TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ketika ‘Fakta’ Menyalahi Fakta: Surat Terbuka Kalam Institute Soroti Jurnalisme Bias dan Tendensius TV One

Ketika ‘Fakta’ Menyalahi Fakta: Surat Terbuka Kalam Institute Soroti Jurnalisme Bias dan Tendensius TV One

By Adam Humain
4 September 2020
5379
0
TIKTAK.ID - Ketika 'Fakta' Menyalahi Fakta: Surat Terbuka Kalam Institute Soroti Jurnalisme Bias dan Tendensius TV One

TIKTAK.ID – Kehidupan beragama di Indonesia yang majemuk lagi-lagi diterpa ujian. Kali ini, ujian itu datang dari media penyiaran TV One melalui program “Fakta” yang ditayangkan pada Senin malam, 31 Agustus 2020, lalu. Sungguh, TV One telah membuat insan beragama di Tanah Air terkejut sekaligus geram bukan main.

Demikian disampaikan Co-Founder Kalam Institute, Dede Azwar Nurmansyah lewat Surat Terbuka yang diterima sejumlah awak media, Jumat (4/9/20) malam.

Menurut Dede, tayangan “Fakta” bertema “Ramai Penolakan, Syiah Tetap Berjalan” itu amat bermasalah dari banyak aspek, dus bias dan penuh distorsi. Akibatnya, “Fakta” pun cenderung melawan fakta dan cita kebersamaan, kerukunan, dan kedamaian, hidup beragama yang menjadi salah satu pilar utama Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selaku penggiat Media Coaching Center, Kalam Institute pun menyesalkan, karena di tengah situasi sensitif dan kerentanan sosial yang dipaksakan, baik oleh oknum internal maupun eksternal, serta kebutuhan Indonesia kepada segala bentuk perekat bangsa, TV One sebagai lembaga penyiaran yang memanfaatkan frekuensi publik justru menayangkan acara yang dapat dikategorikan sebagai tidak bertanggung jawab, tidak profesional, bahkan hina.

Baca juga: Meski Elektabilitasnya Berada di Puncak, Haikal Hassan Sebut ‘Tidak Etis’ Prabowo Kembali Nyapres

“Bagaimana bisa TV One begitu nekat dan sengaja menyampaikan ‘informasi keliru dan menyesatkan’ kepada audiens dengan cara menghadirkan narasumber yang tidak kompeten dan seting acara yang cenderung tendensius?” tanya Dede lebih lanjut dalam Surat Terbuka yang ditulisnya. “Jelas, tayangan itu menista fakta yang benar-benar faktual dan akhirnya jatuh menjadi ‘Fakta’ sebagai sekadar kemasan dan sebutan,” imbuhnya.

Masih dalam SURAT TERBUKA: Kritik atas Tayangan “Fakta” TV One yang ditulisnya, Dede yang merupakan jurnalis senior dan pemerhati media itu menyampaikan “gugatannya” lebih lanjut kepada TV One.

“Terlalu besarkah syahwat mengejar rating dan motif komersial TV One sampai-sampai tega merengut kehormatan sejumlah besar anak bangsa yang berhak menikmati kebebasan yang sama dalam hal beragama dan berkeyakinan?

Baca juga: Otak alias Dalang Aksi Penyerangan Acara Midodareni Solo Akhirnya Terungkap

Halaman selanjutnya…

Adam Humain
Adam Humain

Adam Humain adalah seorang pegiat dan pemerhati teknologi yang memiliki ketertarikan mendalam pada perkembangan ekosistem digital global dan lokal. Lewat tulisan-tulisannya, Adam mengulas berbagai topik hangat seputar inovasi teknologi, dinamika bisnis startup dan raksasa hulu (big tech), hingga profil serta pemikiran para tokoh pemrakarsa di balik revolusi industri 4.0.

Dengan pendekatan analitis namun tetap komunikatif, Adam berusaha menjembatani kompleksitas dunia teknologi agar mudah dipahami oleh publik awam, pelaku bisnis, maupun sesama antusias teknologi. Selain aktif mengamati tren AI, keamanan siber, dan ekonomi digital, ia kerap membagikan perspektifnya mengenai bagaimana teknologi membentuk lanskap sosial dan cara manusia berinteraksi di masa depan

1 2 3
Tagsasas jurnalistikKalam InstituteKonstitusionalpenodaan agamaprovokatifsupremasi hukumSyiahTV One

Related articles More from author

  • Tampil di ILC TV One, Menteri Jokowi Bilang Ada yang Adu Domba Pusat dan DKI
    Nasional

    Tampil di ILC TV One, Menteri Jokowi Bilang Ada yang Adu Domba Pusat dan DKI

    9 April 2020
    By Joni Sitohang
  • Nasional

    Fatwa ‘Inkonsisten’ MUI Jatim tentang Larangan Ucapan Natal Menuai Polemik, LAWAN Institute: Jangan Jadi Calo Tuhan

    24 Desember 2019
    By Rusli Qomar
  • Ketum ABI Sambut Baik Janji Menag Lindungi Minoritas Sesuai Amanat Konstitusi
    Nasional

    Ketum ABI Sambut Baik Janji Menag Lindungi Minoritas Sesuai Amanat Konstitusi

    26 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • ABI Siap Perkarakan Media yang Sebut HW Pemerkosa Santriwati Bandung sebagai 'Muslim Syiah'
    Nasional

    ABI Siap Perkarakan Media yang Sebut HW Pemerkosa Santriwati Bandung sebagai ‘Muslim Syiah’

    11 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Densus 88 Temukan Buku Propaganda Anti Syiah di Kediaman Terduga Teroris Sidoarjo
    Nasional

    Densus 88 Temukan Buku Propaganda Anti Syiah di Kediaman Terduga Teroris Sidoarjo

    28 April 2020
    By Joni Sitohang
  • MUI Jabar Kritik Wali Kota Bandung Usai Peresmian Gedung ANNAS Ramai Kecaman
    Nasional

    MUI Jabar Kritik Wali Kota Bandung Usai Peresmian Gedung ANNAS Ramai Kecaman

    1 September 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kurang Bukti, Upaya Relawan Ganjar Polisikan Anies Gagal
    Nasional

    Kurang Bukti, Upaya Relawan Ganjar Polisikan Anies Gagal

  • Begini Cara Kerja QR Code untuk Batasi Pengunjung Mal Jakarta Saat New Normal
    Teknologi

    Begini Cara Kerja QR Code untuk Batasi Pengunjung Mal Jakarta Saat New Normal

  • 3 Halangan Berat Anies Maju Pilpres 2024
    Nasional

    3 Halangan Berat Anies Maju Pilpres 2024

  • Ketentuan Unggahan Agar Tak Dihapus Instagram
    Teknologi

    Ketentuan Unggahan Agar Tak Dihapus Instagram

  • Momen Pertemuan Prabowo dengan 7 Media di Hambalang Demi Jawab Isu Terkini
    Nasional

    Momen Pertemuan Prabowo dengan 7 Media di Hambalang Demi Jawab Isu Terkini

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.