TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Maduro Sebut Kilang Minyak Terpenting Venezuela Diserang Teroris

Maduro Sebut Kilang Minyak Terpenting Venezuela Diserang Teroris

By Bagas F Sinaga
31 Oktober 2020
617
0
Maduro Sebut Kilang Minyak Terpenting Venezuela Diserang Teroris

TIKTAK.ID – Presiden Venezuela, Nicolas Maduro mengatakan pada Rabu (28/10/20), bahwa kilang minyak besarnya “diserang teroris”, di saat Pemerintahnya berjuang menyediakan bahan bakar bagi warganya yang sedang dilanda krisis.

Dikutip dari Al-Jazeera, Maduro juga mengatakan bahwa dua orang asing telah ditangkap sebelum serangan itu dilakukan pada Selasa (27/10/20) yang merobohkan menara besar di Kilang Amuay di pantai Karibia utara Venezuela. Dia tidak menyebutkan nama dua orang yang ditahan atau memberikan keterangan terkait kewarganegaraan mereka.

“Kemarin, kilang Amuay -salah satu kilang terpenting di Venezuela dan Amerika Latin- diserang dengan senjata yang panjang dan kuat,” kata Maduro pada konferensi pers, menambahkan bahwa Pemerintah sedang berusaha untuk menentukan jenis senjata apa yang digunakan.

Ini terjadi setelah penangkapan seorang warga negara Amerika Serikat, Matthew John Heath, sebulan sebelumnya di negara bagian yang sama di negara itu. Heath kemudian disebut sebagai mata-mata oleh Maduro. Dia dituduh melakukan terorisme, perdagangan senjata, dan konspirasi.

“Ini adalah persekongkolan terhadap hidup kami, terhadap mata pencaharian kami dan layanan publik kami,” kata Maduro dalam pidato nasional, menyalahkan musuhnya AS dan lawan politik di Venezuela yang ingin menggulingkannya dari kekuasaan.

Venezuela pernah menjadi negara kaya minyak, tetapi kilang penyulingannya yang rusak gagal menghasilkan bahan bakar yang cukup bagi para pengemudi untuk mengisi bahan bakar mobil mereka.

Venezuela, dalam beberapa bulan terakhir, mulai mengimpor bensin dari Iran, negara yang sama-sama mendapatkan sanksi ekonomi berat dari Amerika Serikat.

Heath ditangkap bersama dengan Sersan Garda Nasional Mayor Darwin Urdaneta, Marcos Garces dan pengemudi kendaraan Daeven Rodriguez. Ketiga warga Venezuela itu dituduh melakukan pengkhianatan, terorisme, perdagangan senjata, dan konspirasi.

Jaksa Agung Venezuela, Tarek William Saab mengatakan para penyelidik menyita sebuah peluncur granat, senapan mesin ringan, bahan peledak plastik yang dicurigai, dan sejumlah uang dari kendaraan tersebut.

Pengumuman serangan terhadap kilang Amuay pada Rabu itu menambah masalah industri minyak Venezuela yang sedang terkepung, yang telah dibebani oleh jatuhnya produksi, masalah keuangan dan kurangnya investasi.

TagsBerita Dunia Hari IniKilang MinyakNicolas MaduroPresiden VenezuelaSerangan TerorisVenezuela

Related articles More from author

  • Upaya Trump Gugat Hasil Pilpres di Mahkamah Agung Gagal Total
    Internasional

    Upaya Trump Gugat Hasil Pilpres di Mahkamah Agung Gagal Total

    15 Desember 2020
    By William Putra Wijaya
  • Badan Pertahanan Sipil Jerman Akui Ekonomi Negara akan Kacau Jika Stop Gas dari Rusia
    Internasional

    Badan Pertahanan Sipil Jerman Akui Ekonomi Negara akan Kacau Jika Stop Gas dari Rusia

    1 April 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Layak Ditiru RI, Selandia Baru Kalahkan Covid-19 Dua Kali
    Internasional

    Layak Ditiru RI, Selandia Baru Kalahkan Covid-19 Dua Kali

    7 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Dampak Paling Ngeri Bagi Indonesia Bila Terjadi Perang Dunia III
    Berita Unik

    Dampak Paling Ngeri Bagi Indonesia Bila Terjadi Perang Dunia III

    7 Januari 2020
    By Burhan Adiatma
  • Jubir Dewan Keamanan Nasional Biden Sebut Sanksi China 'Sinis'
    Internasional

    Jubir Dewan Keamanan Nasional Biden Sebut Sanksi China ‘Sinis’

    23 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Gedung Putih Dilaporkan Rujuk Kembali dengan WHO Setelah Trump Berubah Pikiran
    Internasional

    Gedung Putih Dilaporkan Rujuk Kembali dengan WHO Setelah Trump Berubah Pikiran

    17 Mei 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - entagon Janji Tindak Tegas Jika Benar Rusia Beri Hadiah Taliban untuk Bunuh Pasukan Amerika
    Internasional

    Pentagon Janji Tindak Tegas Jika Benar Rusia Beri Hadiah Taliban untuk Bunuh Pasukan Amerika

  • Mbappe Akhiri Kiprah di Euro 2020 Tanpa Cetak Gol
    Olahraga

    Mbappe Akhiri Kiprah di Euro 2020 Tanpa Cetak Gol

  • Jokowi Beri Kabar Gembira Soal Penanganan Covid-19 di Tanah Air
    Nasional

    Jokowi Beri Kabar Gembira Soal Penanganan Covid-19 di Tanah Air

  • AAPP: Militer Myanmar Bunuh 80 Demonstran dalam Sehari
    Internasional

    AAPP: Militer Myanmar Bunuh 80 Demonstran dalam Sehari

  • BEM Jakarta Apresiasi Gelaran PON XX Papua dalam 2 Tahun Kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin
    Nasional

    BEM Jakarta Apresiasi Gelaran PON XX Papua dalam 2 Tahun Kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf Amin

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.