TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Rudal Ukraina Tewaskan 20 Warga Sipil di Donetsk

Rudal Ukraina Tewaskan 20 Warga Sipil di Donetsk

By William Putra Wijaya
15 Maret 2022
380
0
Rudal Ukraina Tewaskan 20 Warga Sipil di Donetsk

TIKTAK.ID – Ukraina dilaporkan menembakkan rudal Tochka-U ke wilayah Donetsk yang jatuh di dekat Gedung Pemerintah di pusat kota. Akibatnya, 20 orang warga sipil tewas, menurut data awal laporan tersebut.

Jubir Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov, pada Senin (14/3/22) mengatakan bahwa penembakan Ukraina ke Donetsk menggunakan bom curah menunjukkan bahwa tugas Angkatan Bersenjata Ukrania adalah membunuh sebanyak mungkin warga sipil, seperti yang dilansir Sputnik.

Keputusan untuk menggunakan senjata rudal jenis ini dibuat, setidaknya, oleh Komando Unit Ukraina setelah disetujui oleh pimpinan pasukan Ukraina di Kiev, tambahnya.

Kepala Republik Rakyat Donetsk (DPR), Denis Pushilin mengatakan bahwa ada korban anak-anak di antara mereka yang tewas, setelah pasukan Ukraina menyerang Donetsk menggunakan rudal Tochka-U.

“Orang-orang hanya mengantre, di halte. Dua puluh orang, menurut data awal, tewas, 9 lainnya luka-luka. Ada anak-anak di antara yang tewas,” kata Pushilin.

Pushilin menekankan bahwa jika Tochka-U telah mengenai targetnya, maka akan mengakibatkan kehancuran dalam radius sekitar 500 meter.

“Secara umum, tidak ada makhluk hidup yang tersisa. Ini mengerikan, tetapi ini adalah Ukraina hari ini, dan sesuatu yang harus kita tangani, dan semakin cepat ini terjadi, semakin sedikit korban dan semakin sedikit kehancuran, tentu saja,” kata Kepala DPR menambahkan.

Rudal Tochka-U yang digunakan untuk menyerang kota Donetsk berisi munisi tandan yang dilarang, tambah Denis Pushilin.

“Klarifikasi kecil: Tochka-U membawa munisi tandan, yang dilarang, seperti yang kita ketahui. Jika tidak ditembak jatuh, akan ada lebih banyak korban yang tidak proporsional,” kata Pushilin.

Kementerian Kesehatan Republik Rakyat Donetsk melaporkan bahwa dua puluh tiga orang termasuk satu anak terluka akibat serangan Ukraina tersebut.

Pada 24 Februari, Rusia melancarkan operasi militer di Ukraina. Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut tujuannya “melindungi orang-orang yang telah menjadi sasaran intimidasi dan genosida oleh rezim Kiev selama delapan tahun”. Untuk itu, menurutnya, operasi militer itu dilancarkan untuk melakukan “demiliterisasi dan de-Nazifikasi Ukraina”, untuk mengadili semua penjahat perang yang bertanggung jawab atas “kejahatan berdarah terhadap warga sipil” di Donbass.

Sebelumnya, pada 21 Februari, Rusia mengakui Republik-republik tersebut sebagai negara berdaulat dan menjalin hubungan diplomatik dengan DPR dan LPR pada hari yang sama.

TagsDonetskperang Ukraina RusiaRusiaserangan rudalUkraina

Related articles More from author

  • Rusia Berhasil Kuasai Sejumlah Kota di Ukraina
    Internasional

    Rusia Berhasil Kuasai Sejumlah Kota di Ukraina

    1 Juni 2022
    By Bagas F Sinaga
  • AS Ancam Rusia jika Terbukti Dalangi Serangan Sindrom Havana
    Internasional

    AS Ancam Rusia jika Terbukti Dalangi Serangan Sindrom Havana

    26 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Jokowi Tegas Tolak Kirim Bantuan Senjata ke Ukraina
    Nasional

    Jokowi Tegas Tolak Kirim Bantuan Senjata ke Ukraina

    2 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Soroti Alasan Jokowi Nekat Damaikan Rusia-Ukraina Saat Perang Berlangsung
    Nasional

    Pengamat Soroti Alasan Jokowi Nekat Damaikan Rusia-Ukraina Saat Perang Berlangsung

    1 Juli 2022
    By Joni Sitohang
  • Presiden Komisi Eropa Tuduh Rusia Peras Uni Eropa
    Internasional

    Presiden Komisi Eropa Tuduh Rusia Peras Uni Eropa

    26 Mei 2022
    By William Putra Wijaya
  • Tulsi Gabbard: Isu Perang Ukraina Dibutuhkan Industri Militer AS
    Internasional

    Tulsi Gabbard: Isu Perang Ukraina Dibutuhkan Industri Militer AS

    20 Februari 2022
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ternyata ini Penyebab Bau Mulut Kronis Saat Bangun Tidur di Pagi Hari
    Tips & Tutorial

    Ternyata ini Penyebab Bau Mulut Kronis Saat Bangun Tidur di Pagi Hari

  • Mantan Pelatih Timnas U-19 Dukung Pemain Muda Berkarier di Luar Negeri
    Olahraga

    Mantan Pelatih Timnas U-19 Dukung Pemain Muda Berkarier di Luar Negeri

  • Beri Support Langsung, Iis Dahlia Sambangi Bocah Korban Perundungan di Malang
    Selebriti

    Beri Support Langsung, Iis Dahlia Sambangi Bocah Korban Perundungan di Malang

  • Gandeng Prabowo-Sandi Jadi Menteri, PKS Sebut Eksperimen Jokowi Bahayakan Demokrasi
    Nasional

    Gandeng Prabowo-Sandi Jadi Menteri, PKS Sebut Eksperimen Jokowi Bahayakan Demokrasi

  • Menteri Pendidikan Italia Jadi Sasaran Pelecehan Seksual Verbal Senator Sayap Kanan
    Internasional

    Menteri Pendidikan Italia Jadi Sasaran Pelecehan Seksual Verbal Senator Sayap Kanan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.