TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Pegawai KPK Ungkap Keanehan dan Kejanggalan Tes Wawasan Kebangsaan

Pegawai KPK Ungkap Keanehan dan Kejanggalan Tes Wawasan Kebangsaan

By Johan Arif
17 Mei 2021
880
0
Pegawai KPK Ungkap Keanehan dan Kejanggalan Tes Wawasan Kebangsaan

TIKTAK.ID – Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Tata Khoiriyah mengungkapkan ganjalan yang dialami selama mengikuti Tes Wawasan Kebangsaan untuk proses alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Perlu diketahui, perempuan berlatar belakang Gusdurian ini termasuk dalam salah satu dari 75 pegawai yang dinyatakan tak lolos dan dinonaktifkan dari pekerjaannya oleh pimpinan KPK.

Tata mengatakan ganjalan pertama adalah tidak pernah ada penjelasan posisi awal mereka. Menurutnya, mereka tak mendapat informasi terkait proses itu, seperti seleksi CPNS yang memiliki konsekuensi lolos atau tidak lolos, atau transisi saja sehingga semua pegawai pasti beralih status menjadi ASN.

“Dalam sosialisasi pada 17 Februari, saya dan beberapa pegawai lainnya bertanya, apakah ada mekanisme gugur, lolos, tidak lolos? Namun tidak dijawab oleh pimpinan (KPK), begitu juga dengan Biro SDM”, ujar Tata melalui utas di akun Twitternya, Jumat (14/5/21), seperti dilansir Tempo.co.

Ia melanjutkan, bukannya mendapat jawaban, Tata dan kawan-kawan hanya menerima motivasi atas pertanyaan itu.

“Hanya mendapatkan motivasi: kalian kan lahir di Indonesia, besar dan tinggal di Indonesia, jadi harus yakin bisa,” imbuh Tata.

Tata menilai pertanyaan tersebut penting dijawab agar para pegawai bisa mengelola ekspektasi dan terbuka dengan apa pun hasilnya. Jadi jika ada yang gugur atau tidak lolos, maka dapat menerima konsekuensi tersebut dari jauh-jauh hari.

Kemudian ia mempertanyakan metode indeks moderasi beragama yang biasa dipergunakan untuk rekruitmen tentara, namun dipakai untuk asesmen pegawai negeri sipil.

“Apakah metode yang sama juga pernah dipergunakan di instansi Pemerintah lain?” ucapnya.

Tata menjelaskan, Tes Wawasan Kebangsaan ini diikuti oleh semua pegawai KPK tetap dan tidak tetap KPK, mulai dari eselon I sampai level admin. Ia memaparkan, pertanyaan yang diajukan kepada semua pegawai sama.

“Pertanyaan saya selanjutnya, mengapa TWK ini tidak terbuka soal score-nya, hasil kesimpulannya apa, dan rekomendasinya apa kepada masing-masing pegawai. Ini kan lumrah kalau ikut seleksi di mana pun, kita harusnya mengetahui batas lulus berapa, dan kita berada di posisi score berapa,” tegas Tata.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsASNKPKPegawai KPKtes wawasan kebangsaanTWK

Related articles More from author

  • Sikapi Kebijakan Penghematan Anggaran, KPK: Tak Ganggu Perburuan Buronan Koruptor
    Nasional

    Sikapi Kebijakan Penghematan Anggaran, KPK: Tak Ganggu Perburuan Buronan Koruptor

    6 Februari 2025
    By Joni Sitohang
  • Gerindra Sindir Partai yang 'Mengkarbit' Anak Ketumnya, Demokrat Malah Bangga
    Nasional

    Soal Pemanggilan Andi Arief, Demokrat Desak KPK Profesional dan Tak Jadi Alat Politik untuk Tekan Oposisi

    31 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Rektorat Panggil BEM UI Soal Meme Jokowi, Ulil: Baru 2 Periode Sudah Gini, Apalagi 3 Periode
    Nasional

    Rektorat Panggil BEM UI Soal Meme Jokowi, Ulil: Baru 2 Periode Sudah Gini, Apalagi 3 Periode

    30 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Kena OTT Dugaan Suap Jual Beli Jabatan, Bupati Pati Sudewo Tiba di KPK
    Nasional

    Kena OTT Dugaan Suap Jual Beli Jabatan, Bupati Pati Sudewo Tiba di KPK

    20 Januari 2026
    By Johan Arif
  • Aktivis KWJ: Kenapa Politisi PDIP yang Ngaku Bisa Rasakan Kekuatan Ilahi dan Doakan Anies Segera Binasa ini Dibiarkan Polisi?
    Nasional

    Aktivis KWJ: Kenapa Politisi PDIP yang Ngaku Bisa Rasakan Kekuatan Ilahi dan Doakan Anies Segera Binasa ini Dibiarkan Polisi?

    15 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Mengintip Kenaikan Harta Kekayaan Pejabat Mulai dari Anies hingga Jokowi
    Nasional

    Mengintip Kenaikan Harta Kekayaan Pejabat Mulai dari Anies hingga Jokowi

    13 September 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Isu Reshuffle Muncul Lagi Usai Jokowi Ngamuk ke Menteri, Begini Tanggapan Parpol
    Nasional

    Isu Reshuffle Muncul Lagi Usai Jokowi Ngamuk ke Menteri, Begini Tanggapan Parpol

  • Dicopot dari Ketua MK, Ipar Jokowi: Jabatan Milik Allah
    Nasional

    Dicopot dari Ketua MK, Ipar Jokowi: Jabatan Milik Allah

  • TIKTAK.ID - Polisi Tembak Pria Diduga Penikam di Jembatan London, Inggris
    Internasional

    Polisi Tembak Pria Diduga Penikam di Jembatan London, Inggris

  • Bantah Stigma 'Oposisi Memble', Demokrat: Kita Sih Konsisten, Tak Tahu Kalau PKS
    Nasional

    Bantah Stigma ‘Oposisi Memble’, Demokrat: Kita Sih Konsisten, Tak Tahu Kalau PKS

  • TIKTAK.ID - Terbukti Anarkis dan Intoleran, 12 Pelaku Penyerangan Acara Midodareni Solo Divonis 10 Bulan hingga 1 Tahun Penjara
    Nasional

    Terbukti Anarkis dan Intoleran, 12 Pelaku Penyerangan Acara Midodareni Solo Divonis 10 Bulan hingga 1 Tahun Penjara

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.