TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Keputusan New Normal Jokowi Bisa Bikin Rupiah Hantam Dolar Amerika

Keputusan New Normal Jokowi Bisa Bikin Rupiah Hantam Dolar Amerika

By Joni Sitohang
9 Juni 2020
988
0
Keputusan New Normal Jokowi Bisa Bikin Rupiah Hantam Dolar Amerika

TIKTAK.ID – Sejumlah kalangan menilai keputusan Pemerintah menerapkan new normal atau tatanan normal baru disambut baik oleh kalangan investor. Di antaranya para pemilik modal, yang menganggap new normal bisa membangkitkan ekonomi nasional usai terdampak Covid-19.

Diketahui, mulai sepekan kemarin nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Bahkan hari ini dolar AS sudah berada di level Rp13.980.

Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk, Josua Pardede menyatakan investor menyambut baik rencana pembukaan ekonomi negara Asia, termasuk Indonesia.

Baca juga : Elektabilitas Ganjar dan Ridwan Kamil Naik di Tengah Pandemi, Bagaimana dengan Prabowo dan Anies?

“Dari sisi domestik, penguatan rupiah cenderung disebabkan dimulainya transisi pembukaan PSBB oleh beberapa daerah, seperti DKI Jakarta. Hal itu diharapkan bisa mendorong peningkatan produktivitas perekonomian setelah menurun tajam ketika implementasi PSBB di berbagai daerah di Indonesia,” ujar Josua, seperti dilansir Detikcom, Jakarta, Jumat (5/6/20).

Tidak hanya nilai rupiah, Josua berpendapat ekonomi nasional akan bergairah lagi jika implementasi new normal bisa memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Aktivitas perekonomian pada kuartal III tahun 2020 diperkirakan akan membaik dibandingkan kuartal II tahun 2020 yang diperkirakan akan mengalami kontraksi dan akan kembali membaik lagi hingga kuartal IV tahun 2020,” imbuhnya.

Baca juga : Meski Elektabilitasnya Anjlok, Prabowo Tetap Tempati Posisi Teratas, Anies Urutan Ketiga

Sementara itu, Kepala Bank Central Asia (BCA) Tbk, David Sumual menyebut kebijakan new normal memberikan sedikit pengaruh terhadap penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Ia menilai sumber utama nilai tukar rupiah menguat adalah banyaknya aliran modal yang masuk ke Indonesia khusus ke instrumen portofolio.

“Tren penguatan sudah sejak pertengahan Mei. Tapi ini ditopang karena aliran masuk di portofolio. Semata-mata karena aliran modal, dan dolar sentimennya sedang tidak baik karena ada rusuh,” jelas David.

Seperti diketahui, istilah new normal muncul tak lama usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak “berdamai” dengan Covid-19. Terdapat sejumlah daerah yang akan menjadi proyek percontohan kebijakan ini.

Baca juga : Jokowi Mendadak Panggil Panglima TNI dan Kapolri, Ada Apa Kali ini?

Sebanyak 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota akan mulai melaksanakan skenario ini. Empat provinsi itu yakni Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Gorontalo.

TagsCoronaCOVID-19Dolar AmerikaJokowiNew NormalRupiahVirus CoronaWabah Covid-19

Related articles More from author

  • DPP PKB: Ada 6 Posisi di Kabinet yang Akan Dirombak oleh Presiden Jokowi
    Nasional

    DPP PKB: Ada 6 Posisi di Kabinet yang Akan Dirombak oleh Presiden Jokowi

    22 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Tegaskan Siap Hadapi Gugatan Uni Eropa ke RI Soal Nikel
    Nasional

    Dorong Investasi di Sektor Hilir, Jokowi: ‘Goal’-nya Lapangan Kerja Seluas-luasnya

    12 Desember 2021
    By Joni Sitohang
  • Aqil Siraj: Indonesia 'Negara yang Kalah' karena Masih Impor Vaksin Corona
    Nasional

    Aqil Siraj: Indonesia ‘Negara yang Kalah’ karena Masih Impor Vaksin Corona

    23 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • Prabowo Temui Jokowi di Istana Bogor, Gerindra Beri Penjelasan
    Nasional

    Prabowo Temui Jokowi di Istana Bogor, Gerindra Beri Penjelasan

    27 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Demokrat Nilai Cara Jokowi 'Manjakan' Influencer dan 'Beri Makan' Buzzer Tidak Tepat
    Nasional

    Demokrat Nilai Cara Jokowi ‘Manjakan’ Influencer dan ‘Beri Makan’ Buzzer Tidak Tepat

    28 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Jokowi Tunjuk Mahfud MD Jadi Plt Menkominfo Usai Johnny Plate Ditetapkan Tersangka
    Nasional

    Jokowi Tunjuk Mahfud MD Jadi Plt Menkominfo Usai Johnny Plate Ditetapkan Tersangka

    21 Mei 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • RUU Otsus Papua Akan Disahkan DPR-Pemerintah Besok
    Nasional

    RUU Otsus Papua Akan Disahkan DPR-Pemerintah Besok

  • Pemerintah Akhirnya Resmi Larang Mudik Lebaran 6-17 Mei 2021, Berlaku Umum untuk Semua Kalangan
    Nasional

    Pemerintah Akhirnya Resmi Larang Mudik Lebaran 6-17 Mei 2021, Berlaku Umum untuk Semua Kalangan

  • Anak Buah Prabowo Dukung Megawati: Generasi Milenial Memang Harus Dididik Keras!
    Nasional

    Begini Respons DPR Soal Barang Bukti Emas yang Dicuri Pegawai KPK

  • Hasto: Palestina sudah Jadi Negara Merdeka jika Soekarno Tak Dilengserkan
    Nasional

    Hasto PDIP Jelaskan Alasannya Pertanyakan Prestasi Anies Memimpin DKI

  • Gerindra Respons Anies Soal Ketimpangan: Pembangunan Luar Jawa Dimaksimalkan Jokowi
    Nasional

    Gerindra Respons Anies Soal Ketimpangan: Pembangunan Luar Jawa Dimaksimalkan Jokowi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.