TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jokowi Bantah Omnibus Law Cipta Kerja Permudah PHK, Bagaimana Faktanya?

Jokowi Bantah Omnibus Law Cipta Kerja Permudah PHK, Bagaimana Faktanya?

By Joni Sitohang
11 Oktober 2020
925
0
Jokowi Bantah Omnibus Law Cipta Kerja Permudah PHK, Bagaimana Faktanya?

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim terdapat banyak disinformasi dan hoaks yang membuat Undang-Undang Cipta Kerja mendapat penolakan masyarakat. Salah satunya, Jokowi menyinggung soal pemutusan hubungan kerja (PHK). Jokowi menampik bahwa UU Cipta Kerja akan mempermudah perusahaan melakukan PHK sepihak terhadap karyawannya.

“Apakah perusahaan bisa melakukan PHK kapan pun secara sepihak? Tidak benar, yang benar perusahaan tidak bisa PHK secara sepihak,” ujar Jokowi dalam keterangan pers dari Istana Kepresidenan, Bogor, seperti dilansir Kompas.com, Jumat (9/10/20).

Perlu diketahui, jika membandingkan UU Cipta Kerja dengan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, terdapat sejumlah aturan yang berubah terkait PHK.

Baca juga : Lawan Puan Maharani, Rocky Gerung Siap Dampingi Nikita Mirzani yang ‘Lekuk Pikirannya Lebih Sexy’

Contohnya pada pasal 161 UU Ketenagakerjaan menyebut pengusaha bisa melakukan PHK jika pekerja melakukan pelanggaran ketentuan yang diatur di perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama. Akan tetapi, PHK baru bisa diberlakukan usai pekerja diberikan surat peringatan hingga tiga kali secara berturut-turut.

Melalui UU Cipta Kerja, pasal tersebut pun dihapus, kemudian gantinya ditambahkan pasal 154A huruf j yang mengatur hal serupa. Akan tetapi, ketentuan mengenai surat peringatan tiga kali berturut-turut tak lagi tercantum dalam ketentuan baru itu.

Buruh pun menyoroti pasal 155 UU Ketenagakerjaan yang dihapus melalui UU Cipta Kerja. Pada pasal tersebut mengatur bahwa PHK yang dilakukan tanpa penetapan dari lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial batal demi hukum. Pasal itu juga menyatakan perusahaan bisa melakukan skorsing terhadap pekerja yang masih dalam proses PHK, namun tetap wajib membayar upah beserta hak-hak lainnya yang biasa diterima pekerja.

Baca juga : Ini Alasan Walhi Minta Jokowi Tak Bikin Gaduh dan Seenaknya Main Tuduh Penolak UU Ciptaker Termakan Hoaks

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsJokowiOmnibus LawRUU Cipta KerjaUU Cipta Kerja

Related articles More from author

  • Bahas Isu Jokowi 3 Periode, Megawati: Orang yang Ngomong itu yang Kepingin
    Nasional

    Bahas Isu Jokowi 3 Periode, Megawati: Orang yang Ngomong itu yang Kepingin

    25 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Ajak Yusril Ketemu di Istana, Bahas Apa?
    Nasional

    Jokowi Ajak Yusril Ketemu di Istana, Bahas Apa?

    24 November 2021
    By Joni Sitohang
  • Politisi PKS Tantang Jokowi
    Nasional

    PKS Tantang Jokowi, Soal Apa Kali ini?

    2 Maret 2020
    By Adam Humain
  • Tak Hadiri Acara Megawati dan Pilih ke Jateng, Isyarat Jokowi Dukung Ganjar?
    Nasional

    Tak Hadiri Acara Megawati dan Pilih ke Jateng, Isyarat Jokowi Dukung Ganjar?

    13 Juni 2021
    By Johan Arif
  • Jokowi: Cawe-Cawe Kewajiban Moral sebagai Presiden
    Nasional

    Jokowi: Cawe-Cawe Kewajiban Moral sebagai Presiden

    7 Juni 2023
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Tanggapi Tingkah Jokowi Jalan Bareng Puan Lalu Makan Bareng Ganjar
    Nasional

    Pengamat Tanggapi Tingkah Jokowi Jalan Bareng Puan Lalu Makan Bareng Ganjar

    28 September 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sebut Ada Upaya Gagalkan Anies Maju Pilgub Jakarta, Hasto: Demokrasi Kita Tidak Sehat
    Nasional

    Sebut Ada Upaya Gagalkan Anies Maju Pilgub Jakarta, Hasto: Demokrasi Kita Tidak Sehat

  • PDIP Klaim Jokowi Jelas dan Gamblang Cawe-Cawe di Pilkada 2024v
    Nasional

    PDIP Klaim Jokowi Jelas dan Gamblang Cawe-Cawe di Pilkada 2024

  • 14 Orang Tewas Saat Konvoi Militer Pakistan Diserang Kelompok Bersenjata
    Internasional

    14 Orang Tewas Saat Konvoi Militer Pakistan Diserang Kelompok Bersenjata

  • Anak Buah AHY Berhasil Bubarkan Acara HUT Demokrat Kubu Moeldoko
    Nasional

    Anak Buah AHY Berhasil Bubarkan Acara HUT Demokrat Kubu Moeldoko

  • Usai Main di 'Hospital Playlist', Shin Hyun Bin Jadi Lawan Main Song Joong Ki
    Selebriti

    Usai Main di ‘Hospital Playlist’, Shin Hyun Bin Jadi Lawan Main Song Joong Ki

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.