
TIKTAK.ID – Beredar foto seorang wanita tua berparas oriental dengan narasi yang mengklaim Solidaritas Tionghoa menolak mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Disebutkan, kerukunan agama di Ibu Kota menjadi rusak sejak Ahok memimpin Jakarta. Akun Facebook Dahrul Muhammad yang membagikan narasi tersebut pada Rabu (11/3/20).
“Solidaritas Tionghoa Tolak Ahok: Kami Dari Dulu Tinggal Di Jakarta Hidup Damai. Tapi Semenjak Si Zhing Wan atau Ahok Masuk ke Jakarta, Dia Merusak Semuanya. Kami Harap Ahok Sekeluarga Pulang Ke BaBel, Jangan Ganggu Kerukunan Kami!” tulis narasi tersebut.
Mengutip Medcom.id, klaim wanita tua berparas oriental yang seolah mewakili Solidaritas Tionghoa menolak Ahok karena merusak kerukunan di Ibu Kota, adalah SALAH.
Baca juga: Rocky Gerung: Ahok Lebih Mungkin Dampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024, Mengapa?
Faktanya, wanita dalam foto tersebut bernama Hu Juan, wanita berusia 29, dari Henan, Tiongkok. Ia didiagnosis penyakit langka sehingga membuat wajah menjadi tua setelah melahirkan.

Melalui reverse image, foto identik ditemukan di berbagai portal berita daring, salah-satunya seperti dilansir foxnews.com. Artikel itu berjudul, “Rare condition makes 29-year-old woman look 80 after childbirth” atau dalam terjemahan bahasa Indonesia, ‘Kondisi langka membuat wanita berusia 29 tahun terlihat 80 tahun setelah melahirkan’ dimuat pada 27 Oktober 2015.
Pada artikel itu, disebutkan Hu Juan didiagnosis menderita cutix laxa, yakni gangguan jaringan ikat yang ditandai oleh kulit yang kendur dan tidak elastis. Penyakit itu menyebabkan wajah si penderita akan tampak jauh lebih tua dari usia mereka yang sebenarnya.
Baca juga: [CEK HOAKS ATAU FAKTA] Viral Foto Ahok Dikerumuni Banyak Orang di Kondangan, Anies Dicuekin
Halaman selanjutnya…
Rusli Qomar adalah seorang penulis yang berdedikasi mengulas berbagai isu seputar dunia kesehatan dan kesejahteraan (wellness). Melalui karya-karyanya, Rusli aktif menyajikan informasi yang edukatif mengenai pencegahan dan penanganan penyakit, serta membagikan tips gaya hidup sehat yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Dengan gaya penulisan yang lugas, terstruktur, dan berbasis pada referensi tepercaya, Rusli berkomitmen untuk menyederhanakan istilah-istilah medis yang rumit agar mudah dipahami oleh pembaca umum. Fokus utamanya adalah mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan preventif, pemenuhan nutrisi harian, serta menjaga keseimbangan fisik dan mental










