TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Takut Aksi Biadab Taliban, Banyak Negara Evakuasi Staf Kedutaannya dari Afghanistan

Takut Aksi Biadab Taliban, Banyak Negara Evakuasi Staf Kedutaannya dari Afghanistan

By William Putra Wijaya
14 Agustus 2021
555
0
Takut Aksi Biadab Taliban, Banyak Negara Evakuasi Staf Kedutaannya dari Afghanistan

TIKTAK.ID – Kemajuan yang terus diperoleh Taliban dengan menguasai wilayah yang semakin besar di Afghanistan, memaksa banyak negara, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Denmark dan Norwegia menarik sebagian staf diplomatik mereka keluar dari Kedutaan di Kabul.

Laporan intelijen mengutip sumber diplomatik yang tak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa Ibu kota Afghansitan, Kabul dapat dikepung dalam seminggu atau 72 jam ke depan, tulis CNN.

Outlet itu juga mengatakan perkiraan itu muncul di tengah para pejabat Amerika menarik staf diplomatik dari Kabul, serta menginstruksikan mereka untuk menghancurkan materi dan barang sensitif yang dapat “disalahgunakan dalam upaya propaganda”.

Orang Amerika bukan satu-satunya yang meninggalkan Kedutaan mereka, dengan Inggris, Kanada, Denmark, dan Norwegia juga melakukan hal yang sama, mereka mengevakuasi para staf. Amerika, bersama dengan negara-negara lain, akan mengerahkan pasukan tambahan di wilayah tersebut untuk membantu evakuasi, seperti yang dilansir Sputniknews.

Keputusan Amerika itu muncul di tengah penilaian Pentagon yang mengatakan bahwa Ibu Kota Afghanistan tidak menghadapi “ancaman yang akan segera terjadi”.

“Kabul saat ini tidak berada dalam ancaman yang akan segera terjadi,” kata Juru Bicara Pentagon, John Kirby kepada wartawan. “Tapi jelas,” katanya, “jika Anda hanya melihat apa yang telah dilakukan Taliban, Anda dapat melihat bahwa mereka mencoba mengisolasi Kabul.”

Kirby juga mengulangi “keprihatinan besar” Washington atas kecepatan gerakan Taliban di negara itu dan “kurangnya perlawanan yang mereka hadapi”.

Taliban telah memperoleh kemajuan pesat di Afghanistan sejak pasukan Amerika mulai keluar dari negara itu, membangun kendali atas setidaknya selusin dari 34 Ibu Kota provinsi negara itu, termasuk kota terbesar kedua di negara itu, Kandahar. Menurut pejabat kemanusiaan, gerilyawan sekarang berada dalam jarak 50 kilometer dari Ibu Kota, dengan Kabul mengalami pemadaman listrik dan menjadi “hampir sepenuhnya terisolasi”.

Direktur Dewan Pengungsi Norwegia di Afghanistan juga mengatakan bahwa Afghanistan mendekati krisis kemanusiaan dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan banyak keluarga “ketakutan” dan melarikan diri ke Kabul.

Pemerintahan Biden kini menghadapi kritik atas aksi penarikan militernya, terutama mengingat Biden sendiri pada Juli lalu mengatakan bahwa “sangat tidak mungkin” Taliban mengambil alih kekuasaan setelah keluarnya Amerika.

TagsAfghanistanBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahKonflik AfghanistanTaliban

Related articles More from author

  • Menteri Keuangan Jerman: Akibat Perang Ukraina, Kita Semua Jadi Lebih Miskin
    Internasional

    Menteri Keuangan Jerman: Akibat Perang Ukraina, Kita Semua Jadi Lebih Miskin

    5 April 2022
    By William Putra Wijaya
  • Diduga akan Bocorkan Informasi Rahasia, Intelijen Australia Tewas
    Internasional

    Diduga akan Bocorkan Informasi Rahasia, Intelijen Australia Tewas

    23 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Ibrahim Raisi Menangi Pilpres Iran, Ucapan Selamat Mengalir dari Sejawatnya di Seluruh Dunia
    Internasional

    Ibrahim Raisi Menangi Pilpres Iran, Ucapan Selamat Mengalir dari Sejawatnya di Seluruh Dunia

    21 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga
  • The Rolling Stones Ancam Trump ke Pengadilan Jika 'Bandel' Gunakan Lagunya untuk Kampanye Presiden
    InternasionalSelebriti

    The Rolling Stones Ancam Trump ke Pengadilan Jika ‘Bandel’ Gunakan Lagunya untuk Kampanye Presiden

    29 Juni 2020
    By
  • Junta Militer Myanmar Beri Amnesti, Bebaskan 5000-an Tahanan
    Internasional

    Junta Militer Myanmar Beri Amnesti, Bebaskan 5000-an Tahanan

    24 Oktober 2021
    By William Putra Wijaya
  • Komisi HAM Laporkan Kelompok Bersenjata Bantai Puluhan Orang di Ethiopia
    Internasional

    Komisi HAM Laporkan Kelompok Bersenjata Bantai Puluhan Orang di Ethiopia

    25 Desember 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Satu Lagi Tersangka Penyerang Acara Midodareni Solo Ditangkap Polisi
    Nasional

    Satu Lagi Tersangka Penyerang Acara Midodareni Solo Ditangkap Polisi

  • Hasi Survei Capres 2024: Prabowo Memimpin, Disusul Ganjar dan Ridwan Kamil
    Nasional

    Hasil Survei Capres 2024: Prabowo Memimpin, Disusul Ganjar dan Ridwan Kamil

  • Terbongkar! Trump Ancam Pejabat Tinggi Georgia Agar Menang Pemilu
    Internasional

    Terbongkar! Trump Ancam Pejabat Tinggi Georgia Agar Menang Pemilu

  • Sebut Pemindahan Ibu Kota Tak Mendesak, PKS: Ibu Kota Saat ini Masih Layak
    Nasional

    PKS Desak Jokowi Tegur Menteri yang Salah Gunakan Jabatan, Siapa yang Dimaksud?

  • Pemerintah Diimbau Gandeng Habib Rizieq jadi Influencer Vaksinasi Covid-19
    Nasional

    Pemerintah Diimbau Gandeng Habib Rizieq jadi Influencer Vaksinasi Covid-19

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.