TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Rusia Jadi Negara Pertama yang Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19

Rusia Jadi Negara Pertama yang Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19

By William Putra Wijaya
14 Agustus 2020
605
0
Rusia Jadi Negara Pertama yang Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19

TIKTAK.ID – Presiden Vladimir Putin pada Selasa (11/8/20) mengklaim bahwa Rusia menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui peraturan untuk vaksin Covid-19. Pengumuman itu disampaikan setelah kurang dari dua bulan dilakukan pengujian kepada manusia. Moskow memuji ini sebagai bukti kehebatan ilmiah negara Beruang Merah itu.

Vaksin yang akan dipasarkan dengan nama “Sputnik V” sama seperti nama satelit pertama yang diluncurkan pertama kali oleh Uni Soviet bernama “Sputnik 1” pada 1957, rencananya akan diproduksi massal pada akhir tahun, tulis Reuters.

Petugas kesehatan Rusia yang merawat pasien Covid-19 akan mendapat kesempatan pertama untuk menggunakan vaksin itu dalam beberapa minggu mendatang.

Persetujuan peraturan ini membuka jalan bagi inokulasi massal penduduk Rusia dan pihak berwenang berharap hal itu akan dapat membangkitkan kembali ekonomi, yang telah terpukul oleh dampak virus.

Kepala Dana Kekayaan Kedaulatan Rusia, Kirill Dmitriev memuji perkembangan tersebut sebagai “momen Sputnik” yang bersejarah. Dia bahkan mengklaim Rusia telah menerima permintaan asing untuk 1 miliar dosis. Perjanjian internasional telah diamankan untuk menghasilkan 500 juta dosis setiap tahun, dengan vaksin diharapkan juga diproduksi di Brasil.

Dia mengatakan uji klinis dijadwlakan segera dimulai di Uni Emirat Arab dan Filipina.

Tetapi hanya sekitar 10 persen dari uji klinis yang berhasil. Namun, kecepatan Rusia menyetujui vaksin sebelum tahap akhir uji coba dilakukan untuk menguji keamanan dan kemanjuran sampai tuntas, telah mengkhawatirkan beberapa ilmuwan. Mereka khawatir Moskow akan membahayakan kesehatan nasional.

Association of Clinical Trials Organisations (ACTO) yang berbasis di Moskow, sebuah badan perdagangan yang mewakili produsen obat top dunia di Rusia minggu ini mendesak Kementerian Kesehatan untuk menunda persetujuan sampai uji coba terakhir tersebut berhasil dituntaskan.

Dalam sebuah surat kepada Kementerian, disebutkan ada risiko tinggi terkait dengan pendaftaran obat sebelum uji terakhir dinyatakan berhasil.

“Selama fase inilah bukti utama kemanjuran vaksin dikumpulkan, serta informasi tentang reaksi merugikan yang dapat muncul pada kelompok pasien tertentu: orang dengan kekebalan yang lemah, orang dengan penyakit yang menyertai dan sebagainya,” katanya.

Namun Putin menepis kekhawatiran itu. Berbicara pada pertemuan Pemerintah di televisi Nasional dia mengatakan bahwa vaksin yang dikembangkan oleh Institut Gamaleya Moskow, aman dan bahkan telah diberikan kepada salah satu putrinya.

“Saya tahu ini bekerja cukup efektif, membentuk kekebalan yang kuat, dan saya ulangi, ia telah melewati semua pemeriksaan yang diperlukan,” kata Putin, berharap produksi massal segera dimulai.

TagsBerita Dunia Hari IniCOVID-19Pandemi CoronaRusiaVaksin

Related articles More from author

  • Mahkamah Agung Brasil Selidiki Presiden Bolsonaro
    Internasional

    Mahkamah Agung Brasil Selidiki Presiden Bolsonaro

    8 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Jubir Jokowi Tampik Bahas Reshuffle Kabinet Saat Temui Bos Partai Koalisi
    Nasional

    Jubir Jokowi Tampik Bahas Reshuffle Kabinet Saat Temui Bos Partai Koalisi

    3 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Ngaku Terinspirasi Jokowi, Wanita ini Tebar Uang di Jalan Naik Mobil Hummer
    Nasional

    Ngaku Terinspirasi Jokowi, Wanita ini Tebar Uang di Jalan Naik Mobil Hummer

    11 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Majelis Ulama Indonesia Kecam Pembunuhan Qassem Soleimani
    Nasional

    Mengutuk Keras Pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani, MUI: AS Menimbulkan Malapetaka dan Bencana Yang Lebih Besar

    5 Januari 2020
    By Rusli Qomar
  • Minta Tak Ada yang Kompori Demo, Nasdem Kecam Seruan Aksi 'Jokowi End Game'
    Nasional

    Minta Tak Ada yang Kompori Demo, Nasdem Kecam Seruan Aksi ‘Jokowi End Game’

    25 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Perwiranya Diserang di Peron, Pentagon Lockdown
    Internasional

    Perwiranya Diserang di Peron, Pentagon Lockdown

    6 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Daftar Seleb Positif Corona: Bintang Game of Thrones dan James Bond Ikut Kena
    Selebriti

    Daftar Seleb Positif Corona: Bintang Game of Thrones dan James Bond Ikut Kena

  • Kesal Lihat Antrean Padat di Bandara Soetta Saat Pandemi, Aming: Mbok Ya Terapkan Protokoler yang Benar
    Selebriti

    Kesal Lihat Antrean Padat di Bandara Soetta Saat Pandemi, Aming: Mbok Ya Terapkan Protokoler yang Benar

  • Yusril Minta KPU dan Partai Prima Berdamai Demi Batalkan Putusan PN Jakpus Soal Tunda Pemilu
    Nasional

    Yusril Minta KPU dan Partai Prima Berdamai Demi Batalkan Putusan PN Jakpus Soal Tunda Pemilu

  • Ketua DPRD DKI Tuduh RSCM Kebanjiran Gara-Gara Revitalisasi Trotoar Anies, Dirut RSCM Ungkap Fakta Sebenarnya
    Nasional

    Ketua DPRD DKI Tuduh RSCM Kebanjiran Gara-Gara Revitalisasi Trotoar Anies, Dirut RSCM Ungkap Fakta Sebenarnya

  • Pyongyang: Korea Selatan dan AS Akan 'Bayar Mahal' Latihan Perang Mereka
    Internasional

    Pyongyang: Korea Selatan dan AS Akan ‘Bayar Mahal’ Latihan Perang Mereka

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.