TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Soal 600 Akun Medsos Terindikasi Radikal Temuan BNPT, Ada yang Terkait Pendanaan Terorisme

Soal 600 Akun Medsos Terindikasi Radikal Temuan BNPT, Ada yang Terkait Pendanaan Terorisme

By Joni Sitohang
27 Januari 2022
665
0
Soal 600 Akun Medsos Terindikasi Radikal Temuan BNPT, Ada yang Terkait Pendanaan Terorisme

TIKTAK.ID – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melaporkan temuan sebanyak 600 akun yang terindikasi berbau radikalisme di sepanjang 2021. Temuan itu disampaikan oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Boy Rafli Amar, melalui rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Selasa (25/1/22).

“BNPT sudah melakukan monitoring terhadap situs akun di dunia maya yang berpotensi mengandung paham radikal,” ujar Boy, seperti dilansir Kompas.tv.

“Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan dengan internal BNPT bekerja sama dengan stakeholder lain, termasuk Kominfo, kami mencatat setidaknya terdapat 600 akun berpotensi,” sambung Boy.

Baca juga : Erick Thohir-Prabowo Siapkan Roadmap Industri Pertahanan RI Hingga 20 Tahun ke Depan

Kemudian Boy menyebut akun itu berisikan 650 konten propaganda. Dari angka itu, mengklaim 409 di antaranya merupakan konten yang bersifat umum dan informasi serangan.

“147 konten anti dengan NKRI, 7 konten intoleran, dan 2 konten berkaitan dengan paham takfiri,” terang Boy.

Takfiri sendiri adalah kelompok ekstrem yang mudah mengafirkan sesama Muslim yang dinilai melakukan dosa lantaran perbedaan pendapat menyangkut hukum Islam.

Lebih lanjut, Boy mengatakan pihaknya mendapati 40 konten yang berisi pendanaan terorisme dan pelatihan terorisme.

Baca juga : Jadwal Resmi Pemilu 2024 Bergeser Maju ke 14 Februari, PKS: Apa Karena 212?

Menurut Boy, belakangan ini memang banyak bermunculan akun pendanaan terorisme di dunia maya.

“Pendanaan terorisme di dunia maya dengan platform yang ada cukup dominan akhir-akhir ini. Tepatnya ada 40 konten, dan konten berkaitan dengan pelatihan (sebanyak) 13 konten,” ucap Boy.

Boy menyatakan pengawasan tersebut bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. Di antaranya kepolisian, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Intelijen Negara (BIN), TNI, serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

“Seluruhnya kami kerja samakan dengan stakeholder yang ada. Baik dari kepolisian, BSSN, BIN, dan Kominfo,” jelas Boy.

Baca juga : Waketum Nasdem Klaim Belum Ada Kesepakatan Politik dengan Anies Baswedan

Selain itu, Boy mengakui fenomena aksi terorisme bergerak sendiri atau Lone Wolf trennya terus meningkat. Dia menilai maraknya konten-konten paham radikal di media sosial turut menjadi pemicu aksi terorisme Lone Wolf.

“Mengenai penyebarluasan paham radikalisme di sosial media sehingga seorang diri, di antara warga negara kita ini sudah berapa kali menjadi pelaku terorisme,” kata Boy.

TagsBNPTBoy Rafli AmarTerorisme

Related articles More from author

  • Jokowi Terbitkan Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme
    Nasional

    Jokowi Terbitkan Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme

    16 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • 30 Napi Eks Teroris Siap Dakwah Lawan Terorisme
    Nasional

    30 Napi Eks Teroris Siap Dakwah Lawan Terorisme

    14 April 2021
    By Johan Arif
  • Pernah Lumpuhkan Gembong Teroris Dr Azhari, Ini Sosok Kepala BNPT Baru Komjen Rycko Dahniel
    Nasional

    Pernah Lumpuhkan Gembong Teroris Dr Azhari, Ini Sosok Kepala BNPT Baru Komjen Rycko Dahniel

    3 April 2023
    By Joni Sitohang
  • MUI: Kelompok Radikal Sering Gunakan Bungkus Agama untuk Rebut Kekuasaan
    Nasional

    MUI: Kelompok Radikal Sering Gunakan Bungkus Agama untuk Rebut Kekuasaan

    26 Juni 2021
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Terkait Nasib 689 WNI Eks ISIS, Mahfud MD: Ya Dibiarin Aja, Gak Usah Dipulangkan
    Nasional

    Terkait Nasib 689 WNI Eks ISIS, Mahfud MD: Ya Dibiarin Aja, Gak Usah Dipulangkan

    13 Februari 2020
    By Rusli Qomar
  • Jokowi Perintahkan BNPT-Polri-BIN Selidiki Lagi Kasus Penyerangan Ulama sebelum Syekh Ali Jaber
    Nasional

    Jokowi Perintahkan BNPT-Polri-BIN Selidiki Lagi Kasus Penyerangan Ulama sebelum Syekh Ali Jaber

    18 September 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Menteri Pendidikan Italia Jadi Sasaran Pelecehan Seksual Verbal Senator Sayap Kanan
    Internasional

    Menteri Pendidikan Italia Jadi Sasaran Pelecehan Seksual Verbal Senator Sayap Kanan

  • Jadi Buron Pemerintah Venezuela, Juan Guaido Diduga Sembunyi di Kedutaan Prancis
    Internasional

    Jadi Buron Pemerintah Venezuela, Juan Guaido Diduga Sembunyi di Kedutaan Prancis

  • 'Dynamite' Tembus 1,4 Miliar View, BTS Cetak Rekor Baru di YouTube
    Selebriti

    ‘Dynamite’ Tembus 1,4 Miliar View, BTS Cetak Rekor Baru di YouTube

  • Pengadilan Vonis Jokowi dan Menkominfo Bersalah atas Pemblokiran Internet di Papua, Ini Hukumannya
    Nasional

    Pengadilan Vonis Jokowi dan Menkominfo Bersalah atas Pemblokiran Internet di Papua, Ini Hukumannya

  • Kontroversi Vaksin Nusantara Terawan: Ditolak BPOM, Didukung DPR
    Nasional

    Kontroversi Vaksin Nusantara Terawan: Ditolak BPOM, Didukung DPR

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.