TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Soal Peluang Pilkada 2024, Pengamat: Akan Untungkan PDIP

Soal Peluang Pilkada 2024, Pengamat: Akan Untungkan PDIP

By Joni Sitohang
1 Februari 2021
629
0
Soal Peluang Pilkada 2024, Pengamat: Akan Untungkan PDIP

TIKTAK.ID – Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menyatakan jika Pilkada Serentak digelar pada 2024, maka akan menimbulkan gaduh yang amat luar biasa. Sebab, ia menilai akan ada kontestasi politik lain seperti Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Anggota Legislatif.

Oleh sebab itu, ia menyebut PDI Perjuangan menjadi partai yang akan diuntungkan atas usulan itu. Ia menilai ada banyak Kepala Daerah yang habis masa jabatannya di 2022 dan 2023, dan itu akan dipegang penjabat gubernur, bupati, atau wali kota yang diangkat oleh Pemprov dan Mendagri.

“Secara politik memang akan menguntungkan PDIP, karena akan ada banyak PLT gubenur, bupati atau wali kota. Walaupun pejabat yang ditunjuk dari ASN eselon 1 dari Kemendagri dan Pemprov, namun mereka tetap akan berkiblat pada partai penguasa,” terang Ujang saat dihubungi, seperti dilansir Sindonews.com, Senin (2/2/21).

Baca juga : Soal Rekening FPI, PPATK Dapati Dugaan Perbuatan Melawan Hukum

Menurut Ujang, keuntungan lain yang diambil PDIP yaitu dapat menjegal Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan yang digadang-gadang ikut lagi dalam Pilkada 2022.

“Jika Pilkada di 2024, maka Anies sudah lemah karena tak lagi menjadi gubernur. Ia pun bisa dikalahkan oleh jagoan dari PDIP atau partai lainnya,” ucap Ujang.

Ia melanjutkan, secara umum seluruh partai politik sedang melakukan kalkulasi politiknya. Ia menyatakan para partai yang mendukung Pilkada di 2022 dan 2023 yang akan diuntungkan, sama halnya dengan yang mendukung Pilkada 2024, partai tersebut yang untung.

Baca juga : Sejumlah Pemimpin Myanmar Ditahan Kelompok Militer

“Semua sudah berhitung, termasuk kalkulasi di Pilkada. Untuk itu, Pilkada di 2022 dan 2023 atau di 2024 itu menjadi penting, karena masing-masing partai ada yang diuntungkan dan ada yang dirugikan,” tutur Ujang.

Kemudian Ujang memaparkan, jika PDIP berupaya mengajukan Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini untuk ikut dalam Pilkada DKI Jakarta 2022, maka Risma akan kalah dengan Anies. Meski begitu, kata Ujang, Risma akan berhasil menduduki kursi orang nomor satu di DKI jika ia maju dua tahun kemudian, ketika Anies sudah tak lagi menjabat.

“Jika Pilkada di 2022, Anies masih incumbent, misalkan PDIP dorong Risma, maka kemungkinan Risma akan kalah. Tetapi jika Pilkadanya di 2024 saat Anies sudah tak lagi menjabat gubernur lalu Risma maju, Risma yang kemungkinan unggul,” tegas Ujang.

TagsAniesAnies BaswedanGubernur DKI JakartaMenteri SosialPDIPPilkada 2022Pilkada 2024Risma

Related articles More from author

  • Pilkada 2020, Pemanasan PDIP dan Gerindra Menjelang 2024?
    Nasional

    Pilkada 2020, Pemanasan PDIP dan Gerindra Menjelang 2024?

    21 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Wamen BUMN Ungkap Pengakuan Ahok Bahwa Dirinya Memang 'Dirut yang Nyamar Komut'
    Nasional

    Reklamasi Ancol Jadi Polemik, Begini Tanggapan Ahok

    10 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Ganjar, Ahok dan Dua Anak Presiden Dilaporkan ke KPK, PDI-P dan Jokowi Jadi Sasaran Jelang 2024?
    Nasional

    Ganjar, Ahok dan Dua Anak Presiden Dilaporkan ke KPK, PDI-P dan Jokowi Jadi Sasaran Jelang 2024?

    12 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • Tanpa Alasan Jelas, Politisi PKPI Tantang Gatot Nurmantyo Nyatakan secara Terbuka 'Gus Dur adalah PKI'
    Nasional

    Tanpa Alasan Jelas, Politisi PKPI Tantang Gatot Nurmantyo Nyatakan secara Terbuka ‘Gus Dur adalah PKI’

    28 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Ganjar-Risma Diduetkan Netizen untuk 2024, Pengamat: Korban Eksperimen Politik
    Nasional

    Ganjar-Risma Diduetkan Netizen untuk 2024, Pengamat: Korban Eksperimen Politik

    8 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Petinggi PDIP: Jokowi Tak Diundang Rakernas karena Langgar Konstitusi, Etika dan Moral
    Nasional

    Petinggi PDIP: Jokowi Tak Diundang Rakernas karena Langgar Konstitusi, Etika dan Moral

    29 Mei 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Amien Rais Bakal Deklarasikan Partai Ummat Saat Ramadan
    Nasional

    Amien Rais Tuding PAN Gabung Pemerintah untuk Muluskan Jokowi Jabat Presiden 3 Periode

  • Kiprahnya sebagai Wapres Dinilai Tak Signifikan, Ma'ruf Amin Bilang Tak Ingin Ada 'Matahari Kembar'
    Nasional

    Kiprahnya sebagai Wapres Dinilai Tak Signifikan, Ma’ruf Amin Bilang Tak Ingin Ada ‘Matahari Kembar’

  • Tutupi Data Sebenarnya, Militer AS Hanya Akui Bunuh 23 Warga Sipil Selama 2020
    Internasional

    Tutupi Data Sebenarnya, Militer AS Hanya Akui Bunuh 23 Warga Sipil Selama 2020

  • Politikus PDIP Buka Suara Usai Natalius Pigai Minta Anggaran Kementerian HAM Naik Jadi 20 Triliun
    Nasional

    Politikus PDIP Buka Suara Usai Natalius Pigai Minta Anggaran Kementerian HAM Naik Jadi 20 Triliun

  • Redakan Panik, Hilangkan Cemasmu dengan 'Pelukan Kupu-kupu'
    Tips & Tutorial

    Redakan Panik, Hilangkan Cemasmu dengan ‘Pelukan Kupu-kupu’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.