TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›NU, Muhammadiyah dan PGI Kompak Desak DPR dan Pemerintah Setop Pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja

NU, Muhammadiyah dan PGI Kompak Desak DPR dan Pemerintah Setop Pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja

By Rusli Qomar
30 April 2020
1414
0
TIKTAK.ID - NU, Muhammadiyah dan PGI Kompak Desak DPR dan Pemerintah Setop Pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja

TIKTAK.ID – Di tengah maraknya pro-kontra RUU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker), tiga organisasi keagamaan yakni NU, Muhammadiyah, dan Persatuan Gereja Indonesia (PGI) kompak menyatakan sikap untuk mendesak DPR dan Pemerintah segera menghentikan pembahasan RUU yang oleh sebagian kalangan bahkan disebut sebagai RUU “Cilaka” karena dinilai hanya bakal menyusahkan rakyat kecil saja. Terlebih pada saat rakyat sudah menanggung beban kesulitan akibat terjangan pandemi Corona seperti saat ini.

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nadhatul Ulama (PBNU) M Maksum Machfoedz menyebut RUU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) yang saat ini tengah dalam pembahasan di DPR penuh dengan kezaliman terhadap rakyat kecil. Menurut dia, pembahasan RUU tersebut seharusnya dihentikan.

Baca juga: Buruh Ancam Gelar Demo Jutaan Orang di Tengah Pandemi jika Jokowi Tak Segera Tarik Omnibus Law Ciptaker dari DPR

“Jelas sekali bahwa RUU Cipta Kerja ini sarat dengan aneka kezaliman, kalau sarat dengan aneka kezaliman, tentu tidak harus dilanjutkan,” kata dia dalam diskusi online yang disiarkan YouTube Kanal Pembaruan Agraria, Selasa (28/4/20).

Ia mencontohkan beberapa pasal di dalam draf RUU tersebut yang sarat kezaliman terhadap masyarakat kecil dan kedaulatan pangan.

Salah satunya, kata dia, pasal yang menyebut bahwa penyediaan pangan akan berasal dari tiga sumber. Pertama, produksi pangan dalam negeri. Kedua, cadangan pangan nasional. Ketiga, impor pangan.

Baca juga: Spanduk NasDem Tolak Omnibus Law dan Sebut Jokowi Pengkhianat Muncul di Beberapa Kota, Ini Klarifikasi Partai NasDem

Halaman selanjutnya…

1 2 3
TagsBusyro MuqqodasCipta KerjaCiptakerJhony SimanjuntakMaksum MachfoedzMuhammadiyahNUPandemi CoronaPBNUPGIRUU CilakaRUU Omnibus Law

Related articles More from author

  • Ma'ruf Amin: 605 Kiai dan Ulama di Indonesia Meninggal Selama Pandemi
    Nasional

    Ma’ruf Amin: 605 Kiai dan Ulama di Indonesia Meninggal Selama Pandemi

    3 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • GP Ansor Ancam Kejar Penghina Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar
    Nasional

    GP Ansor Ancam Kejar Penghina Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar

    30 November 2021
    By Joni Sitohang
  • Bosan di Rumah, Dian Sastro Kursus Nulis Naskah Film saat Pandemi
    Selebriti

    Bosan di Rumah, Dian Sastro Kursus Nulis Naskah Film saat Pandemi

    22 November 2020
    By
  • Guyonan Admin Twitter NU Kelewatan, PBNU Era Gus Yahya Ultimatum Keras
    Nasional

    Guyonan Admin Twitter NU Kelewatan, PBNU Era Gus Yahya Ultimatum Keras

    3 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • PBNU Desak BNPT Beberkan Data 198 Pesantren Terafiliasi Teroris
    Nasional

    PBNU Desak BNPT Beberkan Data 198 Pesantren Terafiliasi Teroris

    30 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • Waduh, Ketum PBNU Sebut Usulan Penundaan Pemilu 2024 yang Inkonstitusional Justru 'Masuk Akal'
    Nasional

    Waduh, Ketum PBNU Sebut Usulan Penundaan Pemilu 2024 yang Inkonstitusional Justru ‘Masuk Akal’

    1 Maret 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Soal Elektabilitas Anies Melejit Ungguli Ganjar dan Risma, Pengamat: Jangan Salah, Makin Dibully Makin Disukai
    Nasional

    Soal Elektabilitas Anies Melejit Ungguli Ganjar dan Risma, Pengamat: Jangan Salah, Makin Dibully Makin Disukai

  • Anggap Pemerintah Plinplan Soal RUU HIP, PKS: Tiap Menteri Terkait Tunjukkan Beda Sikap
    Nasional

    PKS Ngotot Minta Ahok Dipecat dari Komut Pertamina, Apa Alasannya?

  • Catatan Positif Shin Tae Yong Hadapi Kesebelasan Timur Tengah
    Olahraga

    Catatan Positif Shin Tae Yong Hadapi Kesebelasan Timur Tengah

  • Putra Ba'asyir Ungkap Tujuan Sang Ayah Bertemu Habib Rizieq di Petamburan
    Nasional

    Putra Ba’asyir Ungkap Tujuan Sang Ayah Bertemu Habib Rizieq di Petamburan

  • Survei Denny JA: Jokowi Jadi Presiden Paling Disukai, Soekarno hingga Soeharto Lewat
    Nasional

    Survei Denny JA: Jokowi Jadi Presiden Paling Disukai, Soekarno hingga Soeharto Lewat

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.