TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Demokrat: Jangan Hanya KPK, Lakukan Juga TWK untuk Polri, Kejagung dan Kemenkumham

Demokrat: Jangan Hanya KPK, Lakukan Juga TWK untuk Polri, Kejagung dan Kemenkumham

By Johan Arif
8 Juni 2021
473
0
Demokrat: Jangan Hanya KPK, Lakukan Juga TWK untuk Polri, Kejagung dan Kemenkumham

TIKTAK.ID – Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat, Benny K Harman menyarankan agar Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) turut digelar di Polri, Kejaksaan Agung (Kejagung), hingga Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

“Saya sangat senang dengan adanya TWK di KPK. Kalau boleh, di kejaksaan, kepolisian, dan Kemenkumham, juga dilakukan hal yang sama. Dan juga harus ada anggarannya di sini, kalau bisa,” ujar Benny melalui rapat Komisi III, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (7/6/21), seperti dilansir CNN Indonesia.

Benny mengatakan bahwa TWK yang digelar di Polri, Kejagung, serta Kemenkumham tentu bukan untuk memecat orang tertentu. Ia menjelaskan, TWK itu memiliki tujuan membentuk pegawai yang profesional di masing-masing institusi tersebut.

“Tentu maksudnya bukan untuk memecat, atau memberhentikan yang tidak suka dengan kita. Melainkan benar-benar dalam rangka menjalankan fungsi secara profesional, supaya ada militansi,” terang Benny.

Benny juga mengklaim tidak mendengar satu pun kata ihwal agenda Tes Wawasan Kebangsaan. Kemudian Benny mengungkit pada zaman dulu ada agenda Reformasi Kultural di setiap institusi, yang dilanjutkan dengan Revolusi Mental ala Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Ini saya lihat tidak muncul lagi, jadi tolong itu dimasukkan kalau bisa,” imbuhnya.

Menanggapi usulan itu, Wakapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono menyatakan bahwa TWK sebetulnya telah diselenggarakan saat seseorang mengikuti tes masuk Korps Bhayangkara.

“Kemudian juga tadi mengenai bagaimana tes wawasan kebangsaan, sebenarnya setiap anggota Polri masuk itu sudah ada tes ini semua, Pak,” ucap Gatot.

Menurut Gatot, pihaknya memang tak pernah membuat anggaran khusus untuk TWK. Sebab, ia menilai tes serupa sudah masuk dalam setiap pendidikan dasar hingga kenaikan pangkat.

“Dalam setiap pendidikan itu sudah ada (TWK) maupun untuk kenaikan pangkat, juga sudah masuk dalam pembinaan profesionalisme anggota Polri,” jelasnya.

Seperti diketahui, polemik TWK terjadi di tubuh KPK usai sebanyak 75 pegawai dinyatakan tidak lulus mengikuti proses yang digelar dalam rangka alih status menjadi ASN itu.

Lantas 51 pegawai dinonaktifkan sejak awal Mei 2021 hingga hari ini. Sedangkan 24 pegawai lainnya masih dapat menjadi ASN, dengan syarat mau dibina ulang lewat pendidikan dan pelatihan bela negara.

TagsBenny K. HarmanDemokratKejagungKemenkumhamKPKPolrites wawasan kebangsaan

Related articles More from author

  • Polri Naikkan Pangkat Direktur Densus 88 Jadi Jenderal Bintang 1
    Nasional

    Polri Naikkan Pangkat Direktur Densus 88 Jadi Jenderal Bintang 1

    27 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Ditolak Pemerintah tapi Ngotot Konflik Belum Berakhir, Demokrat Moeldoko: Ini Baru Permulaan
    Nasional

    Ditolak Pemerintah tapi Ngotot Konflik Belum Berakhir, Demokrat Moeldoko: Ini Baru Permulaan

    5 April 2021
    By Johan Arif
  • Mesra dengan PDI-P, Nasdem Buka Peluang Usung Duet Anies-Puan di 2024
    Nasional

    NasDem Desak Demokrat-PKS Tegaskan Dukung Anies Ketimbang Bahas Cawapres

    24 Januari 2023
    By Joni Sitohang
  • Demokrat Sebut Langkah Anies Tak Segera Umumkan Cawapres Hambat Konsolidasi
    Nasional

    Demokrat Sebut Langkah Anies Tak Segera Umumkan Cawapres Hambat Konsolidasi

    10 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Prabowo-Anies Calon Terkuat Pilpres 2024 Versi Survei, Sandiaga: Tahan Diri, Banyak Masalah Lebih Mendesak Diselesaikan
    Nasional

    Jadi Kandidat Capres 2024, Ini Daftar Kekayaan Sandiaga, Prabowo hingga Anies Baswedan

    5 Juli 2022
    By Joni Sitohang
  • Upaya Kudeta AHY Tanda Kekuasaannya di Demokrat Tidak Bulat
    Nasional

    Upaya Kudeta AHY Tanda Kekuasaannya di Demokrat Tidak Bulat

    2 Februari 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Nasional

    MUI Bandung Keluarkan “Fatwa Pengusiran” Pengungsi Tamansari dari Masjid, LBH: Harusnya Dibantu Kok Malah Diperberat

  • Ungkap Alasan Jokowi Pecat Rizal Ramli, Politisi Golkar Sebut JK Punya Bakat Pembohong
    Nasional

    Ungkap Alasan Jokowi Pecat Rizal Ramli, Politisi Golkar Sebut JK Punya Bakat Pembohong

  • Prabowo Tidak Tinggalkan Kivlan Zen, Hanya Jaga Jarak karena Perhitungan Politik Tertentu
    Nasional

    Prabowo Tidak Tinggalkan Kivlan Zen, Hanya Jaga Jarak karena Perhitungan Politik Tertentu

  • Soal Konflik Kevin Sanjaya dengan Herry IP, Begini Respons Taufik Hidayat
    Olahraga

    Soal Konflik Kevin Sanjaya dengan Herry IP, Begini Respons Taufik Hidayat

  • Yusril Gugat AD ART Demokrat AHY, Fahri Hamzah: Saya Dukung!
    Nasional

    Fahri Hamzah: Di Seluruh Dunia Gak Ada Menteri Kampanye, Cuma Ada di Indonesia

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.