TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Prediksi 2021: Pemerintahan Jokowi Makin Kuat, Oposisi Tambah Melempem

Prediksi 2021: Pemerintahan Jokowi Makin Kuat, Oposisi Tambah Melempem

By Joni Sitohang
30 Desember 2020
561
0
Prediksi 2021: Pemerintahan Jokowi Makin Kuat, Oposisi Tambah Melempem

TIKTAK.ID – Koordinator Nasional Komite Pemilih Indonesia (Kornas Tepi), Jeirry Sumampow memprediksi bahwa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan semakin kuat pada 2021. Sebaliknya, ia menilai kalangan oposisi bakal makin melempem.

Jeirry mengatakan kehadiran oposisi pada 2021 juga sama seperti 2020. Ia menyebut oposisi tidak akan menjadi besar karena publik bisa membaca gerakan mereka. Di sisi lain, kata Jeirry, pemerintahan Jokowi memang terus ingin merangkul lawan politik.

“Pada 2021, Pemerintah akan semakin kuat. Namun sebaliknya, oposisi tidak akan tambah kuat,” ujar Jeirry, seperti dilansir Beritasatu.com, Rabu (30/12/20).

Baca juga : Tekad Sandiaga Soal Program Oke Oce Setelah Jadi Menteri Jokowi

Menurut Jeirry, di sepanjang 2020, pihak oposisi belum berpihak ke masyarakat. Ia menyatakan oposisi yang tampil lebih banyak berjuang untuk kepentingan kelompoknya atau infrastruktur ekonomi yang dimiliki selama ini.

“Oposisi yang hadir bukanlah oposisi murni, dan bukan oposisi genuine untuk kepentingan rakyat banyak. Mereka lebih banyak berbicara mengenai kepentingan dan kekuatan ekonomi mereka sendiri,” tutur Jeirry.

Jeirry pun mengakui bahwa praktik oligarki memang terjadi akibat menumpuknya partai politik koalisi di pemerintahan. Ia berpendapat hal itu akan menimbulkan masalah pengambilan kebijakan di negara ini, yang ditentukan oleh kelompok oligarki tersebut.

Baca juga : Skenario Pilpres 2024 PDIP-Gerindra: Prabowo-Puan atau Ganjar-Sandi

Ia melanjutkan, untungnya praktik oligarki tersebut demi efektivitas Pemerintah. Meski begitu, ia tidak menampik praktik itu lebih banyak kerugiannya. Pasalnya, keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan cenderung diabaikan.

Jeirry memaparkan, sejak Reformasi 1998, Indonesia mendapatkan kebebasan seluas-luasnya. Akan tetapi, kebebasan yang diperoleh cenderung tidak terkontrol. Oleh sebab itu, Jeirry mendukung pembatasan kebebasan, sehingga tidak menjadi anarkistis atau bebas tanpa batas.

Seperti diketahui, Jokowi telah menetapkan adanya reshuffle pada Kabinet Indonesia Maju pada Selasa (22/12/20). Ia mengumumkan perombakan Kabinet Indonesia Maju dengan memasukkan enam nama menteri baru untuk menggantikan menteri sebelumnya, dan salah satunya adalah Sandiaga Salahuddin Uno.

Baca juga : Aksi Risma Ancaman Bagi Citra Anies Baswedan dan Tokoh Nasional Lain

Sandiaga menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), menggantikan Wishnutama. Ia menyusul Prabowo Subianto yang telah lebih dulu bergabung dalam pemerintahan Jokowi sebagai Menteri Pertahanan. Prabowo dan Sandiaga sendiri merupakan lawan Jokowi dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

TagsJokowikabinet indonesia majuMenteri Pariwisata dan Ekonomi KreatifMenteri PertahananPilpres 2019PrabowoSandiaga UnoWishnutama

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Tak Bisa Ikut Pilpres 2024, Mayoritas Partai Tetap Dukung Jokowi
    Nasional

    Tak Bisa Ikut Pilpres 2024, Mayoritas Partai Tetap Dukung Jokowi

    24 Februari 2020
    By Rusli Qomar
  • Fahri Hamzah Sentil Prabowo, Minta RI Kirim Pasukan Bela Palestina
    Nasional

    Fahri Hamzah Sentil Prabowo, Minta RI Kirim Pasukan Bela Palestina

    20 April 2022
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Jokowi Ancam Pihak Yang Suka Import Migas
    Nasional

    Jokowi Perintahkan Tambah Pasukan di Natuna

    7 Januari 2020
    By
  • Gatot Nurmantyo Dukung Prabowo Saat Pilpres dan Tolak Jabatan Menhan yang Ditawarkan Jokowi, Mana yang Benar?
    Nasional

    Gatot Nurmantyo Blak-blakan Soal Tuduhan Mendukung Prabowo Saat Pilpres Hingga Menolak Tawaran Jokowi jadi Menhan

    23 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Respons Tudingan Mahfud MD Soal KPU Tak Layak Jadi Penyelenggara Pilkada
    Nasional

    Jokowi Respons Tudingan Mahfud MD Soal KPU Tak Layak Jadi Penyelenggara Pilkada

    13 Juli 2024
    By Joni Sitohang
  • Panitia Sayangkan Absennya Prabowo dan Ganjar di Acara Dialog WALHI
    Nasional

    Panitia Sayangkan Absennya Prabowo dan Ganjar di Acara Dialog WALHI

    1 Desember 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Di Florida, Karantina Saat Covid-19 Membawa Berkah Bagi Penyu yang Hampir Punah
    Internasional

    Di Florida, Karantina Saat Covid-19 Membawa Berkah Bagi Penyu yang Hampir Punah

  • Robert Pattinson Kembali Perankan Batman di ‘The Batman Part II’, Tayang 2025
    Selebriti

    Robert Pattinson Kembali Perankan Batman di ‘The Batman Part II’, Tayang 2025

  • Serangan Teror ke Rumah Sakit di Afghanistan Tewaskan 16 Orang
    Internasional

    Serangan Teror ke Rumah Sakit di Afghanistan Tewaskan 16 Orang

  • Soal Pertemuan Prabowo-Ridwan Kamil, Gerindra: Jangan Semua Ditafsirkan Urusan Cawapres
    Nasional

    Soal Pertemuan Prabowo-Ridwan Kamil, Gerindra: Jangan Semua Ditafsirkan Urusan Cawapres

  • Moeldoko Beberkan Alasan Jokowi Pilih Komjen Listyo Sigit Jadi Calon Tunggal Kapolri
    Nasional

    Kapolri: Pelaku Bom Gereja Katedral Makassar, Pasangan Suami-Istri Anggota Jaringan Teroris JAD

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.