TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Desak Anies Batalkan PSBB Total, PDIP: Ada Motif Politik Lain…

Desak Anies Batalkan PSBB Total, PDIP: Ada Motif Politik Lain…

By Joni Sitohang
13 September 2020
599
0
Desak Anies Batalkan PSBB Total, PDIP: Ada Motif Politik Lain...

TIKTAK.ID – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI, Gembong Warsono mendesak Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan untuk membatalkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara penuh yang akan dimulai pada Senin (14/9/20).

Gembong menuding terdapat motif politik dalam kebijakan Anies. Ia pun mengatakan PSBB total akan jadi pukulan keras bagi masyarakat kecil yang sudah terpuruk sejak pandemi virus Corona (Covid-19) muncul di Indonesia.

“Hentikan dan batalkan rencana PSBB Total/ketat oleh Gubernur Anies Baswedan di DKI Jakarta,” ujar Gembong melalui keterangan tertulis, seperti dilansir CNN Indonesia, Sabtu (12/9/20).

Baca juga : Pasca-Kongres Luar Biasa, DPP Gerindra Demisioner, Hanya Tersisa Prabowo dan Sekjennya

Menurut Gembong, kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan lebih menentukan dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Ia menyebut Pemprov DKI belum berhasil memastikan kedisiplinan saat penerapan PSBB jilid pertama, sehingga kembali menerapkan PSBB tidak akan memperbaiki faktor kesehatan, ditambah biaya sosial masyarakat akan semakin meningkat.

“Selama ini masih belum nampak nyata signifikan ditempuh oleh Pemda DKI Jakarta,” ucap Gembong.

Gembong menyatakan rencana Pemprov DKI tersebut justru memunculkan kontroversi.

Baca juga : Ahok Beberkan Alasan PDIP Tak Ikut Walk-out Saat Laporan Pertanggungjawaban Anies Baswedan

“Tidak salah jika kami mengkritisi pengajuan pencabutan Perda Nomor 10 Tahun 1999 tentang Dana Cadangan Daerah sebesar Rp1,449 triliun, karena dapat dihubungkan dengan upaya jalan pintas Pemda DKI Jakarta yang belum mampu memulihkan kondisi ekonomi dan membutuhkan pendapatan/pembiayaan instan,” tuturnya.

Gembong menilai kebijakan penerapan PSBB ketat di tengah situasi kebijakan terintegrasi antara “pencegahan covid 19 dan ekonomi” terasa lebih mencerminkan sisi Anies sebagai seorang politisi.

“Tidak mengherankan jika kami mencurigai ada motif politik lain di balik kebijakan penerapan PSBB secara ketat,” katanya.

Baca juga : Harga Saham Gabungan Anjlok Berguguran, Banggar DPR Tuding Anies Penyebabnya

Seperti diketahui, pada pertengahan pekan ini, Anies mengumumkan DKI Jakarta akan kembali menerapkan PSBB penuh, dari yang semula PSBB transisi. Keputusan Anies tersebut merujuk pada proyeksi rumah sakit rujukan di Jakarta tidak akan sanggup bertahan hingga 17 September 2020.

Penambahan kasus positif harian di Jakarta sendiri terus melonjak. Sejak awal September, kasus positif bertambah hingga 1.000 kasus setiap harinya, dan kasus positif Covid-19 di DKI per Jumat (11/9/20) mencapai 51.635, dengan 39.128 sembuh dan 1.368 meninggal.

TagsAniesCoronaCOVID-19Gubernur DKI JakartaPDIPPSBBVirus Corona

Related articles More from author

  • Kominfo: Tanpa Data, Jangan Tuding Pemerintah Terlibat Peretasan Akun Aktivis Kritis dan Situs Web Media Massa
    Nasional

    Kominfo: Tanpa Data, Jangan Tuding Pemerintah Terlibat Peretasan Akun Aktivis Kritis dan Situs Web Media Massa

    29 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Megawati Klaim Kantongi 10 Nama Tokoh yang Ingin Jadi Cawapres Dampingi Ganjar
    Nasional

    Megawati Klaim Kantongi 10 Nama Tokoh yang Ingin Jadi Cawapres Dampingi Ganjar

    2 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Sempat Bungkam Soal Isu Reshuffle Kabinet Jokowi, PDIP Akhirnya Buka Suara
    Nasional

    Sempat Bungkam Soal Isu Reshuffle Kabinet Jokowi, PDIP Akhirnya Buka Suara

    13 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Takut Risiko Serangan Corona, 7 Klub Serie A ini Tolak Musim 2019/2020 Dilanjutkan Kembali di Italia
    Olahraga

    Takut Risiko Serangan Corona, 7 Klub Serie A ini Tolak Musim 2019/2020 Dilanjutkan Kembali di Italia

    22 April 2020
    By Mahdi Yahya
  • Didepak dari PDIP, Jokowi Sebut Biar Waktu yang Menguji
    Nasional

    Didepak dari PDIP, Jokowi Sebut Biar Waktu yang Menguji

    19 Desember 2024
    By Joni Sitohang
  • Tolak Tawaran Dukungan Bersyarat PDIP, Khofifah: Saya dan Emil Dardak Satu Paket
    Nasional

    Tolak Tawaran Dukungan Bersyarat PDIP, Khofifah: Saya dan Emil Dardak Satu Paket

    10 Juni 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Dianggap Bukan Cebong Maupun Kampret, Ulama Jatim Gelar Dukungan Ridwan Kamil Capres 2024
    Nasional

    Dianggap Bukan Cebong Maupun Kampret, Ulama Jatim Gelar Dukungan Ridwan Kamil Capres 2024

  • Eks Politikus NasDem: Anies Sedang Disandera oleh 3 Partai Pendukungnya
    Nasional

    Eks Politikus NasDem: Anies Sedang Disandera oleh 3 Partai Pendukungnya

  • Ustaz Alfian Tanjung: Dari Awal Ahok Memang PKI
    Nasional

    Ustaz Alfian Tanjung: Dari Awal Ahok Memang PKI

  • Dea Annisa Jadi Pemeran Utama Web Series 'Abi Ghea'
    Selebriti

    Dea Annisa Jadi Pemeran Utama Web Series ‘Abi Ghea’

  • PA 212 Klaim HRS Pasti Dukung Meski Tak Hadir Ijtima Ulama
    Nasional

    PA 212 Klaim HRS Pasti Dukung Meski Tak Hadir Ijtima Ulama

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.