TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Singgung Nuansa Politis, Sejumlah Kader Kecewa Usai Muhammadiyah Terima Izin Tambang Ormas

Singgung Nuansa Politis, Sejumlah Kader Kecewa Usai Muhammadiyah Terima Izin Tambang Ormas

By Joni Sitohang
30 Juli 2024
351
0
Singgung Nuansa Politis, Sejumlah Kader Kecewa Usai Muhammadiyah Terima Izin Tambang Ormas

TIKTAK.ID – Keputusan Pengurus Pusat Muhammadiyah untuk menerima Izin Usaha Pertambangan (IUP) khusus dari Pemerintah, tak serta merta disambut positif oleh seluruh kader. Beberapa di antaranya mengaku merasa kecewa akan keputusan tersebut, salah satunya Ketua Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia PP Muhammadiyah, Trisno Raharjo.

Trisno mengatakan menghormati keputusan pimpinan. Meski begitu, dia menilai keputusan ini mengecewakan, lantaran sarat akan nuansa politis.

“Secara pribadi saya merasa kecewa. Sebab, jika mau mengajukan, semestinya diajukan secara reguler, bukan melalui hak Istimewa dengan memanfaatkan PP Nomor 25 Tahun 2024 ini,” ujar Trisno, seperti dilansir Tempo.co, Senin (29/7/24).

Baca juga : Ini Sederet Komisioner KPU yang Dipecat Tidak Hormat oleh Presiden Jokowi

Sebelumnya, selang beberapa jam usai PP Muhammadiyah mengumumkan sikap menerima IUP yang ditawarkan Pemerintah, sejumlah kader di daerah melampiaskan kekecewaan dengan melakukan gerakan keluar dari grup percakapan WhatsApp Pengurus Wilayah Muhammadiyah.

Salah satunya adalah grup WhatsApp Muhammadiyah Sragen, dan Pengurus Cabang ‘Aisyiah Wonosari. Tempo menerima tangkapan layar protes itu dari beberapa kader di PP Muhammadiyah.

Kemudian di luar kepengurusan, penolakan turut dilayangkan sejumlah aktivis dari berbagai Lembaga, akademisi, dan kader Muhammadiyah, yang tegabung dalam forum Cik Di Tiro. Forum tersebut pun menggelar demonstrasi sejak hari pertama Konsolidasi Nasional Muhammadiyah dihelat, serta membakar kartu keanggotaan Muhammadiyah sebagai bentuk protes simbolik.

Baca juga : PKB Soal DPA Diisi Para Mantan Presiden RI: Enggak Ada Masalah

Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir, tidak membantah akan ada perdebatan internal di Muhammadiyah terkait keputusan menerima IUP dari Pemerintah ini. Dia mengeklaim argumentasi pihak yang tidak setuju menjadi bahan panduan Muhammadiyah dalam mengelola tambang nanti. Ia juga mengaku Muhammadiyah tak anti terhadap kritik dan demonstrasi.

“(Perdebatan internal) Biasa di Muhammadiyah, saat mengambil keputusan selalu ada yang kontra dan punya argumen,” tutur Haedar.

Pada Minggu (28/7/24) kemarin, PP Muhammadiyah telah memutuskan menerima tawaran IUP khusus dari Pemerintah. Alasannya, hasil pleno pada 13 Juli lalu, serta Konsolidasi Nasional yang dilangsungkan selama 2 hari sejak 27-28 Juli kemarin.

Baca juga : Aliansi Keamanan Siber Tuntut Budi Arie Mundur dari Menkominfo Buntut Peretasan PDNS

Konsolidasi Nasional itu dihadiri Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Majelis, Lembaga, Biro, Organisasi Otonom Tingkat Pusat, Pengurus Wilayah Seluruh Indonesia, Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiah, serta Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah.

“Kami melihat nilai positif tambang seperti sebuah kehidupan, persis seperti itu juga pro kontranya,” jelas Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dalam jumpa pers, pada Minggu (28/7/24).

TagsHaedar NashirIzin Tambang OrmasMuhammadiyahPP Muhammadiyah

Related articles More from author

  • Disebut Jadi Rebutan Suara PAN dan Partai Amien Rais, Begini Respons Muhammadiyah
    Nasional

    Disebut Jadi Rebutan Suara PAN dan Partai Amien Rais, Begini Respons Muhammadiyah

    3 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Siapakah 'Menteri Elitis' yang Disentil Muhammadiyah?
    Nasional

    Siapakah ‘Menteri Elitis’ yang Disentil Muhammadiyah?

    9 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Pakar Hukum: Tolak Negara Bebas Kekerasan Seksual Wujud Kemunduran Peradaban
    Nasional

    Pakar Hukum: Tolak Negara Bebas Kekerasan Seksual Wujud Kemunduran Peradaban

    14 November 2021
    By Joni Sitohang
  • Dukung Statemen Haedar Nashir, Ini Kata Rizal Ramli Soal Buzzer Jokowi
    Nasional

    Dukung Statemen Haedar Nashir, Ini Kata Rizal Ramli Soal Buzzer Jokowi

    10 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Meski Dikritik, Jokowi Serahkan Naskah UU Cipta Kerja ke NU, MUI dan Muhammadiyah
    Nasional

    Meski Dikritik, Jokowi Serahkan Naskah UU Cipta Kerja ke NU, MUI dan Muhammadiyah

    20 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Polri Tegaskan Terduga Teroris FA Bukan Pengurus Muhammadiyah
    Nasional

    Polri Tegaskan Terduga Teroris FA Bukan Pengurus Muhammadiyah

    11 April 2021
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ini yang Terjadi jika Tubuh Kekurangan Yodium
    Tips & Tutorial

    Ini yang Terjadi jika Tubuh Kekurangan Yodium

  • Haikal Hassan Ungkit Perjuangannya Bela Prabowo-Sandi: Dari jual Mobil hingga Masuk Penjara
    Nasional

    Haikal Hassan Ungkit Perjuangannya Bela Prabowo-Sandi: Dari jual Mobil hingga Masuk Penjara

  • Ketua TKN Yakin Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran karena Punya Pasukan Digital
    Nasional

    Ketua TKN Yakin Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran karena Punya Pasukan Digital

  • Iqbaal Ramadhan Bintangi Film 'Ali & Ratu Ratu Queens', Tayang di Netflix
    Selebriti

    Iqbaal Ramadhan Bintangi Film ‘Ali & Ratu Ratu Queens’, Tayang di Netflix

  • Rizieq Kembali Jalani Sidang Kasus Tes Swab Palsu Hari Ini
    Nasional

    Rizieq Kembali Jalani Sidang Kasus Tes Swab Palsu Hari Ini

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.