TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Sebut Pemerintah Tak Fair Bubarkan FPI, Tim Hukum Ungkit Aksi Sosial Saat Bencana

Sebut Pemerintah Tak Fair Bubarkan FPI, Tim Hukum Ungkit Aksi Sosial Saat Bencana

By Joni Sitohang
31 Desember 2020
574
0
Sebut Pemerintah Tak Fair Bubarkan FPI, Tim Hukum Ungkit Aksi Sosial Saat Bencana

TIKTAK.ID – Tim Hukum Front Pembela Islam (FPI), Achmad Michdan mengungkapkan bahwa langkah Pemerintah dalam membubarkan aktivitas dan menetapkan FPI sebagai organisasi terlarang merupakan keputusan yang tak adil.

“Kami anggap ada persoalan yang sebetulnya terhadap keputusan itu tidak adil,” ujar Michdan, seperti dilansir CNN Indonesia, Rabu (30/12/20).

Kemudian Michdan menilai salah satu alasan Pemerintah membubarkan FPI karena kerap melakukan aktivitas sweeping sangat tidak adil. Menurut Michdan, seharusnya Pemerintah melakukan kajian yang mendalam sebelum menggunakan alasan itu sebagai dalih pembenaran atas pembubaran FPI.

Baca juga : Pemerintah Terbitkan Keputusan Resmi ‘FPI Organisasi Terlarang’, Begini Isi Lengkapnya

“Itu kan merupakan kondisi yang harus diteliti secara jelas. Apakah benar fungsi kepolisian dan pejabat di daerah itu melakukan tugasnya dengan baik dan tak membuat keresahan di tengah masyarakat?” ucap Michdan.

Lebih lanjut, Michdan mengatakan selama ini FPI sudah banyak memberikan manfaat bagi umat Islam dan masyarakat Indonesia secara luas. Lantas ia mengklaim FPI selalu hadir sebagai relawan di tengah-tengah kondisi bencana yang kerap terjadi di Tanah Air.

“Nah, hal ini mestinya juga menjadi pertimbangan dong. Bantuan-bantuan yang positif dilakukan organisasi ini, kok enggak dibuat pertimbangan. Di situ, kecuali karena atas dasar kebencian,” imbuh Michdan.

Baca juga : Survei Capres 2024 Terbaru, Pamor Prabowo Makin Redup

Untuk itu, Michdan mengimbau agar Pemerintah bisa berlaku adil dan objektif dalam memutuskan sesuatu. Sebab, ia menyebut kehadiran FPI di pelbagai daerah selama ini kerap mengisi kekosongan yang seharusnya menjadi tugas negara.

“Apa yang dilakukan selama ini, terhadap negara ini, seharusnya bisa menjadi bahan pertimbangan dong. Ada daerah di mana bukan tugas FPI, yang seharusnya tugas negara, FPI hadir di sana. Di daerah bencana dan daerah banjir, FPI hadir di sana,” tutur Michdan.

Perlu diketahui, Pemerintah telah resmi melarang kegiatan FPI. Menko Polhukam, Mahfud MD menyampaikan bahwa Pemerintah telah menganggap FPI bubar sejak 2019 silam.

Baca juga : Tercatat 9.080 Kasus Kriminal Terjadi di Jateng pada 2020

Tidak hanya itu, berdasarkan peraturan perundang-undangan dan putusan MK Nomor 82/PUU-XI/2013 tertanggal 23 Desember 2014, Pemerintah telah melarang aktivitas FPI.

Pemerintah juga akan menghentikan setiap kegiatan yang dilakukan FPI karena tidak lagi mempunyai legal standing, baik sebagai ormas maupun organisasi biasa.

TagsFPImahfud mdMenkopolhukamPemerinta

Related articles More from author

  • Munarman Bakal Dibela 212 Pengacara
    Nasional

    Sebut Banyak Kejanggalan, Laskar FPI Desak Kapolri Buka Lagi Kasus Unlawfull Killing

    28 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Imigrasi Tegaskan Tak Pernah Keluarkan Surat Cekal Habib Rizieq Shihab
    Nasional

    Sederet Kontroversi Habib Rizieq, dari Tuntut Ahok hingga Tudingan Kasus Pornografi

    7 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Untuk Saat ini, Pemerintah Akui AHY Masih Ketua Umum Demokrat yang Resmi
    Nasional

    Untuk Saat ini, Pemerintah Akui AHY Masih Ketua Umum Demokrat yang Resmi

    9 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Terkait 6 Orang Pengikut Rizieq Shihab Tewas Ditembak di Tol, Munarman: Polisi Fitnah Keji FPI
    Nasional

    Terkait 6 Orang Pengikut Rizieq Shihab Tewas Ditembak di Tol, Munarman: Polisi Fitnah Keji FPI

    7 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Tuntut Habib Bahar Dibebaskan, FPI dan MUI DKI Ancam Ajak Umat Lakukan Pembangkangan Sipil
    Nasional

    Tuntut Habib Bahar Dibebaskan, FPI dan MUI DKI Ancam Ajak Umat Lakukan Pembangkangan Sipil

    25 Mei 2020
    By Johan Arif
  • Prabowo Menteri Paling Populer
    Nasional

    Hasil Survei IPO: Prabowo Menteri Paling Dipercaya di Kabinet Jokowi

    24 November 2019
    By Adam Humain

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Samsung Galaxy 25 Edge, Ultra-tipis dan Ringan
    Teknologi

    Samsung Galaxy 25 Edge, Ultra-tipis dan Ringan

  • Jokowi Pecat Komisioner KPU secara Tidak Hormat, Gara-gara Pemilu 2019?
    Nasional

    Atasi Dampak Corona, Jokowi Bakal Rekrut 530 Ribu Tenaga Kerja

  • Prabowo Singgung Retret di Magelang Usai Klaim Kinerja Kabinetnya Berjalan Baik
    Nasional

    Prabowo Singgung Retret di Magelang Usai Klaim Kinerja Kabinetnya Berjalan Baik

  • Amien Rais Umumkan Partai Ummat, FPI Minat Gabung?
    Nasional

    Amien Rais Umumkan Partai Ummat, FPI Minat Gabung?

  • KPK Diminta Usut Aliran Dana Rp2,94 M di Kasus Suap Proyek Bekasi
    Nasional

    KPK Diminta Usut Aliran Dana Rp2,94 M di Kasus Suap Proyek Bekasi

Artikel Terbaru

  • Cara Menggunakan Google Drive Offline di HP Agar Tidak Kehilangan Kerja 6 November 2026
  • Samsung Galaxy A36 5G: Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Kelebihan 5 November 2026
  • Pesan Kapolri ke Semua Polisi Usai Penyadapan Prabowo Terbongkar 5 November 2026
  • Router WiFi 6 vs WiFi 5: Mana yang Lebih Layak untuk Rumah? 5 November 2026
  • Hepatitis A: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya Sejak Dini 5 November 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (103)
  • Keuangan (25)
  • Kuliner (1,071)
  • Nasional (8,045)
  • Olahraga (1,148)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,315)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.