TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Tegas Tolak Wacana Koalisi Besar, Apa Alasan Partai Buruh?

Tegas Tolak Wacana Koalisi Besar, Apa Alasan Partai Buruh?

By Joni Sitohang
10 April 2023
311
0
Tegas Tolak Wacana Koalisi Besar, Apa Alasan Partai Buruh?

TIKTAK.ID – Presiden Partai Buruh, Said Iqbal menyatakan menolak gagasan pembentukan koalisi besar dalam mengusung calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres). Said menilai ide koalisi besar mencederai demokrasi yang sehat dan bersih lantaran cenderung membatasi jumlah kontestan.

“Tidak hanya itu, partai politik yang membuat koalisi besar tak pernah bertanya pada konstituennya,” ujar Said dalam keterangan tertulis, pada Sabtu (8/4/23), seperti dilansir Tempo.co.

Menurut Said, partai politik dalam koalisi besar arogan mengatasnamakan rakyat sebagai penentu Capres dan Cawapres. Dia mengatakan koalisi ini pada akhirnya hanya melahirkan dua pasang calon presiden, sehingga sama artinya dengan menyempurnakan presidential threshold yang membatasi jumlah Capres-Cawapres.

Baca juga : PDIP Minta Jatah Capres Jika Gabung Koalisi Besar, Prabowo Buka Suara

“Jadi bisa dibilang, ini mengarah pada sistem demokrasi terpimpin yang dikomandani oleh partai politik,” tutur tokoh gerakan buruh tersebut.

Said menegaskan bahwa Partai Buruh menolak koalisi besar untuk menggenapkan parliamentary threshold 20 persen, yang sudah ada. Dia menyebut Partai Buruh menolak dibangkitkannya kembali sistem demokrasi terpimpin lewat koalisi besar dan presidential threshold tersebut.

Kemudian Said menyampaikan bahwa Partai Buruh tidak sudi berkoalisi dengan partai politik mana pun yang menyetujui sahnya Omnibus Law Undang-Undang (UU) No 6/2023 tentang Cipta Kerja.

Baca juga : Jadi Kandidat Cawapres Terkuat, Erick Thohir Disebut Bisa Jadi Perekat Koalisi

“Termasuk partai politik yang hanya lip service menolak UU Cipta Kerja, namun saat diminta menjadi saksi fakta dalam judicial review di Mahkamah Konstitusi, justru tidak bersedia,” ucap Said.

Adapun terkait Capres dan Cawapres pilihannya, Partai Buruh mengacu pada Rakernas I Januari 2023 yang lalu. Dalam Rakernas tersebut muncul empat nama Capres, yakni Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Said Iqbal, dan presenter Najwa Shihab.

Sementara nama Cawapres yang mengemuka yaitu Arsjad Rasjid, Menkopolhukam Mahfud MD, Said Iqbal, dan Najwa Shihab.

Baca juga : Zulkifli Hasan Akui Jokowi yang Setir Koalisi Besar

Said mengaku di konvensi Partai Buruh Agustus mendatang, dia bakal menanyakan kepada rakyat, setidak-tidaknya masyarakat kelas pekerja (working class), siapa calon pemimpin yang akan dipilih rakyat.

“Dalam kesempatan ini Partai Buruh mengajak seluruh elemen gerakan sosial, masyarakat kelas pekerja, akademisi, dan rakyat yang peduli Pemilu bersih untuk menolak sistem demokrasi terpimpin melalui koalisi besar, presidential threshold 20 persen, dan parliamentary threshold 4 persen,” terang Said.

TagsPartai BuruhPemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Puji Cak Imin Soal Deklarasi Bareng Anies, Hasto Sempatkan Sindir Jokowi
    Nasional

    Puji Cak Imin Soal Deklarasi Bareng Anies, Hasto Sempatkan Sindir Jokowi

    11 November 2023
    By Joni Sitohang
  • Anggap Food Estate Gagal, Ganjar-Mahfud Tak Akan Lanjutkan Program Itu?
    Nasional

    Anggap Food Estate Gagal, Ganjar-Mahfud Tak Akan Lanjutkan Program Itu?

    22 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • Najwa Shihab Bagikan Tips Hadapi Pemilu 2024 untuk Anak Muda
    Nasional

    Najwa Shihab Bagikan Tips Hadapi Pemilu 2024 untuk Anak Muda

    5 Desember 2023
    By Joni Sitohang
  • PPP Dukung Ganjar, Pengamat: KIB Sudah Bubar
    Nasional

    PPP Dukung Ganjar, Pengamat: KIB Sudah Bubar

    29 April 2023
    By Joni Sitohang
  • Pengamat: Anies Butuh Cawapres dari Unsur Militer
    Nasional

    Pengamat: Anies Butuh Cawapres dari Unsur Militer

    13 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Anies Minta Timnya Cabut Laporan Terhadap Jokowi, Kenapa?
    Nasional

    Anies Minta Timnya Cabut Laporan Terhadap Jokowi, Kenapa?

    2 Februari 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pakar Hukum Kaitkan Pembubaran FPI dengan Ahok, Kok Bisa?
    Nasional

    Pakar Hukum Kaitkan Pembubaran FPI dengan Ahok, Kok Bisa?

  • JK Minta Semua Masjid Bacakan Qunut Nazilah untuk Keselamatan Warga Palestina
    Nasional

    JK Minta Semua Masjid Bacakan Qunut Nazilah untuk Keselamatan Warga Palestina

  • Kaesang Ingin PSI-PKB Kerja Sama di Pilkada Jakarta dan Jateng, Cak Imin: Tunggu Istikharah
    Nasional

    Kaesang Ingin PSI-PKB Kerja Sama di Pilkada Jakarta dan Jateng, Cak Imin: Tunggu Istikharah

  • Pengguna menunggu HP Vivo lemot dengan layar yang lambat merespons
    Teknologi

    8 Cara Mengatasi HP Vivo Lemot dengan Mudah (Update 2026)

  • Anies Klaim Ribuan Relawannya di Istora Senayan Tak Dibayar
    Nasional

    Anies Klaim Ribuan Relawannya di Istora Senayan Tak Dibayar

Artikel Terbaru

  • Profil Veddriq Leonardo: Biodata, Karier, dan Prestasi 30 September 2026
  • Pemerintah Serahkan DIM RUU LLAJ ke Komisi V DPR 30 September 2026
  • Apa Itu Sinyal GPS di HP dan Cara Memperkuat Sinyalnya 30 September 2026
  • Dukcapil Genjot Kepemilikan KIA dan Aktivasi IKD Hingga ke Desa 30 September 2026
  • 9 Cara Mengatasi Kamera HP Buram Tanpa Harus ke Tukang Servis 30 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (60)
  • Keuangan (11)
  • Kuliner (1,058)
  • Nasional (7,948)
  • Olahraga (1,136)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,227)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.