TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Update Corona Saat Idulfitri, Wilayah Anies Terbanyak Kasus Positif Baru

Update Corona Saat Idulfitri, Wilayah Anies Terbanyak Kasus Positif Baru

By Joni Sitohang
27 Mei 2020
1811
0
Update Corona Saat Idulfitri, Wilayah Anies Terbanyak Kasus Positif Baru

TIKTAK.ID – Update data kasus positif virus Corona (Covid-19) di Indonesia yang diumumkan pada Minggu (24/5/20), mengalami penambahan kasus sebanyak 526 orang dari jumlah hari sebelumnya. Maka jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia per Minggu, yang bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah, menjadi total 22.271 kasus.

Berdasarkan data Pemerintah Pusat yang dirilis petang, tambahan kasus positif terbanyak terdapat di Provinsi DKI Jakarta, yakni 119 orang. Kemudian penambahan terbanyak kedua ada di Provinsi Jawa Timur yaitu sebanyak 68 orang, dan disusul Papua sebanyak 62 orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona, Achmad Yurianto menyatakan DKI Jakarta memang masih menjadi wilayah episentrum penyebaran Corona yang cukup tinggi. Yuri pun kembali mengingatkan agar masyarakat yang berada di daerah tidak kembali ke Jakarta setelah Lebaran.

Baca juga : PDIP Tuduh Anies Tak Tegas Terapkan PSBB karena Tak Pernah Tinjau Langsung Lapangan

Menurut Yuri, hal itu sesuai dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta nomor 47 Tahun 2020 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) baik ke luar maupun masuk Provinsi DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengeluarkan Pergub tersebut sebagai upaya Pemerintah Daerah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Prinsipnya memang ada pengecualian untuk aktivitas pekerjaan yang dilakukan, baik oleh warga DKI yang harus melaksanakan pekerjaan di luar Jabodetabek, maupun orang yang berada di luar Jabotabek yang harus ada pekerjaan di DKI,” ujar Yuri saat konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Minggu, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Pergub tersebut melarang aktivitas masyarakat keluar dan masuk wilayah Jakarta pada masa pandemi, namun dengan pengecualian. Jika melakukan perjalanan keluar-masuk DKI Jakarta, wajib memiliki Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM) yang dapat diunduh di situs corona.jakarta.go.id.

Baca juga : Pertamina Bakal Kembali Aktif dalam Skema New Normal, Bagaimana dengan Ahok?

Jakarta telah memperpanjang masa PSBB untuk yang ketiga kalinya, dan PSBB yang ketiga ini akan berakhir pada 4 Juni mendatang.

Yuri menyebut tugas Pemerintah, tenaga medis, masyarakat dan semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam penanganan Covid-19 ini masih tergolong berat.

“Masih ada masyarakat yang rentan tertular karena masih kontak dekat, masih kegiatan berkerumun, tidak jaga jarak, tidak pakai masker, dan tidak cuci tangan. Itu penyebab kasus ini masih terus terjadi dari hari ke hari,” tutur Yuri.

TagsAniesCoronaCOVID-19Gubernur DKI JakartaIdulfitriKasus Positif CoronaUpdateVirus CoronaWilayah

Related articles More from author

  • Blunder Anies Baswedan, dari Rencana Wisata Halal hingga Izin DWP 2019
    Nasional

    Blunder Anies Baswedan, dari Rencana Wisata Halal hingga Izin DWP 2019

    19 Desember 2019
    By Johan Arif
  • Prabowo Blak-blakan Soal Isi Pertemuannya dengan Menhan China di Jakarta
    Nasional

    Prabowo Blak-blakan Soal Isi Pertemuannya dengan Menhan China di Jakarta

    12 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Denny Siregar: Jokowi Tidak Melarang Mudik Lebaran, Kenapa?
    Nasional

    Denny Siregar: Jokowi Tidak Melarang Mudik Lebaran, Kenapa?

    5 April 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Beri Instruksi Khusus Panglima TNI dan Kapolri, Apa Itu?
    Nasional

    Jokowi Beri Instruksi Khusus Panglima TNI dan Kapolri, Apa Itu?

    5 September 2020
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Lho, Kenapa Prabowo Sebut Pandemi Covid-19 Ancaman Nyata ke Pertahanan Negara?
    Nasional

    Lho, Kenapa Prabowo Sebut Pandemi Covid-19 Ancaman Nyata ke Pertahanan Negara?

    18 Juni 2020
    By Rusli Qomar
  • Rajut Kebhinekaan di NKRI, Habib Lutfi dan Kapolda Jateng Sampaikan Pesan 'Lawan Intoleransi!'
    Nasional

    Rajut Kebhinekaan di NKRI, Habib Lutfi dan Kapolda Jateng Sampaikan Pesan ‘Lawan Intoleransi!’

    7 September 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Hal yang Harus Dilakukan Setelah Olahraga
    Tips & Tutorial

    Hal yang Harus Dilakukan Setelah Olahraga

  • Vincent dan Desta Buat Gebrakan Acara Sahur dan Buka
    Selebriti

    Vincent dan Desta Buat Gebrakan Acara Sahur dan Buka

  • Survei Charta Politika Ungkap Kenaikan Elektabilitas NasDem Dampak Deklarasi Anies
    Nasional

    Survei Charta Politika Ungkap Kenaikan Elektabilitas NasDem Dampak Deklarasi Anies

  • Gus Fahrur Sebut Erick Thohir Tokoh Muda NU yang Patut Dibanggakan
    Nasional

    Gus Fahrur Sebut Erick Thohir Tokoh Muda NU yang Patut Dibanggakan

  • AHY Sebut Ketidakpastian Cawapres Anies Bikin Kerja Koalisi Tak Optimal
    Nasional

    AHY Sebut Ketidakpastian Cawapres Anies Bikin Kerja Koalisi Tak Optimal

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.