TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Serangan Bom Saat Salat Jumat di Kabul Tewaskan Imam Salat

Serangan Bom Saat Salat Jumat di Kabul Tewaskan Imam Salat

By Bagas F Sinaga
14 Juni 2020
591
0
Serangan Bom Saat Salat Jumat di Kabul Tewaskan Imam Salat

TIKTAK.ID – Sebuah bom meledak di Masjid Azizullah Mofleh pada saat salat Jumat (12/6/20), di barat Ibu Kota Kabul, Afghanistan. Akibatnya, sedikitnya empat orang tewas dan delapan orang lainnya luka-luka, kata Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, seperti yang dikutip Al-Jazeera.

“Bahan peledak yang ditempatkan di dalam Masjid Sher Shah Suri meledak saat salat Jumat,” kata sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian. Dia menambahkan salah satu yang meninggal adalah imam salat Jumat.

Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri, Tariq Arian mengatakan polisi kemudian menutup daerah itu dan membantu memindahkan korban luka ke ambulans dan rumah sakit terdekat. Arian bilang ke kantor berita Anadolu Agency bahwa insiden itu terjadi di kawasan mewah kota Karta-4.

Belum ada ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, namun serangan masjid awal bulan ini diklaim oleh afiliasi kelompok ISIS, yang markas pusatnya di provinsi Nangarhar, Afghanistan timur.

“Yang menarik, setiap kali rencana proses perdamaian mendapatkan momentum yang langka, Anda mendapat serangan semacam ini di Afghanistan,” kata seorang analis keamanan nasional yang berbasis di Kabul, Habib Wardak kepada Al-Jazeera.

“Kelompok Negara Islam mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang terjadi pekan lalu di sebuah masjid di Kabul. Jadi terlepas dari kenyataan bahwa Anda mendapat berita dan konferensi pers dari Pemerintah bahwa mereka telah menumpas ISIS, lalu bagaimana mereka dapat melakukan operasi yang sedemikian canggih?”

Sementara itu, kelompok Taliban yang sedang mengupayakan pembicaraan damai dengan Pemerintah Kabul dan Amerika dengan cepat menyangkal terlibat dalam serangan itu.

Dalam sebuah postingan di media sosial, Juru Bicara kelompok Taliban, Zabihullah Mujahed mengatakan bahwa serangan ini adalah bagian dari persekongkolan oleh “musuh” pada saat yang krusial ketika pembicaraan damai sedang berlangsung.

Pemerintah Afghanistan menyebut serangan itu sebagai tindakan “tidak manusiawi” dan “bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam.”

Stefano Pontecorvo, perwakilan sipil senior NATO di Kabul, menekankan para pelaku harus diadili.

“Ketika kita menghadapi peluang historis untuk perdamaian, perusak tidak bisa dibiarkan mengganggu itu. Kami mendukung tagar #Afghanistan dalam perang melawan teror”, cuitnya lewat akun Twitter-nya.

Ledakan pada Jumat kemarin serupa dengan ledakan pada awal bulan ini, ketika sebuah bom meledak dan merusak sebuah masjid yang terkenal di Kabul dan menyebabkan kematian ulama terkemuka Afghanistan Maulvi Ayaz Niazi.

“Dalam serangan ini, imam salat sepertinya menjadi target, bukan orang banyak. Mereka adalah para imam yang telah mendukung proses perdamaian dengan gerakan Taliban,” kata Wardak.

“Aspek politik lain untuk jenis serangan ini adalah bahwa ada perusak perdamaian yang berusaha menyampaikan pesan bahwa perdamaian dengan Taliban tidak akan menghapus kekerasan di negara itu karena masih ada ISIS.”

Kekerasan telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir di Afghanistan dengan sebagian besar serangan diklaim oleh afiliasi kelompok ISIS.

Amerika Serikat menyalahkan kelompok bersenjata itu atas serangan mengerikan bulan lalu di sebuah rumah sakit bersalin di Ibu Kota yang menewaskan 24 orang, termasuk dua bayi dan beberapa ibu yang baru melahirkan.

Afiliasi kelompok ISIS juga bertanggung jawab atas serangan terhadap sebuah bus yang membawa wartawan di Kabul pada 30 Mei yang menewaskan dua orang.

ISIS juga mengklaim terlibat atas serangan terhadap pemakaman orang kuat yang setia kepada Pemerintah bulan lalu yang menewaskan 35 orang.

Sementara itu, Amerika berusaha menengahi pembicaraan damai antara Pemerintah Afghanistan dan Taliban untuk mengakhiri perang selama 18 tahun.

Utusan perdamaian Washington, Zalmay Khalilzad berada di wilayah itu awal pekan ini berusaha untuk menyegarkan kembali perjanjian perdamaian antara Amerika dan Taliban.

Kesepakatan damai yang ditandatangani pada Februari lalu menyerukan penarikan pasukan Amerika dan NATO dari Afghanistan dengan imbalan komitmen Taliban untuk tidak melancarkan serangan terhadap Amerika atau sekutunya.

TagsAfghanistanBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahJuru Bicara Kementerian Dalam NegeriKabulMasjid Azizullah MoflehSala JumatSerangan BomTariq Arian

Related articles More from author

  • Kelompok Bersenjata Bunuh Sedikitnya 34 Orang di Ethiopia
    Internasional

    Kelompok Bersenjata Bunuh Sedikitnya 34 Orang di Ethiopia

    22 November 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy Divonis Satu Tahun Penjara
    Internasional

    Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy Divonis Satu Tahun Penjara

    3 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Pakistan Protes Keras Campur Tangan AS atas Urusan Internal Negaranya
    Internasional

    Pakistan Protes Keras Campur Tangan AS atas Urusan Internal Negaranya

    3 April 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Dinobatkan sebagai Pemenang Pemilu AS, Joe Biden: Kini Saatnya Membuka Halaman Baru
    Internasional

    Dinobatkan sebagai Pemenang Pemilu AS, Joe Biden: Kini Saatnya Membuka Halaman Baru

    16 Desember 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Qais al-Khazali
    Internasional

    Pemimpin Hashd al-Sha’bi: Tidak Ada Tempat bagi Pasukan Asing di Irak. Pergi dengan Sukarela atau Kalian Akan Dipaksa Keluar

    26 Januari 2020
    By William Putra Wijaya
  • Takut Aksi Biadab Taliban, Banyak Negara Evakuasi Staf Kedutaannya dari Afghanistan
    Internasional

    Takut Aksi Biadab Taliban, Banyak Negara Evakuasi Staf Kedutaannya dari Afghanistan

    14 Agustus 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sepakat Jalin Koalisi untuk Pilpres 2024, Gerindra-PKB Buka Pintu untuk Parpol Lain
    Nasional

    Sepakat Jalin Koalisi untuk Pilpres 2024, Gerindra-PKB Buka Pintu untuk Parpol Lain

  • Legenda MU Ungkap Alasan Bruno Fernandes Kembali Gacor Usai Ronaldo Pergi
    Olahraga

    Legenda MU Ungkap Alasan Bruno Fernandes Kembali Gacor Usai Ronaldo Pergi

  • Wajib Diketahui, Ibu Hamil Dilarang Mengonsumsi 4 Makanan ini
    Tips & Tutorial

    Wajib Diketahui, Ibu Hamil Dilarang Mengonsumsi 4 Makanan ini

  • Chika Jessica Kolaborasi dengan Teapedia, Luncurkan Teh Kekinian
    Selebriti

    Chika Jessica Kolaborasi dengan Teapedia, Luncurkan Teh Kekinian

  • Seberapa Seram Dampak Persoalan 'Kirim Data dan Jeroan Pengguna TikTok' ke China?
    Teknologi

    Seberapa Seram Dampak Persoalan ‘Kirim Data dan Jeroan Pengguna TikTok’ ke China?

Artikel Terbaru

  • Desember, Rico Waas Targetkan Puskesmas Glugur Darat Rampung Dibangun 25 September 2026
  • Polantas KARIB, Kapolri Dorong Teknologi Jadi Jembatan Pelayanan yang Lebih Dekat dengan Masyarakat 25 September 2026
  • Cara Membuat Kata Sandi yang Kuat dan Mudah Diingat 25 September 2026
  • Riwayat Sekolah Gibran Diungkap Jokowi: UTS Australia-MDIS Singapura 25 September 2026
  • Manfaat Tidur Siang Singkat untuk Kesehatan Tubuh dan Otak 25 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (54)
  • Keuangan (8)
  • Kuliner (1,057)
  • Nasional (7,933)
  • Olahraga (1,132)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,211)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.