TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pemerintah Mali Gagalkan Kudeta yang Didukung Barat

Pemerintah Mali Gagalkan Kudeta yang Didukung Barat

By Bagas F Sinaga
19 Mei 2022
306
0
Pemerintah Mali Gagalkan Kudeta yang Didukung Barat

TIKTAK.ID – Pemerintah Mali mengumumkan bahwa sekelompok perwira negara tersebut mencoba melakukan kudeta dengan bantuan negara Barat pada pekan lalu. Pemerintah tidak merinci tersangka pelaku asing yang terlibat.

Pengumuman itu disampaikan di tengah memburuknya hubungan yang sedang berlangsung dengan mantan penguasa kolonial Mali, Prancis.

“Sekelompok kecil perwira anti-progresif Mali dan bintara berusaha melakukan kudeta pada malam 11-12 Mei 2022,” kata Jubir Pemerintah, Kolonel Abdoulaye Maiga di TV nasional pada Senin (16/5/22) malam. “Para prajurit ini didukung oleh negara Barat. Upaya itu gagal berkat kewaspadaan dan profesionalisme pasukan pertahanan dan keamanan Mali.”

Pemerintah Mali mengecam serangan “keterlaluan” terhadap keamanan negara, yang bertujuan untuk menghalangi —atau bahkan memusnahkan— upaya substansial mengamankan negara tersebut dan kembali ke tatanan konstitusional yang menjamin perdamaian dan stabilitas di Mali, Pemerintah hanya memberikan sedikit rincian rencana yang diduga kudeta tersebut.

Satu sumber militer anonim mengatakan kepada Al-Jazeera bahwa sekitar 10 orang telah ditangkap sejauh ini. Pemerintah telah mengonfirmasi bahwa keamanan di pos-pos pemeriksaan di sekitar Ibu Kota telah ditingkatkan dalam upaya untuk menangkap kaki tangan kelompok kudeta yang mungkin masih buron.

Klaim kudeta yang gagal disampaikan pada hari yang sama ketika Mali menarik diri dari Pasukan G5 Sahel, sebuah upaya multinasional untuk melawan militan Islam di wilayah tersebut. Kelompok beranggotakan lima negara yang dibentuk pada 2017 juga termasuk Chad, Burkina Faso, Mauritania, dan Nigeria.

Mali saat ini diperintah oleh Presiden sementara Assimi Goita, seorang kolonel tentara yang memimpin kudeta militer 2020 melawan Presiden Ibrahim Boubacar Keita – serta kudeta Mei 2021 terhadap penggantinya Bah N’Daw.

Setelah kudeta tahun 2021, Pemerintah Goita dituding kekuatan Barat mengundang kontraktor militer swasta Rusia untuk membantu Bamako memerangi gerilyawan Islam di utara.

Sementara itu, hubungan Bamako dengan Paris terus memburuk. Atas desakan Goita, Prancis menarik pasukannya keluar dari Mali pada Februari lalu. Negara itu mengusir media Pemerintah Prancis pada Maret, menuduh mereka menerbitkan laporan palsu tentang pelanggaran hak asasi manusia.

Pada awal bulan ini, Mali memutuskan perjanjian pertahanan dengan Paris, dengan alasan “pelanggaran mencolok” terhadap kedaulatannya oleh pasukan Prancis.

TagsBerita Dunia Hari IniKudetaMaliPemerintah Mali

Related articles More from author

  • Lebih Separuh Negara Anggota Pengadilan Pidana Internasional Kompak Bersatu Melawan Sanksi AS
    Internasional

    Lebih Separuh Negara Anggota Pengadilan Pidana Internasional Kompak Bersatu Melawan Sanksi AS

    24 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Tuduh Rusia Siap Serang Ukraina, Minsk Sebut AS Sebar 'Cerita Horor'
    Internasional

    Tuduh Rusia Siap Serang Ukraina, Minsk Sebut AS Sebar ‘Cerita Horor’

    22 Januari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Bentrokan di Penjara Ekuador Tewaskan 100 Tahanan
    Internasional

    Bentrokan di Penjara Ekuador Tewaskan 100 Tahanan

    1 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Dinyatakan Tak Lagi Berisiko sebagai Penular Covid-19, Trump Kembali Muncul ke Publik
    Internasional

    Dinyatakan Tak Lagi Berisiko sebagai Penular Covid-19, Trump Kembali Muncul ke Publik

    13 Oktober 2020
    By William Putra Wijaya
  • Dua Orang Tewas Ditikam Pedang Pria Berkostum Abad Pertengahan di Kanada
    Internasional

    Dua Orang Tewas Ditikam Pedang Pria Berkostum Abad Pertengahan di Kanada

    3 November 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Pompeo Ajak Sekutu AS di Seluruh Dunia Bersatu Melawan China
    Internasional

    Pompeo Ajak Sekutu AS di Seluruh Dunia Bersatu Melawan China

    27 Juli 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pendiri Antivirus McAfee Ditemukan Tewas di Sel Tahanannya
    Teknologi

    Pendiri Antivirus McAfee Ditemukan Tewas di Sel Tahanannya

  • Nia Ramadhani Ceritakan Kisah Hidupnya Lewat Novel ‘Cerita Ade'
    Selebriti

    Nia Ramadhani Ceritakan Kisah Hidupnya Lewat Novel ‘Cerita Ade’

  • Akibat Konflik di Ukraina, Hubungan Mesra Polandia – Hongaria Retak
    Internasional

    Akibat Konflik di Ukraina, Hubungan Mesra Polandia – Hongaria Retak

  • Perantara Koruptor Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki Diduga Orang Dekat Wapres Maruf Amin
    Nasional

    Perantara Koruptor Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki Diduga Orang Dekat Wapres Maruf Amin

  • Lee Je Hoon: Taxi Driver 2 Lebih Seru dengan Balas Dendam Berapi-api
    Selebriti

    Lee Je Hoon: Taxi Driver 2 Lebih Seru dengan Balas Dendam Berapi-api

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.