TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Sebut Usulan Cak Imin Hapus Jabatan Gubernur ‘Kontraproduktif’, Muhammadiyah: Fokus Amankan Pemilu 2024

Sebut Usulan Cak Imin Hapus Jabatan Gubernur ‘Kontraproduktif’, Muhammadiyah: Fokus Amankan Pemilu 2024

By Joni Sitohang
8 Februari 2023
298
0
Sebut Usulan Cak Imin Hapus Jabatan Gubernur ‘Kontraproduktif’, Muhammadiyah: Fokus Amankan Pemilu 2024

TIKTAK.ID – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengimbau seluruh pihak untuk fokus terhadap penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Haeder menyampaikan hal itu untuk merespons wacana penghapusan jabatan kepala daerah setingkat gubernur oleh Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

“Fokus, amankan, dan pastikan Pemilu 2024 diselenggarakan pada 14 Februari 2024 oleh seluruh komponen bangsa,” ungkap Haedar di Kantor Pusat PP Muhammadiyah, Kota Yogyakarta, pada Senin (6/2/23), seperti dilansir Republika.co.id.

Menurut Haedar, gagasan-gagasan perubahan dalam sistem dan proses ketatanegaraan lebih baik bila diagendakan pasca-Pemilu 2024. Dia melanjutkan, termasuk pembahasan mengenai wacana penghapusan jabatan gubernur tersebut. Dia menilai gagasan tersebut tidak harus dilakukan menjelang Pemilu saat ini.

Baca juga : Akui Tulis Perjanjian Anies-Prabowo, Fadli Zon: Itu Urusan Pilkada

“Fokus kami PP Muhammadiyah sekarang semua fokus ke (Pemilu) 2024, sebagaimana yang telah menjadi komitmen. Sementara hal-hal yang ingin terjadi perubahan reformasi dan macam-macam, sudah lah diagendakan setelah itu,” terang Haedar.

Namun Haedar menyebut tiap gagasan yang dikeluarkan harus melalui kajian akademik. Apalagi soal sistem dan proses ketatanegaraan, karena menyangkut masa depan bangsa.

“Tapi agendanya harus betul-betul kolektif kebangsaan. Jangan setiap ada gagasan lalu muncul menjadi keputusan tanpa adanya kajian akademik yang luas. Sebab, ini menyangkut masa depan bangsa,” ucap Haedar.

Baca juga : Nasdem dkk Disarankan Tentukan Cawapres Anies Lewat ‘Jalan Ilmiah’, Maksudnya?

Kemudian Haedar meminta seluruh pihak turut mengamankan dan memastikan Pemilu 2024 bisa berjalan dengan baik dan sesuai rencana. Dia pun menyarankan gagasan-gagasan yang berpotensi menimbulkan perpecahan dapat dikesampingkan.

“Bahkan, jika ingin berinfak, bersedekah untuk bangsa ini, para elite negara dan pimpinan partai politik ya turunkan lah satu tensi, hal-hal yang kontroversial, yang membuat kita ini menjadi kontraproduktif,” tegas Haedar.

“Dapat diredam berbagai pertentangan, dan kuncinya para tokohnya baik di pemerintahan maupun di kekuatan partai politik dan ormas,” imbuhnya.

Baca juga : PDIP Tegaskan Ingin Berkoalisi dengan Partai Lain, Tapi Bukan ‘Mumpungisme’

Untuk diketahui, wacana menghapus jabatan gubernur sempat mencuat di publik. Usulan penghapusan itu dilontarkan Cak Imin pada Senin (30/1/23).

Presiden Joko Widodo sendiri menanggapi dengan menyatakan usulan peniadaan jabatan kepala daerah setingkat gubernur masih perlu dikaji secara mendalam.

TagsCak IminMuhaimin IskandarMuhammadiyahPemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Kata Pengamat, Berikut Sejumlah Nama Menteri Jokowi yang Layak Diganti
    Nasional

    Selain Prabowo, Ini Sederet Anak Petinggi yang Berpeluang Nyapres di 2024

    21 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • BNPT Wanti-wanti Ancaman Gerakan Radikal Jelang Pilpres 2024
    Nasional

    BNPT Wanti-wanti Ancaman Gerakan Radikal Jelang Pilpres 2024

    22 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Gibran Ingin Sowan ke AMIN dan Ganjar-Mahfud Usai Ungguli Quick Count
    Nasional

    Gibran Ingin Sowan ke AMIN dan Ganjar-Mahfud Usai Ungguli Quick Count

    19 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • JK Tak Yakin Koalisi Besar Bakal Terbentuk, Apa Alasannya?
    Nasional

    JK Tak Yakin Koalisi Besar Bakal Terbentuk, Apa Alasannya?

    9 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Anies-Ganjar Diusulkan Jadi Duet Pemersatu Bangsa, Pengamat: Fakta Politiknya Sulit Terwujud
    Nasional

    Survei SMRC: Ganjar-Anies Bakal Bersaing Ketat Jika Pilpres Berlangsung Dua Putaran

    5 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Antara Pertemuan Anies-RK di Sumedang dan Ganjar-Sandiaga di Sleman
    Nasional

    Antara Pertemuan Anies-RK di Sumedang dan Ganjar-Sandiaga di Sleman

    16 Juni 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Habib Rizieq Bebas Bersyarat dari Penjara, Apa Alasannya?
    Nasional

    Habib Rizieq Bebas Bersyarat dari Penjara, Apa Alasannya?

  • Apa Alasan Perlu Cuci Baju Baru Sebelum Dipakai?
    Tips & Tutorial

    Apa Alasan Perlu Cuci Baju Baru Sebelum Dipakai?

  • Cara Aman dan Efektif Usir Serangga, Pakai Bahan yang Ada di Dapur Saja
    Tips & Tutorial

    Cara Aman dan Efektif Usir Serangga, Pakai Bahan yang Ada di Dapur Saja

  • Postingan Sandiaga Ajak Lari Pagi Bikin Anggota DPR Meradang, Gerindra Bantu Klarifikasi
    Nasional

    Postingan Sandiaga Ajak Lari Pagi Bikin Anggota DPR Meradang, Gerindra Bantu Klarifikasi

  • Dua Orang Ditikam di Dekat Kantor Majalah Charlie Hebdo
    Internasional

    Dua Orang Ditikam di Dekat Kantor Majalah Charlie Hebdo

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.