
    Tips & Tutorial

    Bolehkah Makan Sambal Ketika Sahur? Begini Saran Ahli Kesehatan

  • Pilkada 2022 Bakal Ditiadakan Hanya untuk Gagalkan Anies Baswedan? Begini Kata Refly Harun
    Nasional

    Pilkada 2022 Bakal Ditiadakan Hanya untuk Gagalkan Anies Baswedan? Begini Kata Refly Harun

  • Ikatan Aktivis 98 Pro-Jokowi: Kami Akan Siapkan 1.000 Lawyer untuk Jaga Abu Janda
    Nasional

    Ikatan Aktivis 98 Pro-Jokowi: Kami Akan Siapkan 1.000 Lawyer untuk Jaga Abu Janda

  • Pengamat Bahas Peluang Dua Poros di 2024: Sangat Sulit Kecuali Mukjizat Politik
    Nasional

    Pengamat Bahas Peluang Dua Poros di 2024: Sangat Sulit Kecuali Mukjizat Politik

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.