TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Warga NTT Suarakan Referendum Masa Jabatan Presiden untuk Jokowi

Warga NTT Suarakan Referendum Masa Jabatan Presiden untuk Jokowi

By Joni Sitohang
19 Juni 2021
438
0
Jokowi Minta para Gubernur Dukung Omnibus Law, Begini Respons Anies Baswedan

TIKTAK.ID – Beberapa elemen masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang menyuarakan usulan referendum masa jabatan presiden. Referendum sendiri adalah mekanisme politik untuk memurnikan kembali kedaulatan rakyat, terkait masa jabatan presiden.

Sejumlah elemen masyarakat itu tergabung dalam “Komite Penyelenggara Referendum Terbatas pada Konstitusi 1945 NTT” yang dibentuk pada Kamis 29 April 2021 silam.

Komite tersebut dipimpin oleh Pius Rengka dan beberapa nama dalam tim inti di antaranya Imanuel Blegur, Caroline Noge, Hadi Djawas, Clarita R. Lino dan sejumlah aktivis peduli demokrasi lainnya.

Baca juga : LSI: Jokowi Bukan King Maker dan Relawannya Tak Punya Pengaruh untuk Pilpres 2024

Kemudian Jaringan Komite Penyelenggara Referendum Terbatas itu sudah merambah luas hingga ke kabupaten, Kecamatan, dan pelosok desa di NTT.

Ketua Komite, Pius Rengka, mengatakan bahwa gagasan pembentukan Komite Penyelenggara Referendum ini sebetulnya bukan muncul mendadak.

“Mulanya, gagasan ini lahir akibat tim penggagas mencermati aspirasi sangat kuat dan luas masyarakat NTT untuk mengubah ketentuan pasal konstitusi, yang mengatur tentang periode dan batas masa jabatan presiden Indonesia,” ujar Pius Rengka di Kupang, Kamis (17/6/21), seperti dilansir Merdeka.com.

Baca juga : LSI Denny JA Ungkap Skenario PDIP-Golkar-Gerindra di Pilpres 2024

Pius mengaku Komite tersebut dibentuk atas inisiatif sejumlah elemen masyarakat, usai mencermati dengan sangat serius aspirasi rakyat NTT. Ia menyebut ada banyak opini yang meminta agar batasan masa jabatan presiden perlu serius dikoreksi.

“Koreksi atas batasan masa jabatan itu muncul kian marak, menyusul kunjungan beruntun Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama 10 kali ke NTT, di masa kepemimpinan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef A. Naesoi,” terang Pius.

Menurut Pius, masa jabatan presiden yang dibatasi dua periode adalah kooptasi elite oligarki politik atau semacam pembajakan demokrasi deliberatif.

Baca juga : Yaqut Wajibkan Pegawai Kemenag Hormat Bendera Merah Putih Setiap Tanggal 17

“Demokrasi deliberatif yakni demokrasi terlibat yang melibatkan semua elemen dalam proses dan evaluasi politik pembangunan. Demokrasi deliberatif tak hanya mengandalkan lembaga-lembaga politik seperti partai politik, yang dalam cermatan banyak pihak partai politik terkesan sudah berubah menjadi instrumen kooptatif, bahkan cenderung manipulatif,” tegasnya.

Pius menyatakan bahwa deklarasi Komite Penyelenggara Referendum Konstitusi NTT akan digelar pada 21 Juni 2021, yang bertepatan dengan hari ulang tahun Presiden Jokowi.

TagsJokowiNTT

Related articles More from author

  • Ramal Kemungkinan Chaos Besar dan Presiden Lengser di 2021, Mbak You Terancam Dipolisikan
    Nasional

    Ramal Kemungkinan Chaos Besar dan Presiden Lengser di 2021, Mbak You Terancam Dipolisikan

    18 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Anggap Politik Indonesia 'Aneh', Refly Harun Tegaskan Demo Minta Jokowi Mundur itu Bukan Makar
    Nasional

    Refly Harun Apresiasi Cara Anies Ambil Keputusan Cepat Hanya dengan Mencermati Gestur Jokowi

    15 September 2020
    By Joni Sitohang
  • PDIP Harap Jokowi Tolak Wacana Jadi Wapres: Nanti Jadi Dagelan
    Nasional

    PDIP Harap Jokowi Tolak Wacana Jadi Wapres: Nanti Jadi Dagelan

    1 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Tiru Jejak SBY, Prabowo Juga Percayakan Seskab dari Latar Belakang Militer
    Nasional

    Tiru Jejak SBY, Prabowo Juga Percayakan Seskab dari Latar Belakang Militer

    29 Oktober 2024
    By Joni Sitohang
  • Begini Penjelasan FPI Soal Doa Pendek Umur untuk Jokowi dan Megawati
    Nasional

    Begini Penjelasan FPI Soal Doa Pendek Umur untuk Jokowi dan Megawati

    17 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Terkait Isu Masa Jabatan Presiden, Pengamat Ajak Masyarakat Kawal Wacana Amendemen UUD 1945
    Nasional

    Terkait Isu Masa Jabatan Presiden, Pengamat Ajak Masyarakat Kawal Wacana Amendemen UUD 1945

    22 Agustus 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Vietnam Keluhkan Venue Piala AFF, Ini Kata Pemkot Bekasi
    Olahraga

    Vietnam Keluhkan Venue Piala AFF, Ini Kata Pemkot Bekasi

  • Witan Sulaeman Ungkap Sempat Dipaksa FK Senica Main Tanpa Gaji
    Olahraga

    Witan Sulaeman Ungkap Sempat Dipaksa FK Senica Main Tanpa Gaji

  • Tingkatkan Daya Tahan Tubuh yang Turun dengan Hindari Konsumsi 5 Makanan Ini
    Tips & Tutorial

    Tingkatkan Daya Tahan Tubuh yang Turun dengan Hindari Konsumsi 5 Makanan Ini

  • Hasto Buka Suara Soal Kans Gibran Bacawapres Prabowo
    Nasional

    Hasto Buka Suara Soal Kans Gibran Bacawapres Prabowo

  • Anies dan Amien Rais Diundang Reuni 212 di Masjid Az-Zikra Sentul Bogor
    Nasional

    Anies dan Amien Rais Diundang Reuni 212 di Masjid Az-Zikra Sentul Bogor

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.