TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Undang-Undang Keamanan Diterapkan, Aktivis Muda Pro-Demokrasi Hong Kong Putuskan Hengkang

Undang-Undang Keamanan Diterapkan, Aktivis Muda Pro-Demokrasi Hong Kong Putuskan Hengkang

By William Putra Wijaya
6 Juli 2020
515
0
Undang-Undang Keamanan Diterapkan, Aktivis Muda Pro-Demokrasi Hong Kong Putuskan Hengkang

TIKTAK.ID – Salah satu aktivis muda pro-demokrasi Hong Kong, Nathan Law memutuskan hengkang dari kota itu setelah Beijing memberlakukan Undang-Undang Keamanan yang sangat kontroversial.

Pada Kamis kemarin, dia membuat pernyataan kepada media yang mengatakan dirinya telah meninggalkan Hong Kong. Namun, dia berjanji tetap “melanjutkan pekerjaan advokasi di tingkat internasional”.

Dia tidak mengatakan pergi ke mana dengan alasan risiko keamanan. “Berdasarkan penilaian risiko, saya tidak dapat menyampaikan terlalu banyak tentang keberadaan dan situasi pribadi saya sekarang.”

Pemuda ini sempat memimpin mahasiswa dan menjadi legislator lokal yang menghabiskan waktu di penjara setelah demonstrasi “Umbrella Protes” pada 2014.

“Saya pikir gerakan ini masih hidup,” katanya kepada BBC.

Meskipun risiko kepada pribadinya sangat tinggi, namun ia berkata, “Orang-orang Hong Kong tidak akan menyerah”.

Kedaulatan Hong Kong diserahkan kembali ke China dari Inggris pada 1997 dan hak-hak tertentu seharusnya dijamin selama setidaknya 50 tahun di bawah perjanjian “satu negara, dua sistem”.

Namun, para aktivis demokrasi mengatakan bahwa Undang-Undang baru itu, yang menargetkan pemisahan diri, subversi, dan terorisme dengan hukuman seumur hidup di penjara, secara efektif mengakhiri kebebasan berbicara. Beijing tentu menolak kritikan tersebut.

Beberapa saat setelah Undang-Undang baru itu diumumkan pada Selasa malam, Nathan menyatakan mengundurkan diri dari Partai Demosisto, yang dia dirikan bersama dengan aktivis terkenal Joshua Wong. Pada saat itu, ia mengatakan Undang-Undang ini menandai dimulainya “revolusi budaya berdarah”.

“Begitu banyak yang hilang sekarang di kota yang kucintai: kebebasan untuk mengatakan yang sebenarnya,” katanya.

Menggambarkan bagaimana Undang-Undang baru itu akan mengukuhkan kekuatan Beijing di Hongkong, dia mengatakan bahwa “kami dulu menganggap polisi rahasia sebagai sesuatu yang abstrak, sekarang ini menjadi ketakutan yang sangat nyata”.

Undang-Undang Keamanan baru yang diterapkan Beijing di Hong Kong itu menurut Pemerintah China daratan diperlukan untuk menghentikan kebencian terhadap Pemerintah Pusat China dan pelanggaran Pemerintah Daerah Hong Kong, seperti yang terjadi pada protes pro-demokrasi selama 2019.

Aturan itu juga memungkinkan untuk melakukan persidangan tertutup, penyadapan kepada tersangka dan kemungkinan tersangka akan diadili di daratan Tiongkok.

Tindakan seperti merusak fasilitas transportasi umum -yang sering terjadi selama protes 2019- dapat dianggap sebagai tindakan terorisme.

Ada juga kekhawatiran tentang kebebasan di dunia online, sebab penyedia internet mungkin harus menyerahkan data pengguna jika polisi meminta.

Undang-Undang Keamanan baru yang diterapkan di Hong Kong itu juga mendapat banyak kecaman dari banyak negara, terutama Amerika Serikat. Namun, Beijing menanggapi enteng semua itu dengan mengatakan “masalah Hong Kong bukan urusan kalian”.

TagsAktivis MudaBerita Dunia Hari IniHong KongNathan LawPro-DemokrasiUndang-undang keamanan

Related articles More from author

  • Terinspirasi Kejahatan Lain, Pria Jepang Lakukan Aksi Bakar Kereta Cepat
    Internasional

    Terinspirasi Kejahatan Lain, Pria Jepang Lakukan Aksi Bakar Kereta Cepat

    10 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Intelijen Ukraina Diduga Terlibat Serangan Bom Mobil di Donetsk
    Internasional

    Intelijen Ukraina Diduga Terlibat Serangan Bom Mobil di Donetsk

    21 Februari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Muak pada Kekerasan dan Maraknya Pelecehan, Aktivis Sebut 'Kuwait Tak Aman Bagi Kaum Wanita'
    Internasional

    Muak pada Kekerasan dan Maraknya Pelecehan, Aktivis Sebut ‘Kuwait Tak Aman Bagi Kaum Wanita’

    23 April 2021
    By William Putra Wijaya
  • Intelijen Rusia Ungkap Rencana AS Kembali Gerakkan Kelompok Teroris di Suriah
    Internasional

    Intelijen Rusia Ungkap Rencana AS Kembali Gerakkan Kelompok Teroris di Suriah

    10 Februari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Pemerintah Mali Gagalkan Kudeta yang Didukung Barat
    Internasional

    Pemerintah Mali Gagalkan Kudeta yang Didukung Barat

    19 Mei 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Parlemen Ekuador Setujui Penyidikan terhadap Presiden Guillermo terkait Pandora Papers
    Internasional

    Parlemen Ekuador Setujui Penyidikan terhadap Presiden Guillermo terkait Pandora Papers

    12 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • 7 Kader PAN Riau Kena Semprot Usai Nekat Deklarasi Capres Anies
    Nasional

    7 Kader PAN Riau Kena Semprot Usai Nekat Deklarasi Capres Anies

  • Hamas Surati Jokowi Minta Galang Dukungan Internasional untuk Palestina
    Nasional

    Hamas Surati Jokowi Minta Galang Dukungan Internasional untuk Palestina

  • Park Shin Hye Perankan Prajurit di Drama 'Sisyphus: The Myth'
    Selebriti

    Park Shin Hye Perankan Prajurit di Drama ‘Sisyphus: The Myth’

  • Sayangkan Parpol Boikut Retret Kepala Daerah, Demokrat: Tak Utamakan Tugas Negara
    Nasional

    Sayangkan Parpol Boikut Retret Kepala Daerah, Demokrat: Tak Utamakan Tugas Negara

  • Sekjen Gerindra Bahas Sosok Pendamping Prabowo di Pilpres 2024
    Nasional

    Sekjen Gerindra Bahas Sosok Pendamping Prabowo di Pilpres 2024

Artikel Terbaru

  • Apa Itu IP Address dan Cara Melihatnya di HP serta Laptop 26 Oktober 2026
  • Remaja Bobotoh Tewas Usai Tonton Persib di Pakansari, Ini Katakatan Bupati Bogor 26 Oktober 2026
  • Cara Menampilkan Persentase Baterai di HP Android dan iPhone 26 Oktober 2026
  • Prabowo Terima Gubernur URI di Hambalang, Ini yang Dibahas soal Kampus Baru Bogor 26 Oktober 2026
  • Cara Menghapus Riwayat Penelusuran Google di HP dan Laptop 26 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (88)
  • Keuangan (22)
  • Kuliner (1,067)
  • Nasional (8,016)
  • Olahraga (1,145)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,285)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.